{"id":1204,"date":"2021-07-29T12:23:49","date_gmt":"2021-07-29T05:23:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/?p=1204"},"modified":"2022-09-30T15:09:20","modified_gmt":"2022-09-30T08:09:20","slug":"cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\/","title":{"rendered":"Cara Menyampaikan Maksud dengan Tepat: Belajar Berkomunikasi oleh Oh Su Hyang [Bagian 3]"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_1205\" aria-describedby=\"caption-attachment-1205\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2021\/07\/handshake-1940x900_36426.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1205\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2021\/07\/handshake-1940x900_36426.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"576\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2021\/07\/handshake-1940x900_36426.jpg 1024w, https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2021\/07\/handshake-1940x900_36426-300x169.jpg 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2021\/07\/handshake-1940x900_36426-768x432.jpg 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2021\/07\/handshake-1940x900_36426-255x143.jpg 255w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-1205\" class=\"wp-caption-text\"><strong>COURTESY: GETTY IMAGES<\/strong><\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>[Ditulis oleh: Hadjar Chanissa Nur Malika, Mahasiswa FIKOM Angkatan 2020]<\/strong><\/p>\n<blockquote><p><strong>\u201cBerikan apa yang mereka inginkan\u201d<\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p>Salah satu tujuan dari berkomunikasi adalah agar orang lain mengerti apa yang kita inginkan bahkan hingga bersedia untuk melakukan hal yang kita inginkan. Tidak semua pikiran kita selalu sama dengan apa yang dipikirkan orang lain. Hal ini terkadang yang membuat kita menjadi sedikit berselisih dengan lawan bicara. Lebih ekstremnya lagi, apalagi hubungan pertemanan yang kita jalin menjadi renggang akibat salah paham dalam komunikasi.<\/p>\n<p>Negosiasi bukan hanya teknik berkomunikasi untuk menjual barang, namun juga cara kita untuk bisa membawa diri dengan baik sehingga terciptanya suatu kesepakatan antara kita dengan lawan bicara. Mengapa seni untuk bernegosiasi sangat diperlukan? Tentunya karena negosiasi adalah salah satu bentuk komunikasi yang tidak bisa kita hindari. Ketika di pasar ingin menawar barang, menawar gaji saat kesepakatan kerja, hingga membuat perjanjian kerjasama bisnis semuanya dibutuhkan teknik yang baik agar negosiasi berjalan dengan baik dan lancar.<\/p>\n<p>Dalam bagian ketiga tulisan ini akan dijelaskan lebih lanjut bagaimana agar mampu membuat lawan bicara sepakat dan memihak kepada kita. Sebelum lanjut membaca bagian ini, silakan baca<a href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/bicara-itu-ada-seninya-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-1\/\"> bagian pertama<\/a> dan <a href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/komunikasi-bukan-hanya-berbicara-namun-juga-mendengarkan-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-2\/\">kedua<\/a>.<\/p>\n<blockquote><p><strong>\u201cSatu Kata Kunci yang Tepat Lebih Baik Daripada Sepuluh Ungkapan\u201d<\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p>Orang lain tidak akan mendengarkan penjelasan dari ucapan yang kita buat dengan panjang dan bertele-tele. Memberikan penjelasan melalui satu poin penting jauh lebih baik daripada harus menjelaskan secara panjang lebar, begitu halnya dengan <em>marketing<\/em>. Ketika kita mencoba untuk melakukan <em>marketing<\/em> terhadap produk atau diri kita, lawan bicara hanya akan berfokus dengan apa yang menjadi poin penting.<\/p>\n<p>Dalam buku ini dicontohkan dengan penjualan Chocopie di Korea Selatan yang sempat menurun di tahun 1970-an. Pada saat itu, mereka mencetuskan untuk memakai poin dari \u201cperasaan\u201d. Iklan yang dibuat oleh Chocopie tidak menjelaskan bagaimana enaknya coklat atau lumernya marshmallow Chocopie, namun mereka menampilkan bagaimana perasaan orang lain yang akan senang jika diberi Chocopie sebagai hadiah. Hadir dari adanya poin perasaan bahagia ketika diberi Chocopie, akhirnya produk Chocopie menjadi laku keras. Bayangkan jika Chocopie tidak membuat iklan dengan poin \u201cperasaan\u201d, namun di dalamnya menjelaskan betapa lezat produknya dengan coklat dan marshmallow, sedangkan di pasaran banyak produk serupa bahkan ada yang lebih enak. Tanpa menonjolkan sisi yang berbeda dari produknya, Chocopie tidak akan menjadi simbol untuk \u201cmemberi perasaan kepada orang lain\u201d seperti saat ini.<\/p>\n<p>Tidak hanya produk, ketika kita mencoba memasarkan diri kita saat melamar kerja, menonjolkan poin penting diri kita jauh leboh baik daripada harus menjelaskan panjang lebar mengenai nilai tiap semester atau semua organisasi yang kita ikuti namun tidak ada yang bersangkutan dengan pekerjaan yang kita lamar. Apalagi waktu yang diberikan sangat singkat sekitar 3-5 menit. Jika kita tidak langsung menuju poin, maka waktu kita akan terbuang sia-sia dan HR tidak akan mendapat poin spesial dari diri kita. Menjelaskan poin spesial tentu ada tekniknya. Semuanya harus berkesinambungan antara satu dengan yang lainnya.<\/p>\n<p>Misalnya, ada orang yang melamar sebagai Head of Marketing di suatu perusahaan. Dari dua penjelasan di bawah ini mana yang akan membuat HR mengangguk setuju?<\/p>\n<p>\u201cSaya adalah mahasiswa yang aktif dan cekatan. Saya aktif di organisasi di dalam dan luar kampus. Walaupun saya aktif di kampus, saya tidak meninggalkan kewajiban akademis, hal ini dibuktikan dnegan nilai Saya yang sangat bagus, dan mendapatkan predikat <em>cumlaude<\/em> ketika wisuda kemarin. Ketika di semester III saya menjadi asisten untuk penelitian dosen saya. Tidak hanya itu, saya juga menjadi relawan untuk mengajar selama tiga bulan di Pulau Bulan. Saya cocok dengan pekerjaan ini karena saya memiliki banyak ide brilian untuk meningkatkan penjualan produk ini\u201d<\/p>\n<p>Bandingkan dengan penjelasan yang ini.<\/p>\n<p>\u201cSaya sudah terbiasa berjualan sejak kecil untuk membantu orang tua saya. Saat kuliah Saya bergabung dalam organisasi mahasiswa sebagai ketua <em>fundraising <\/em>\u00a0dan berhasil mengumpulkan uang lima juta dari hasil berjualan minuman dingin yang mana sesuai dengan produk perusahaan ini. Saat magang di semester VI, saya magang sebagai <em>digital marketer<\/em> di perusahaan luar negeri dan <em>project<\/em> yang saya ajukan mendapatkan pendanaan dari perusahaan. Saya ingin bergabung sebagai <em>Head of Marketing<\/em> di perusahaan ini untuk mengenalkan produk minuman ini lebih luas hingga ke luar negeri\u201d.<\/p>\n<p>Dari kedua penjelasan tersebut mana yang akan membuat HR tertarik? Tentu penjelasan kedua. Pada penjelasan pertama, yang dijelaskan terlalu panjang dan tidak menyimpulkan apapun. Penjelasan pertama tidak memilki poin yang bersambung satu dengan lainnya, \u201c menjadi asisten dosen, aktif organisasi, dan menjadi relawan\u201d. Poin dalam penjelasan tersebut semuanya tidak berkaitan, dan tidak menjelaskan relevansi dengan pekerjaan yang dilamar. Bandingkan dengan penjelasan kedua yang tiap penjelasannya memiliki poin \u201cberjualan, mengumpulkan uang, pendanaan\u201d \u00a0dan diakhiri dengan pernyataan dengan tujuan yang relevan. Poin yang dijelaskan pada penjelasan kedua, jauh lebih tepat sasaran dibandingkan dengan penjelasan pertama yang tidak merinci.<\/p>\n<p>Dari kedua contoh Chocopie dan melamar pekerjaan, bisa dilihat bagaimana pentingnya kekuatan kata kunci yang sesuai dan tepat agar orang lain mampu memahami kita bahkan hingga tahap mau melakukan apa yang kita mau seperti penjualan dan perekrutan. Kata kunci yang kita gunakan haruslah tepat sasaran dan sesuai dengan nilai yang penting dari apa yang kita punya. Kata kunci yang kita pakai haruslah sesuai dengan kondisi yang ada. Jika kita menjual produk atau jasa, maka kata kunci yang harus kita gunakan adalah apa yang diperlukan oleh pelanggan. Tonjolkan keunggulan produk dengan menarik poin penting dari semua nilai produk. Ketika melamar kerja, buatlah kata kunci yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Jika penjelasan kita sama sekali tidak ada relevansi dengan pekerjaan yang kita lamar dan jauh dari kebutuhan perusahaan, maka perusahaan tidak akan mau menerima kita.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>[Ditulis oleh: Hadjar Chanissa Nur Malika, Mahasiswa FIKOM Angkatan 2020] \u201cBerikan apa yang mereka inginkan\u201d Salah satu tujuan dari berkomunikasi adalah agar orang lain mengerti apa yang kita inginkan bahkan hingga bersedia untuk melakukan hal yang kita inginkan. Tidak semua pikiran kita selalu sama dengan apa yang dipikirkan orang lain. Hal ini terkadang yang membuat&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":1205,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11,7,3,1,8],"tags":[16,139,55,47,140,141,94],"class_list":["post-1204","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-banner","category-research","category-events","category-latest-news-latest-news","category-latest-news","tag-bisnis","tag-book-review","tag-fikom","tag-komunikasi","tag-komunikasi-pemasaran","tag-marketing","tag-universitas-ciputra-surabaya"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cara Menyampaikan Maksud dengan Tepat: Belajar Berkomunikasi oleh Oh Su Hyang [Bagian 3] - Universitas Ciputra<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Menyampaikan Maksud dengan Tepat: Belajar Berkomunikasi oleh Oh Su Hyang [Bagian 3] - Universitas Ciputra\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"[Ditulis oleh: Hadjar Chanissa Nur Malika, Mahasiswa FIKOM Angkatan 2020] \u201cBerikan apa yang mereka inginkan\u201d Salah satu tujuan dari berkomunikasi adalah agar orang lain mengerti apa yang kita inginkan bahkan hingga bersedia untuk melakukan hal yang kita inginkan. Tidak semua pikiran kita selalu sama dengan apa yang dipikirkan orang lain. Hal ini terkadang yang membuat...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Universitas Ciputra\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-07-29T05:23:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-09-30T08:09:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2021\/07\/handshake-1940x900_36426.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"576\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Gabriela Swastika\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Gabriela Swastika\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Gabriela Swastika\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/da325f24ac3a3eda247e3c5f80e2e5ec\"},\"headline\":\"Cara Menyampaikan Maksud dengan Tepat: Belajar Berkomunikasi oleh Oh Su Hyang [Bagian 3]\",\"datePublished\":\"2021-07-29T05:23:49+00:00\",\"dateModified\":\"2022-09-30T08:09:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\\\/\"},\"wordCount\":907,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/fikom\\\/2021\\\/07\\\/handshake-1940x900_36426.jpg\",\"keywords\":[\"bisnis\",\"book review\",\"FIKOM\",\"komunikasi\",\"komunikasi pemasaran\",\"marketing\",\"Universitas Ciputra Surabaya\"],\"articleSection\":[\"Banner\",\"Class Activities\",\"Events\",\"Latest News\",\"Latest News\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\\\/\",\"name\":\"Cara Menyampaikan Maksud dengan Tepat: Belajar Berkomunikasi oleh Oh Su Hyang [Bagian 3] - Universitas Ciputra\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/fikom\\\/2021\\\/07\\\/handshake-1940x900_36426.jpg\",\"datePublished\":\"2021-07-29T05:23:49+00:00\",\"dateModified\":\"2022-09-30T08:09:20+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/da325f24ac3a3eda247e3c5f80e2e5ec\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/fikom\\\/2021\\\/07\\\/handshake-1940x900_36426.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/fikom\\\/2021\\\/07\\\/handshake-1940x900_36426.jpg\",\"width\":1024,\"height\":576,\"caption\":\"COURTESY: GETTY IMAGES\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Menyampaikan Maksud dengan Tepat: Belajar Berkomunikasi oleh Oh Su Hyang [Bagian 3]\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/\",\"name\":\"Universitas Ciputra\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/da325f24ac3a3eda247e3c5f80e2e5ec\",\"name\":\"Gabriela Swastika\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/6b03edf7d3db51d89227cb8bf1fc214f4b0c1a98372e0e1cee65ff467f9b31be?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/6b03edf7d3db51d89227cb8bf1fc214f4b0c1a98372e0e1cee65ff467f9b31be?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/6b03edf7d3db51d89227cb8bf1fc214f4b0c1a98372e0e1cee65ff467f9b31be?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Gabriela Swastika\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/author\\\/gabriela-swastikaciputra-ac-id\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Menyampaikan Maksud dengan Tepat: Belajar Berkomunikasi oleh Oh Su Hyang [Bagian 3] - Universitas Ciputra","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Menyampaikan Maksud dengan Tepat: Belajar Berkomunikasi oleh Oh Su Hyang [Bagian 3] - Universitas Ciputra","og_description":"[Ditulis oleh: Hadjar Chanissa Nur Malika, Mahasiswa FIKOM Angkatan 2020] \u201cBerikan apa yang mereka inginkan\u201d Salah satu tujuan dari berkomunikasi adalah agar orang lain mengerti apa yang kita inginkan bahkan hingga bersedia untuk melakukan hal yang kita inginkan. Tidak semua pikiran kita selalu sama dengan apa yang dipikirkan orang lain. Hal ini terkadang yang membuat...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\/","og_site_name":"Universitas Ciputra","article_published_time":"2021-07-29T05:23:49+00:00","article_modified_time":"2022-09-30T08:09:20+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":576,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2021\/07\/handshake-1940x900_36426.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Gabriela Swastika","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Gabriela Swastika","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\/"},"author":{"name":"Gabriela Swastika","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/#\/schema\/person\/da325f24ac3a3eda247e3c5f80e2e5ec"},"headline":"Cara Menyampaikan Maksud dengan Tepat: Belajar Berkomunikasi oleh Oh Su Hyang [Bagian 3]","datePublished":"2021-07-29T05:23:49+00:00","dateModified":"2022-09-30T08:09:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\/"},"wordCount":907,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2021\/07\/handshake-1940x900_36426.jpg","keywords":["bisnis","book review","FIKOM","komunikasi","komunikasi pemasaran","marketing","Universitas Ciputra Surabaya"],"articleSection":["Banner","Class Activities","Events","Latest News","Latest News"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\/","name":"Cara Menyampaikan Maksud dengan Tepat: Belajar Berkomunikasi oleh Oh Su Hyang [Bagian 3] - Universitas Ciputra","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2021\/07\/handshake-1940x900_36426.jpg","datePublished":"2021-07-29T05:23:49+00:00","dateModified":"2022-09-30T08:09:20+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/#\/schema\/person\/da325f24ac3a3eda247e3c5f80e2e5ec"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2021\/07\/handshake-1940x900_36426.jpg","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2021\/07\/handshake-1940x900_36426.jpg","width":1024,"height":576,"caption":"COURTESY: GETTY IMAGES"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/cara-menyampaikan-maksud-dengan-tepat-belajar-berkomunikasi-oleh-oh-su-hyang-bagian-3\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Menyampaikan Maksud dengan Tepat: Belajar Berkomunikasi oleh Oh Su Hyang [Bagian 3]"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/","name":"Universitas Ciputra","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/#\/schema\/person\/da325f24ac3a3eda247e3c5f80e2e5ec","name":"Gabriela Swastika","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b03edf7d3db51d89227cb8bf1fc214f4b0c1a98372e0e1cee65ff467f9b31be?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b03edf7d3db51d89227cb8bf1fc214f4b0c1a98372e0e1cee65ff467f9b31be?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b03edf7d3db51d89227cb8bf1fc214f4b0c1a98372e0e1cee65ff467f9b31be?s=96&d=mm&r=g","caption":"Gabriela Swastika"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/author\/gabriela-swastikaciputra-ac-id\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1204","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1204"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1204\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1207,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1204\/revisions\/1207"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1205"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1204"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1204"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1204"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}