[Ditulis oleh: Hadjar Chanissa Nur Malika, FIKOM 2020]
[Hadjar CN Malika] Pesisir pantai di Lombok.
Sudah bukan rahasia lagi jika gugusan pulau yang ada di Indonesia adalah bukti indahnya lukisan Tuhan. Zamrud khatulistiwa, istilah yang disematkan terhadap Indonesia bukan sekadar tulisan dan istilah, namun karena kilau yang dihasilkan dari air laut yang nampak dari atas awan adalah alasan salah satu alasan mengapa bisa tercipta istilah itu. Lombok kini eksis dan menjadi salah satu daftar wajib kunjungan wisatawan dari dalam maupun luar kota. Tak mau kalah dengan Pulau Dewata, Lombok seolah mampu menyihir siapapun untuk membuat orang ingin berjelajah ke sana. Gunung Rinjani yang anggun berselimut awan, pantai di sepanjang jalan, pesona taman bawah laut tentu mampu menyejukkan mata siapapun yang memandangnya. Tak heran jika Lombok merupakan destinasi wisata yang populer di Nusa Tenggara Barat.
Surga Bagi Pecinta Pantai
[Hadjar CN Malika] Matahari tenggelam di ufuk barat Lombok yang bisa dilihat dari pesisir pantai.Siapapun yang suka dengan hamparan pasir luas, aroma air laut, dan suara debur ombak pasti setuju jika Lombok adalah satu dari sekian banyak surga dunia yang tersebar di Indonesia. Jika kita melakukan perjalanan setelah turun dari pelabuhan Lembar, akan sangat mudah menemukan pantai yang terbentang di sisi jalan. Lombok memang terkenal akan tempat berselancar yang bagus dan terumbu karangnya yang indah, cocok bagi anda yang suka snorkeling. Lombok juga dikenal memiliki banyak gili atau pulau kecil. Salah satunya yang paling terkenal adalah Gili Trawangan. Gili Trawangan adalah tempat favorit bagi wisatawan untuk berjemur di siang hari dan scuba diving. Wisatawan juga bisa menyewa sepeda untuk berkeliling pulau ini. Di sekitaran pantai maupun gili kini sudah banyak penginapan yang beragam mulai dari bungalow, hotel, vila, maupun resor yang bisa wisatawan pilih sesuai kebutuhan. Jika ingin berbulan madu, ada banyak pantai yang tidak terlalu ramai pengunjung, namun masih indah seperti pantai Malimbu.
Belajar Kebudayaan Melalui Wisata
[Hadjar CN Malika] Pertunjukan Peresean yang ditampilkan bagi pengunjung di desa adat.Selain menikmati keindahan Pulau Lombok, ada baiknya juga kita ikut melihat budaya yang ada di dalamnya. Selain akan mendapat pengalaman yang berkesan, kita juga dapat membeli produk asli penduduk lokal yang akan berguna bagi penduduk Lombok untuk mengembangkan potensi wisatanya. Untuk berbaur dengan penduduk sambil belajar kebudayaan yang ada di Pulau Lombok, Anda bisa mengunjungi Desa Sade atau Rambitan. Ketika mengunjungi Desa Sade, Anda akan disambut dengan pertunjukan Peresean. Peresean adalah pertarungan antara dua orang Pepadu atau Pendekar dengan menggunakan tongkat rotan (penjalin) dan perisai yang terbuat dari kulit kerbau. Setelah itu, Anda akan diajak berjalan mengelilingi Desa Sade yang masih kental dengan budaya Suku Sasak. Rumah-rumah yang ada di Desa Sade masih beratap rumbai dan dibersihkan dengan kotoran sapi. Tidak lupa, Anda juga akan diajak untuk melihat proses pembuatan kain tenun asli Sasak. Anda juga bisa mencoba untuk memintal benang untuk dibuat kain menggunakan alat tradisional.
Belanja Oleh-Oleh untuk Kerabat
[Hadjar CN Malika] Setelah berwisata, tidak lupa membeli oleh-oleh khas Lombok.Setelah puas berkunjung ke beberapa tempat wisata, tidak puas rasanya jika tidak membawa oleh-oleh untuk kerabat terdekat. Ada banyak pusat oleh-oleh di Lombok yang ada bertebaran di hampir semua destinasi wisata. Gandrung dan Sasaku misalnya yang menjadi rekomendasi tempat belanja oleh-oleh bagi wisatawan. Kedua tempat itu berlokasi di Batu Layar, Lombok Barat. Mulai dari makanan khas, perhiasan, baju, hingga produk perawatan tubuh khas Lombok tersedia semua disini. Harganya juga lumayan terjangkau bagi dompet wisatawan.
Jadi bagaimana, tertarik mengunjungi Lombok setelah pandemi?