Pada 13 Oktober 2016, Ibu Hilda Yunita Wono, salah satu Dosen pengajar MCm (Marketing Communication) Universitas Ciputra, mendapat kesempatan untuk hadir pada acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) di Hotel Gammara Makassar. Kegiatan tahunan yang diadakan oleh dua lembaga tersebut ialah  Anugerah Komunikasi Indonesia (AKI). Malam  penghargaan AKI tahun 2016  ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan.

 

Pada malam AKI 2016 ini, terdapat dua kategori umum penerima penghargaan, yaitu pegiat komunikasi publik dan lembaga komunikasi publik. Pegiat komunikasi publik diberikan kepada empat orang, sementara untuk lembaga diberikan kepada tiga lembaga.

Bersama Ketua Tim Juri AKI 2016, Prof. Sasa Djuarsa
Bersama Ketua Tim Juri AKI 2016, Prof. Sasa Djuarsa

Adapun 7 penggiat dan lembaga peraih Anugerah Komunikasi Indonesia 2016, sebagai berikut :

1) Edi Fadli, Banda Aceh – Kategori Penggiat Komunikasi Publik Bidang Komunikasi Sosial

2) Prof Yusni Sabri, Banda Aceh – Kategori Penggiat Komunikasi Publik Bidang Komunikasi Perdamaian

3) Prof Hendra Gunawan, Bandung – Kategori Penggiat Komunikasi Publik Bidang Komunikasi Pendidikan

4) Ramse Ohee, Papua – Kategori Penggiat Komunikasi Publik Bidang Komunikasi Kebangsaan

5) Ruang Antara, Makassar – Kategori Lembaga Komunikasi Publik Bidang Literasi Media

6) Sloka Institute, Bali – Kategori Lembaga Komunikasi Publik Bidang Komunikasi Pemberdayaan

7) Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Mekarjaya, Bandung – Kategori Lembaga Komunikasi Publik Bidang Komunikasi Sosial

Bersama dengan pemenang Kategori Penggiat Komunikasi Publik Bidang Komunikasi Kebangsaan, Ramse Ohee, Papua; pemenang Kategori Penggiat Komunikasi Publik Bidang Komunikasi Pendidikan, Prof. Hendra Gunawan Bandung; dan Ketua HKI ISKI Pusat
Bersama dengan pemenang Kategori Penggiat Komunikasi Publik Bidang Komunikasi Kebangsaan, Ramse Ohee, Papua; pemenang Kategori Penggiat Komunikasi Publik Bidang Komunikasi Pendidikan, Prof. Hendra Gunawan Bandung; dan Ketua HKI ISKI Pusat

Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo, Rosita Niken Widyastuti, menjadi perwakilan dari Kemenkominfo yang hadir untuk menjelaskan betapa pentingnya diadakan AKI untuk memberikan apresiasi kepada para penggiat komunikasi publik serta lembaga yang membantu menyampaikan pesan-pesan yang bermanfaat bagi banyak orang. “Acara AKI ini bukan sebuah lomba, sehingga tidak dilibuat seolah-olah yang dilakukan bagus, tetapi lebih merupakan apresiasi. Tim juri pun menyeleksi dengan ketat siapa saja yang patut untuk menerima AKI tahun 2016. Harapannya masyarakat lebih banyak lagi yang mau memuat pesan-pesan yang informatif, edukatif dan juga disampaikan secara benar.” jelas Rosita.

3
Bersama dengan Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo, Rosita Niken Widyastuti

 

Dalam kegiatan ini Ibu Hilda juga berkesempatan untuk berbincang-bincang dengan ketua ISKI, para pemenang, juri dan Ibu Rosita selaku Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo. Dari pembicaraan dengan mereka yang sudah berjuang di ranah komunikasi tersebut, kita diingatkan untuk makin giat dalam melakukan perubahan-perubahan dalam berbagai lini masyarakat dengan komunikasi sebagai senjata andalan. Nah maka dari itu pelajari dan praktikkan ilmunya dengan benar ya teman-teman, supaya kalian juga dapat menjadi agen perubahan seperti orang-orang hebat di AKI 2016. (HY-MT)