Pelajaran di kelas seringkali membuat mahasiswa pusing dan boring karena beratnya materi yang diberikan. Namun hal ini dapat disiasati dengan berbagai cara pengajaran yang kreatif. Salah satunya seperti yang dilakukan Bapak Cliff Kohardinata di Kelas Business Management untuk mahasiswa Alur Studi Marketing Communication. Dalam mata kuliah tersebut salah satu materi yang harus dibahas adalah mengenai Problem Solving dan Decision Making. Untuk mengajarkan hal ini Pak Cliff, demikian dia biasa disapa, meminta mahasiswa untuk membuat menara sedotan secara berkelompok. Goal yang harus mereka capai adalah membuat menara tertinggi yang tahan diterpa 2 kali kipasan angin.

Untuk dapat membuat menara tersebut, mahasiswa diajak untuk berpikir terlebih dahulu mengenai problem definition atau perumusan masalah. Apa sih yang akan membuat menara itu bisa roboh? Bagaimana sih menyusun agar menara bisa tinggi namun tetap kokoh? Lalu proses dilanjutkan dengan mencari informasi-informasi yang dibutuhkan dari berbagai sumber. Nah informasi inilah yang akan digunakan untuk memecahkan masalah yang sudah dirumuskan diawal. Kemudian langkah selanjutnya adalah membuat alternatif solusi. Baru diimplementasikan dalam membentuk menara setinggi mungkin.

Kegiatan belajar berlangsung seru dimana terjadi beberapa kali trial and error sampai akhirnya ada menara-menara yang dapat berdiri dengan kokoh. Dari active learning seperti ini, diharapkan mahasiswa mampu memahami teori, sehingga mereka juga akan lebih mudah untuk mengingatnya dibandingkan jika harus menghafal dari textbook. (MT)
