Home News Hima IT Sukses Mengadakan High School Competition di Makassar
Universitas Ciputra Surabaya
UC Boulevard CitraLand
Surabaya 60219

Kami siap menjawab pertanyaan Anda.

Ingin mengetahui informasi seputar pendaftaran mahasiswa baru UC, atau informasi seputar UC. Silahkan hubungi kami di bawah ini:

031-7451699   031-7451699 ext.1021-1023

info@ciputra.ac.id   info@ciputra.ac.id

   Yahoo! Messenger:

CS1:  cute_j2000

CS2:  da.vita

Hima IT Sukses Mengadakan High School Competition di Makassar PDF Print
Written by Administrator   
Tuesday, 24 November 2009 10:06

Pada tanggal 19 - 20 Oktober 2009 yang lalu, iHima, Himpunan Mahasiswa Prodi Teknik Informatika Universitas Ciputra, mengadakan lomba High School Competition yang bertema Fun Entrepreneurial Board Game yang diadakan di SMAK Rajawali Makassar. Tim panitia untuk acara tersebut adalah Billy Lukito sebagai ketua panitia, Bobby Hartanto, Michael Lim, Kingter Sutjadi, David Harsalim, Budiarsa, Radytia, dan Rosida.

Apa itu board game? Permainan board game yang dikenal di Indonesia adalah halma, catur, ular tangga, atau monopoli. Tetapi board game yang dimainkan pada lomba kali ini bukanlah board game biasa melainkan diimpor langsung dari Jerman yang seru dan beragam, seperti Acquire, Manila, Squint, Filou, Ticket to Ride, dan masih banyak lagi lainnya. Permainan-permainan ini membutuhkan ketangkasan, kecepatan berpikir dan pengaturan strategi dari peserta.

 

UC IFT High School Board Game

 

Acara yang memang ditujukan untuk siswa - siswi kelas XI dan XII disambut dengan cukup antusias oleh para pelajar dari kota yang terkenal dengan Coto Makassarnya ini. Terbukti pada hari H terdapat 29 tim, masing-masing terdiri dari 4 orang, yang ikut serta dalam lomba ini. Ini melebihi ekspektasi panitia yang memperkirakan sekitar 20 tim yang akan berpartisipasi.

Penambahan peserta tersebut tentu saja memberi sedikit kerepotan bagi panitia yang kesemuanya adalah mahasiswa tersebut. Dari penambahan konsumsi, hingga pengaturan ulang layout arena lomba. Bukannya surut, semangat panitia semakin bertambah demi menyukseskan acara yang baru pertama kalinya diadakan di Makasar ini.

Pada awal lomba, ruangan lomba tidak terlalu ramai. Karena semua peserta memperhatikan instruksi lomba yang diberikan oleh panitia. Banyak di antara peserta yang juga antusias untuk bertanya jika ada yang tidak dimengerti. Setelah perlombaan dimulai, tidak sedikit peserta yang berteriak atau bertepuk tangan ketika mereka bisa maju satu langkah dibandingkan lawannya.

Hal yang menarik adalah perbedaan logat bahasa antara panitia dan peserta. Para peserta kental dengan logat Makassarnya sedangkan panitia dengan Suroboyoannya. Beberapa di antara peserta menyelutuk ke panitia, "Ko, pake bahasa Indonesia dong, kita nggak ngerti.." ketika panitia tiba - tiba menggunakan kata - kata Suroboyonya itu.

Ada juga kejadian lucu ketika membagikan makanan ke para peserta. Salah seorang peserta bertanya pada Radytia, "Kak, minta pipet dong." Sontak Radytia bingung, dan bertanya balik ke peserta tersebut, "Haa? Pipet?" Untung saja ada Budiarsa yang juga orang Makassar. Ia memberitahu Dita bahwa pipet itu adalah bahasa Makassar untuk sedotan.

Pada akhir lomba, tim dari SMAK Rajawali Makassar dikukuhkan sebagai juara pertama dan ketiga sedangkan juara kedua diraih oleh tim SMAK Cendrawasih Makassar. Juara pertama mendapatkan hadiah uang sebesar Rp 2,5 juta ditambah beasiswa, juara kedua mendapatkan uang sebesar Rp 1,5 juta, dan juara ketiga sebesar Rp 1 juta. Selain tiga juara tersebut, ada juga juara keempat dan kelima yang mendapatkan satu buah board game yang bebas dipilih oleh masing - masing kelompok.

See you in the next board game competition!!!

Last Updated on Tuesday, 24 November 2009 10:12