Apakah Anda pernah bingung ketika melihat gelar S3? Hal ini bisa dikarenakan perbedaan negara atau lokasi ketika menempuh pendidikan S3. Pada umumnya, pertanyaan S3 Gelarnya apa bisa dijawab dengan Doctor ketika menempuh studi di Asia Tenggara. Berbeda dengan beberapa negara lainnya seperti Australia yang memberikan gelar PhD kepada mahasiswa S3 yang sudah lulus. Berikut adalah informasi menarik berkaitan dengan studi doktor, termasuk dengan S3 Gelarnya apa dan yang lainnya.

Adanya Jam Kerja Ketika Mengambil S3 Di Luar Negeri

Mahasiswa S3 di luar negeri memiliki jam kerja yang sudah sangat umum dan diketahui. Tidak heran mahasiswa S3 di luar negeri harus datang ke kampus untuk melakukan penelitian di laboratorium sepanjang hari seperti jam kerja pada umumnya. Hal ini yang membedakan studi S3 di Indonesia dan di luar negeri. Tentu saja hal ini didukung dengan fasilitas kampus yang sudah memadai sehingga bisa membuat mahasiswa memiliki jam kerja yang cukup panjang.

Selain perbedaan S3 Gelarnya apa di Indonesia dan di luar negeri, hal-hal yang berkaitan dengan publikasi juga menjadi hal yang penting. Di Indonesia sendiri, setiap mahasiswa S3 diwajibkan sudah mempublikasikan jurnal di jurnal terakreditasi sehingga memiliki dasar dan juga pendukung untuk studi selanjutnya.

Perbedaan PhD dan Doktor

Pertanyaan yang sangat kerap Anda dengar berkenaan S3 gelarnya apa cukup membuat banyak orang yang awam bingung. S3 memiliki gelar Doktor yang ditulis di bagian depan sebelum nama, sehingga berbeda sekali dengan gelar S1 dan S2 yang berada setelah nama. Secara sederhana, seluruh mahasiswa S3 yang sudah berhasil menyelesaikan studi dan disertasinya berhak mendapatkan gelar Doktor.

Lalu apa perbedaan dengan PhD? PhD memiliki kepanjangan Doctor of Philosophy sehingga secara sederhana Phd dan Doctor adalah hal yang sama. PhD didapatkan oleh mahasiswa yang menyelesaikan studinya di negara-negara tertentu. Salah satu negara yang menggunakan PhD sebagai gelar akademik tertinggi adalah Inggris. Tidak heran lulusan S3 di Inggris akan mendapatkan gelar PhD bukan Doctor.

Banyak yang merasa gelar PhD jauh lebih sulit karena studi ditempuh di negara lain, tentu saja hal ini tidak benar karena setiap studi memiliki tingkat kesulitannya masing-masing.

Syarat untuk Bisa Melanjutkan S3

Tentu saja selain membicarakan S3 Gelarnya apa atau perbedaan antara Doktor serta PhD, syarat untuk bisa melanjutkan S3 menjadi hal yang sangat penting. Secara umum, syarat yang dibutuhkan jauh lebih kompleks dibandingkan syarat untuk melanjutkan S2. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mendaftar di akun Kampus lalu melengkapi persyaratan seperti foto terbaru, ijazah S1 dan S2, transkrip nilai, hasil TPA, Sertifikat kemampuan bahasa Inggris, dan surat rekomendasi.

Perbedaan yang terlihat antara syarat S3 di Indonesia dan luar negeri adalah, calon mahasiswa S3 di luar negeri harus sudah memiliki profesor untuk mendapatkan bimbingan. Tentu saja hal ini menjadi syarat mutlak ketika akan mendaftar di kampus tersebut. Oleh karena itu, mengetahui arah penelitian menjadi hal yang penting untuk dilakukan.

Informasi di atas berkenaan dengan S3 Gelarnya apa dan yang lainnya akan menambah wawasan Anda tentang dunia akademis. Menjadi seorang Doktor atau PhD adalah hal yang membutuhkan banyak pengorbanan, sehingga harus bisa konsisten dalam menyelesaikannya. S3 Gelarnya apa menjadi rasa ingin tahu yang sangat baik untuk melanjutkan studi hingga S3.