“Surviving MEA Through Accounting” – Exclusive Interview

Haloo sobat accers, kali ini program studi accounting kembali mengadakan seminar EAF (Entrepreneuerial Accounting Forum) dengan tema “Surviving MEA Through Accounting”. Seminar ini dibuka untuk umum dan diselenggarakan pada 12 Agustus 2016 di Ruang Theater Universitas Ciputra dengan pembicara Bapak Michell Suharli, CA, CPA – Senior Partner PKF Indonesia. Menurut beliau “Surviving MEA Through Accounting” merupakan salah satu tema yang memberikan motivasi bagi mahasiswa accounting untuk meningkatkan antusiasme dan partisipasi dalam menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN).

Saat ini, mahasiswa yang terjun dibidang akuntansi memiliki peluang besar menjadi seorang akuntan bagi perusahaan. Salah satu keunggulan yang harus dimiliki oleh seorang akuntan dalam menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) adalah menjadi seorang akuntan yang memiliki skill dan kemampuan berbahasa inggris. Keunggulan itu tidak dibatasi oleh skill dan kemampuan berbahasa saja tetapi juga harus memiliki dorongan untuk meningkatkan etos kerja yang tinggi, kecepatan mengelola teknologi dan pembawaan diri yang baik.

“Menjadi seorang akuntan memiliki kelemahan dan ancaman dalam persaingan global, terutama minimnya keterampilan dan ketatnya persaingan dari negara–negara ASEAN lainnya.”. Jelas Bapak Michell

Dalam menyongsong MEA mahasiswa perlu berpikir dan bekerja cerdas dalam persaingan global, jika ingin tetap survive bahkan lebih lagi jika mau menjadi pemenang. Mahasiswa diajak untuk meningkatkan kemampuan dan peran mereka dalam bidang atau keahlian masing–masing. Tujuan ini dilakukan untuk mengembangkan potensi dan menggali keterampilan yang ada.

“Merubah mindset atau cara berpikir itu sangatlah penting karena dengan berpikir kritis kita bisa melihat peluang dan memanfaatkan waktu dengan baik” ungkap bapak Michell.

Menurut Bapak Michell, kunci kesuksesan dimulai dari sebuah impian. Impian merupakan sebuah keinginan atau hasrat terhadap sesuatu yang kita harapkan dimasa depan. Semua orang pasti memiliki sebuah impian untuk menjadi seorang yang sukses, kesuksesan itu harus disertai dengan aksi dan usaha. Kita sebagai orang–orang yang sukses jangan pantang menyerah, teruslah bekerja keras dan ulet dalam mengerjakan pekerjaan. Selain itu kerja luwes dan antusias merupakan sebuah dorongan untuk meningkatkan semangat kinerja bagi generasi muda saat ini, kelima siklus inilah yang menjadi kunci kesuksesan kita.

Do not give up just because it failed at the first oppurtunity. Something precious you will not have it easly and reward your life by being grateful for what you achieved, there’s no late for change! Never give up! Keep trying! (TS)

Artikel lain