Pada tanggal 23 Februari 2016, Program Studi MCM kedatangan guest lecturer yang merupakan founder dan editor in chief dari “Good News From Indonesia” yakni Bapak Akhyari Ananto. Dengan tema “Marketing Nationalism”, beliau menceritakan mengenai asal usul dalam mendirikan platform Good News From Indonesia ini. Menurut mahasiswa Magister Manajemen Universitas Ciputra ini, tujuan didirikannya Good News From Indonesia (GNFI) adalah untuk lebih menumbuhkan rasa cinta kepada negara Indonesia dan memiliki rasa bangga menjadi bangsa Indonesia dengan tentunya mengabarkan konten – konten positif yang mengharumkan nama Indonesia baik di dalam maupun di luar negeri.
Hasil survey tahun 2008 yang menunjukkan bahwa 83,61% responden pesimis terhadap masa depan Indonesia menjadi negara maju, tidak adanya berita – berita yang positif mengenai Indonesia, kurangnya pengetahuan mengenai kebaikan Indonesia, dan terbatasnya konten yang baik merupakan hal – hal yang menjadi pemicu lahirnya Good News From Indonesia. GNFI merupakan wadah untuk mengabarkan keanekaragaman Indonesia dalam segi geografis, historis, kultural, lingkungan, dan lain – lain.
GNFI menggunakan internet sebagai basis dalam menjalankan kegiatannya. Hal ini didasarkan pada fakta bahwa pengguna internet Indonesia mencapai lebih dari 100 juta orang yang dimana 70% diantaranya selalu terhubung dan aktif dalam menggunakan sosial media.
GNFI menggunakan beberapa platform dalam menjalankan kegiatannya seperti website www.goodnewsfromindonesia.org, media sosial, media cetak, e-magazine atau majalah elektronik, dan menjual merchandise yang berhubungan dengan keanekaragaman Indonesia. Konten – konten yang disediakan GNFI pun terbilang cukup banyak dan mengikuti tren – tren yang terkini seperti infografis, profil tokoh dalam grafis yang menarik, kata – kata mutiara atau quotes, dan videografis dalam berbagai durasi waktu.
Dalam kuliah tamu kali ini, Bapak Akhyari mengajarkan kepada mahasiswa-i MCM bahwa tidak hanya barang dan jasa yang dapat dijadikan sebuah bisnis tetapi melalui informasi pula bisa dijadikan sebuah bisnis.(AWi)


