Berapa jam dalam 1 hari Anda menggunakan internet? Mungkin sebagian besar dari Anda akan menjawab bahwa Anda bisa menggunakan internet sampai 8 jam atau lebih setiap harinya. Demikian pula jika ditanya seberapa sering Anda membuka media sosial? Anda juga pasti menjawab hampir setiap hari. Namun pernahkah terpikirkan oleh Anda seberapa besar peluang yang ada di internet maupun sosial media Anda? Ternyata peluang bisnis dengan hanya bermodalkan gadget dan internet sudah terbuka sangat luas. Kita bisa meraup puluhan juta rupiah hanya dari mengelola sebuah website maupun media sosial.

Melihat fenomena ini, Marketing Communication Universitas Ciputra mengadakan Seminar Online and Social Media Entrepreneurs pada Sabtu, 17 Oktober 2015. Dalam acara ini, diundang dua pembicara yang menjadi entrepreneur dengan menggunakan website dan media sosial. Pembicara pertama adalah Memez Heidy Prameswari, pemilik website www.rumahmemez.com dan www.turishappy.com yang telah malang melintang di dunia media massa. Saat ini Memez bekerja sebagai Associate Producer di TV One dan Managing Director Medhartara Production. Pengalamannya dalam menulis dan mengelola sebuah website telah memberinya profit jutaan rupiah. Tidak kalah hebat dari pembicara pertama, pembicara kedua adalah Food Enthusiast cantik, Amanda Kohar, Seorang arsitek dan interior designer dalam kehidupan sehari-hari, namun mampu mengembangkan media sosial instagramnya sehingga memiliki puluhan ribu pengikut dan masih terus bertambah. Dari pengelolaan sosial media ini, Amanda bisa memperoleh berbagai profit yang tentunya menggiurkan.

Seminar Onsosmed

Kedua pembicara tersebut membagikan berbagai tips meraih peluang baik dari website maupun media sosial, khususnya Instagram. Memez menceritakan bahwa modal utama yang dibutuhkan untuk mengelola web adalah kemauan menulis. Kita dapat menulis apa saja yang menjadi minat kita. Semakin konsisten dan informatif tulisan kita, maka akan semakin banyak orang yang melihat website kita. Nah dari situlah mulai berdatangan peluang bisnis seperti pemasangan iklan dan endorsement. Lebih jauh Memez menceritakan pengalaman uniknya. Suatu hari dia sangat ingin membeli kain songket, namun harga kain songket itu dirasa cukup mahal. Maka dari itu dia urung membelinya dan hanya meninggalkan “like” di foto Instagram si penjual. Eh tidak lama berselang penjual kain songket tersebut menghubungi Memez dan bersedia memberinya kain gratis asalkan Memez mau mengulas tentang usaha kain songketnya di website  milik Memez. Senada dengan Memez, Amanda juga mengatakan bahwa yang dibutuhkan dalam mengelola media sosial seperti Instagram adalah konsistensi. Kita bisa mengulas apa saja disekitar kita, namun kita harus konsisten dengan kualitas konten yang diunggah dan waktu unggah. Dari situlah tercipta berbagai peluang yang tentunya sangat menguntungkan. Namun perlu diingat bahwa menjalankan usaha dibidang ini memerlukan kesabaran dan ketelatenan. Membangun usaha berbasis web dan media sosial membutuhkan waktu cukup panjang agar dapat memperoleh massa. Maka dari itu jangan mudah menyerah jika ingin menekuni usaha ini.

 

Diakhir sesi seminar, dibagikan 10 gift berupa souvenir dari www.rumahmemez.com, voucher dine in dari Wok’n’Tok Restaurant – Yello Hotel Surabaya, dan kesempatan foto bersama pembicara. Hadiah diberikan kepada mereka yang mengunggah Best Moment di acara seminar dan memberikan “tag” ke akun Instagram penyelenggara.

 

This event supported by :

BjDakC7CIAAZG9ghtl_yello