{"id":13775,"date":"2023-10-05T09:00:47","date_gmt":"2023-10-05T02:00:47","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/?p=13775"},"modified":"2023-08-11T10:28:29","modified_gmt":"2023-08-11T03:28:29","slug":"sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\/","title":{"rendered":"Sate Indonesia: Kuliner yang Menggoda Lidah"},"content":{"rendered":"<div class=\"flex-1 overflow-hidden\">\n<div class=\"react-scroll-to-bottom--css-fjipl-79elbk h-full dark:bg-gray-800\">\n<div class=\"react-scroll-to-bottom--css-fjipl-1n7m0yu\">\n<div class=\"flex flex-col text-sm dark:bg-gray-800\">\n<div class=\"group w-full text-gray-800 dark:text-gray-100 border-b border-black\/10 dark:border-gray-900\/50 bg-gray-50 dark:bg-[#444654]\">\n<div class=\"flex p-4 gap-4 text-base md:gap-6 md:max-w-2xl lg:max-w-[38rem] xl:max-w-3xl md:py-6 lg:px-0 m-auto\">\n<div class=\"relative flex w-[calc(100%-50px)] flex-col gap-1 md:gap-3 lg:w-[calc(100%-115px)]\">\n<div class=\"flex flex-grow flex-col gap-3\">\n<div class=\"min-h-[20px] flex items-start overflow-x-auto whitespace-pre-wrap break-words flex-col gap-4\">\n<div class=\"markdown prose w-full break-words dark:prose-invert light\">\n<p>Sate adalah salah satu hidangan kuliner Indonesia yang telah mendunia dan menjadi favorit banyak orang. Dikenal juga sebagai satay, hidangan ini terdiri dari potongan daging yang ditusuk pada bambu atau tusukan kecil, kemudian dipanggang di atas arang atau bara api. Sate Indonesia memiliki beragam varian daging dan saus, dan masing-masing daerah di Indonesia memiliki ciri khasnya sendiri. Mari kita eksplorasi kelezatan dan keunikan dari sate Indonesia.<\/p>\n<p>Sate merupakan hidangan klasik yang memiliki sejarah panjang di Indonesia. Asal usul sate Indonesia tidak dapat dipastikan dengan pasti, tetapi sejarahnya dapat ditelusuri hingga masa kerajaan-kerajaan kuno di Nusantara. Beberapa teori menyebutkan bahwa sate awalnya adalah hidangan daging panggang yang dibawa oleh pedagang Arab atau India ke wilayah Indonesia. Namun, seiring waktu, hidangan ini telah mengalami evolusi menjadi bagian penting dari budaya kuliner Indonesia.<\/p>\n<p>Sate Indonesia menggunakan beragam jenis daging sebagai bahan utamanya, seperti ayam, sapi, kambing, ikan, dan bahkan jeroan seperti usus dan hati. Setiap jenis daging memberikan cita rasa yang berbeda dan unik pada hidangan sate. Potongan daging direndam dalam bumbu rempah-rempah khas Indonesia sebelum ditusuk pada tusukan bambu, yang memberikan aroma dan rasa yang khas ketika dipanggang.<\/p>\n<p>Proses pembuatan sate dimulai dengan memotong daging menjadi potongan kecil dan merendamnya dalam campuran bumbu rempah-rempah seperti bawang putih, bawang merah, kunyit, ketumbar, dan cabai. Setelah direndam, potongan daging ditusuk pada tusukan bambu atau lidi. Selanjutnya, sate dipanggang di atas arang atau bara api hingga matang dengan sempurna, menghasilkan aroma yang menggoda sebelum akhirnya dihidangkan.<\/p>\n<p>Salah satu hal yang membuat sate Indonesia begitu istimewa adalah beragam varian saus yang menyertainya. Saus kacang adalah saus sate yang paling umum dan populer, terbuat dari bahan-bahan seperti kacang tanah, bawang putih, kecap manis, gula merah, dan cabai. Selain saus kacang, ada juga varian saus pedas seperti sambal kecap atau sambal rawit, serta saus bumbu kuning yang khas dengan cita rasa gurih dan sedikit manis.<\/p>\n<p>Setiap daerah di Indonesia memiliki ciri khasnya sendiri dalam menyajikan sate. Misalnya, Sate Madura dari Jawa Timur menggunakan daging sapi atau kambing yang dibumbui dengan rempah khusus dan disajikan dengan saus kacang. Sate Ayam dari Jawa Tengah dan Yogyakarta biasanya disajikan dengan saus kacang yang lebih cair dan dilengkapi dengan nasi atau lontong.<\/p>\n<p>Sate tidak hanya menjadi makanan lezat, tetapi juga menjadi bagian dari budaya Indonesia. Hidangan ini seringkali dijumpai di berbagai acara seperti pesta pernikahan, arisan, atau acara keluarga lainnya. Sate juga sering dijajakan oleh pedagang kaki lima di jalanan kota, sehingga menjadi makanan populer yang mudah ditemukan oleh masyarakat.<\/p>\n<p>Sate Indonesia adalah sajian yang begitu istimewa, menyatukan berbagai rasa dan aroma rempah-rempah yang kaya dalam satu hidangan yang menggugah selera. Keunikan sate terletak pada variasi daging, bumbu, dan saus yang membuatnya begitu bervariasi di setiap daerah di Indonesia. Selain lezat, sate juga menjadi simbol kebersamaan dalam budaya Indonesia, menghadirkan kenikmatan kuliner yang menggoda lidah dan mempererat tali persaudaraan di setiap nikmati.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"flex justify-between lg:block\">\n<div class=\"text-gray-400 flex self-end lg:self-center justify-center mt-2 gap-2 md:gap-3 lg:gap-1 lg:absolute lg:top-0 lg:translate-x-full lg:right-0 lg:mt-0 lg:pl-2 visible\">\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div class=\"flex gap-1\"><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"h-32 md:h-48 flex-shrink-0\"><\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"absolute bottom-0 left-0 w-full border-t md:border-t-0 dark:border-white\/20 md:border-transparent md:dark:border-transparent md:bg-vert-light-gradient bg-white dark:bg-gray-800 md:!bg-transparent dark:md:bg-vert-dark-gradient pt-2 md:pl-2 md:w-[calc(100%-.5rem)]\">\n<form class=\"stretch mx-2 flex flex-row gap-3 last:mb-2 md:mx-4 md:last:mb-6 lg:mx-auto lg:max-w-2xl xl:max-w-3xl\">\n<div class=\"relative flex h-full flex-1 items-stretch md:flex-col\" role=\"presentation\">\n<div>\n<div class=\"h-full flex ml-1 md:w-full md:m-auto md:mb-2 gap-0 md:gap-2 justify-center\"><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/form>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sate adalah salah satu hidangan kuliner Indonesia yang telah mendunia dan menjadi favorit banyak orang. Dikenal juga sebagai satay, hidangan ini terdiri dari potongan daging yang ditusuk pada bambu atau tusukan kecil, kemudian dipanggang di atas arang atau bara api. Sate Indonesia memiliki beragam varian daging dan saus, dan masing-masing daerah di Indonesia memiliki ciri&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":13773,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[695],"tags":[401,388,373,374,393,394,455],"class_list":["post-13775","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-culinary-id","tag-culinary-bachelor-id","tag-culinary-business-id","tag-culinary-business-universitas-ciputra-id","tag-sekolah-kuliner-id","tag-sekolah-masak-id","tag-sekolah-masak-surabaya-id"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Sate Indonesia: Kuliner yang Menggoda Lidah - Universitas Ciputra<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sate Indonesia: Kuliner yang Menggoda Lidah - Universitas Ciputra\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sate adalah salah satu hidangan kuliner Indonesia yang telah mendunia dan menjadi favorit banyak orang. Dikenal juga sebagai satay, hidangan ini terdiri dari potongan daging yang ditusuk pada bambu atau tusukan kecil, kemudian dipanggang di atas arang atau bara api. Sate Indonesia memiliki beragam varian daging dan saus, dan masing-masing daerah di Indonesia memiliki ciri...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Universitas Ciputra\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-10-05T02:00:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Sate.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Culinary Business\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Culinary Business\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/cbz\\\/id\\\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/cbz\\\/id\\\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Culinary Business\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/cbz\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7926375a4a8d3116ad31d1b04e41aaae\"},\"headline\":\"Sate Indonesia: Kuliner yang Menggoda Lidah\",\"datePublished\":\"2023-10-05T02:00:47+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/cbz\\\/id\\\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\\\/\"},\"wordCount\":478,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/cbz\\\/id\\\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/cbz\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/07\\\/Sate.jpg\",\"keywords\":[\"culinary\",\"culinary bachelor\",\"culinary business\",\"Culinary Business Universitas Ciputra\",\"sekolah kuliner\",\"sekolah masak\",\"sekolah masak Surabaya\"],\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/cbz\\\/id\\\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/cbz\\\/id\\\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\\\/\",\"name\":\"Sate Indonesia: Kuliner yang Menggoda Lidah - Universitas Ciputra\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/cbz\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/cbz\\\/id\\\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/cbz\\\/id\\\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/cbz\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/07\\\/Sate.jpg\",\"datePublished\":\"2023-10-05T02:00:47+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/cbz\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7926375a4a8d3116ad31d1b04e41aaae\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/cbz\\\/id\\\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/cbz\\\/id\\\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/cbz\\\/id\\\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/cbz\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/07\\\/Sate.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/cbz\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/07\\\/Sate.jpg\",\"width\":200,\"height\":200},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/cbz\\\/id\\\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/cbz\\\/id\\\/about\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sate Indonesia: Kuliner yang Menggoda Lidah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/cbz\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/cbz\\\/\",\"name\":\"Universitas Ciputra\",\"description\":\"Culinary Business\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/cbz\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/cbz\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7926375a4a8d3116ad31d1b04e41aaae\",\"name\":\"Culinary Business\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/06d6aaba4ce4b3608b06239b043807ecf329e2b80e862dc6280427f8336f9b98?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/06d6aaba4ce4b3608b06239b043807ecf329e2b80e862dc6280427f8336f9b98?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/06d6aaba4ce4b3608b06239b043807ecf329e2b80e862dc6280427f8336f9b98?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Culinary Business\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/cbz\\\/id\\\/author\\\/admincb\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sate Indonesia: Kuliner yang Menggoda Lidah - Universitas Ciputra","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Sate Indonesia: Kuliner yang Menggoda Lidah - Universitas Ciputra","og_description":"Sate adalah salah satu hidangan kuliner Indonesia yang telah mendunia dan menjadi favorit banyak orang. Dikenal juga sebagai satay, hidangan ini terdiri dari potongan daging yang ditusuk pada bambu atau tusukan kecil, kemudian dipanggang di atas arang atau bara api. Sate Indonesia memiliki beragam varian daging dan saus, dan masing-masing daerah di Indonesia memiliki ciri...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\/","og_site_name":"Universitas Ciputra","article_published_time":"2023-10-05T02:00:47+00:00","og_image":[{"width":200,"height":200,"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Sate.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Culinary Business","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Culinary Business","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\/"},"author":{"name":"Culinary Business","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/#\/schema\/person\/7926375a4a8d3116ad31d1b04e41aaae"},"headline":"Sate Indonesia: Kuliner yang Menggoda Lidah","datePublished":"2023-10-05T02:00:47+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\/"},"wordCount":478,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Sate.jpg","keywords":["culinary","culinary bachelor","culinary business","Culinary Business Universitas Ciputra","sekolah kuliner","sekolah masak","sekolah masak Surabaya"],"articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\/","name":"Sate Indonesia: Kuliner yang Menggoda Lidah - Universitas Ciputra","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Sate.jpg","datePublished":"2023-10-05T02:00:47+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/#\/schema\/person\/7926375a4a8d3116ad31d1b04e41aaae"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Sate.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Sate.jpg","width":200,"height":200},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/sate-indonesia-kuliner-yang-menggoda-lidah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/about\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sate Indonesia: Kuliner yang Menggoda Lidah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/","name":"Universitas Ciputra","description":"Culinary Business","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/#\/schema\/person\/7926375a4a8d3116ad31d1b04e41aaae","name":"Culinary Business","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/06d6aaba4ce4b3608b06239b043807ecf329e2b80e862dc6280427f8336f9b98?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/06d6aaba4ce4b3608b06239b043807ecf329e2b80e862dc6280427f8336f9b98?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/06d6aaba4ce4b3608b06239b043807ecf329e2b80e862dc6280427f8336f9b98?s=96&d=mm&r=g","caption":"Culinary Business"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/author\/admincb\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13775","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13775"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13775\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13886,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13775\/revisions\/13886"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13773"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13775"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13775"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/cbz\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13775"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}