{"id":1675,"date":"2022-09-26T11:29:09","date_gmt":"2022-09-26T04:29:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/?p=1675"},"modified":"2022-09-26T12:00:19","modified_gmt":"2022-09-26T05:00:19","slug":"kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\/","title":{"rendered":"Kenali 6 Gaya Berkomunikasi, Mana yang Jadi Gayamu?"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_1676\" aria-describedby=\"caption-attachment-1676\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/09\/pic-1-scaled.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-1676\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/09\/pic-1-1024x683.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"683\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/09\/pic-1-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/09\/pic-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/09\/pic-1-200x133.jpg 200w, https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/09\/pic-1-100x67.jpg 100w, https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/09\/pic-1-75x50.jpg 75w, https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/09\/pic-1-50x33.jpg 50w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-1676\" class=\"wp-caption-text\">Ilustrasi: Gaya Komunikasi | Sumber: Anna Shvets\/Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam berkomunikasi, tentunya tiap satu orang dengan yang lainnya akan berbeda. Gaya komunikasi tiap orang juga berbeda, bergantung dengan komunikan yang ia ajak berbicara. Apa saja?\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><strong> The Controlling Style<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam berkomunikasi menggunakan gaya ini umumnya bersifat untuk mengatur orang lain. Hal ini juga biasa ditemui di atasan karena adanya hierarki atau posisi dari jabatan tertentu. Gaya komunikasi seperti ini juga terdapat strategi tertentu yang dilakukan agar komunikan (bawahan atau karyawan) tidak melakukan kesalahan lagi sebab <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">komunikasi seperti ini bersifat mengendalikan, biasanya ditandai dengan adanya kehendak dari satu pihak. Hal ini dilakukan untuk membatasi, memaksa, hingga mengatur pikiran orang lain. Bisa juga disebut sebagai komunikasi satu arah. Orang yang menggunakan komunikasi jenis ini lebih berfokus pada pesan apa yang mereka sampaikan daripada umpan balik yang diberikan oleh komunikan mereka, kecuali jika umpan balik tersebut menguntungkan mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><b> The Equalitarian Style<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gaya komunikasi seperti ini berbanding terbalik dengan gaya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">the controlling style. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam gaya ini, komunikasi bersifat menyebar secara dua arah. Komunikasi dilakukan secara terbuka oleh seluruh komunikator, tidak hanya dari satu orang tertentu. Seperti misalnya dalam rapat organisasi, komunikasi bersifat terbuka yang mana semua anggota organisasi boleh menyampaikan pendapatnya. Hal ini dilakukan agar semua orang dapat mengungkapkan pendapatnya dengan berani dan saling memberi umpan balik satu sama lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><b> The Structuring<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gaya komunikasi yang terstruktur ini hampir sama seperti penggabungan dua gaya komunikasi di atas. Dalam gaya ini, pesan dikirim dan disampaikan secara teratur dan sistematis untuk mendapatkan suatu perintah tertentu. Sang komunikator dalam gaya ini lebih berfokus pada perintah, pengaruh terhadap orang lain, dan informasi kepada sang komunikan. Gaya seperti ini biasanya disampaikan dengan membawa pesan dan nama dalam organisasi tertentu agar komunikasi yang terjadi di dalamnya memiliki kedekatan.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><b> The Dynamic Style<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gaya komunikasi dinamis bisa dikatakan cenderung agresif. Hal ini dikarenakan orientasi utama dari sang pengirim pesan adalah tindakan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">act-oriented<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Komunikasi ini mudah untuk ditemui di <em>marketing<\/em>. Tujuan dari komunikasi ini adalah memberikan stimulasi dan rangsangan kepada komunikan untuk bertindak sesuai apa yang diinginkan oleh sang pengirim pesan. Misal, seorang atasan yang memberikan stimulus kepada karyawan jika bekerja seperti ini akan mendapat imbalan yang besar. Maka untuk membuat karyawan bekerja dengan baik, atasan memberikan stimulus berupa imbalan yang bagus.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li><b> The Relinguishing Style<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gaya berkomunikasi seperti ini biasanya digunakan untuk menerima saran, pendapat, atau ide dari orang lain. Mudahnya, gaya komunikasi seperti ini dapat terlihat ketika ada diskusi atau FGD. Seseorang dapat mengutarakan pendapatnya, namun ada satu orang dengan kedudukan tinggi atau yang dipercaya untuk mengatur jalannya diskusi. Hal ini dilakukan karena informasi yang ada dapat dengan baik dan lancar untuk disampaikan oleh komunikan lain jika sang \u2018juru diskusi\u2019 memberi kebebasan dalam berpendapat dalam diskusinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"6\">\n<li><b> The Withdrawal Style<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gaya komunikasi seperti ini tidak cocok untuk digunakan dalam lingkup organisasi. Hal ini karena dalam gaya komunikasi ini, seseorang sudah tidak ingin terlibat dalam komunikasi yang terjadi. Alasannya bisa karena sudah tidak memiliki visi misi yang tidak sejalan atau alasan pribadi lainnya. Ketika semua komunikasi terhenti, maka tidak ada lagi yang bisa didiskusikan dalam komunikasi ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah enam gaya komunikasi yang biasa ditemui dalam kehidupan sehari-hari seperti dalam berorganisasi atau bekerja. Gaya seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">the equalitarian style of communication <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">memiliki ciri komunikasi yang ideal. Lalu, beberapa gaya seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0the structuring, dynamic dan relinguishing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">berfungsi sebagai komunikasi strategis untuk keberlangsungan organisasi. Lalu, untuk komunikasi seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">controlling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">withdrawal <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">cenderung kurang baik untuk interaksi dalam organisasi. Kalau kamu punya gaya komunikasi yang mana?<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Dalam berkomunikasi, tentunya tiap satu orang dengan yang lainnya akan berbeda. Gaya komunikasi tiap orang juga berbeda, bergantung dengan komunikan yang ia ajak berbicara. Apa saja?\u00a0 The Controlling Style Dalam berkomunikasi menggunakan gaya ini umumnya bersifat untuk mengatur orang lain. Hal ini juga biasa ditemui di atasan karena adanya hierarki atau posisi dari jabatan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":11,"featured_media":1676,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11,8,1],"tags":[55,226,63,227,20],"class_list":["post-1675","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-banner","category-latest-news","category-latest-news-latest-news","tag-fikom","tag-gaya-komunikasi","tag-ilmu-komunikasi","tag-interpersonal","tag-universitas-ciputra"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kenali 6 Gaya Berkomunikasi, Mana yang Jadi Gayamu? - Universitas Ciputra<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kenali 6 Gaya Berkomunikasi, Mana yang Jadi Gayamu? - Universitas Ciputra\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"&nbsp; Dalam berkomunikasi, tentunya tiap satu orang dengan yang lainnya akan berbeda. Gaya komunikasi tiap orang juga berbeda, bergantung dengan komunikan yang ia ajak berbicara. Apa saja?\u00a0 The Controlling Style Dalam berkomunikasi menggunakan gaya ini umumnya bersifat untuk mengatur orang lain. Hal ini juga biasa ditemui di atasan karena adanya hierarki atau posisi dari jabatan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Universitas Ciputra\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-09-26T04:29:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-09-26T05:00:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/09\/pic-1-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"UC FIKOM\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"UC FIKOM\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"UC FIKOM\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/36911e0f30e08b8ef21cdc310c883333\"},\"headline\":\"Kenali 6 Gaya Berkomunikasi, Mana yang Jadi Gayamu?\",\"datePublished\":\"2022-09-26T04:29:09+00:00\",\"dateModified\":\"2022-09-26T05:00:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\\\/\"},\"wordCount\":578,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/fikom\\\/2022\\\/09\\\/pic-1-scaled.jpg\",\"keywords\":[\"FIKOM\",\"gaya komunikasi\",\"ilmu komunikasi\",\"interpersonal\",\"Universitas Ciputra\"],\"articleSection\":[\"Banner\",\"Latest News\",\"Latest News\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\\\/\",\"name\":\"Kenali 6 Gaya Berkomunikasi, Mana yang Jadi Gayamu? - Universitas Ciputra\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/fikom\\\/2022\\\/09\\\/pic-1-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2022-09-26T04:29:09+00:00\",\"dateModified\":\"2022-09-26T05:00:19+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/36911e0f30e08b8ef21cdc310c883333\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/fikom\\\/2022\\\/09\\\/pic-1-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/fikom\\\/2022\\\/09\\\/pic-1-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1707,\"caption\":\"Ilustrasi: Gaya Komunikasi | Sumber: Anna Shvets\\\/Pexels\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kenali 6 Gaya Berkomunikasi, Mana yang Jadi Gayamu?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/\",\"name\":\"Universitas Ciputra\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/36911e0f30e08b8ef21cdc310c883333\",\"name\":\"UC FIKOM\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0c96d36b35cfdf1760c00b8a91bf5085e41406597e4d6d399f9329d86353fb06?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0c96d36b35cfdf1760c00b8a91bf5085e41406597e4d6d399f9329d86353fb06?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0c96d36b35cfdf1760c00b8a91bf5085e41406597e4d6d399f9329d86353fb06?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"UC FIKOM\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/author\\\/fikomoffice\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kenali 6 Gaya Berkomunikasi, Mana yang Jadi Gayamu? - Universitas Ciputra","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kenali 6 Gaya Berkomunikasi, Mana yang Jadi Gayamu? - Universitas Ciputra","og_description":"&nbsp; Dalam berkomunikasi, tentunya tiap satu orang dengan yang lainnya akan berbeda. Gaya komunikasi tiap orang juga berbeda, bergantung dengan komunikan yang ia ajak berbicara. Apa saja?\u00a0 The Controlling Style Dalam berkomunikasi menggunakan gaya ini umumnya bersifat untuk mengatur orang lain. Hal ini juga biasa ditemui di atasan karena adanya hierarki atau posisi dari jabatan...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\/","og_site_name":"Universitas Ciputra","article_published_time":"2022-09-26T04:29:09+00:00","article_modified_time":"2022-09-26T05:00:19+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1707,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/09\/pic-1-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"UC FIKOM","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"UC FIKOM","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\/"},"author":{"name":"UC FIKOM","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/#\/schema\/person\/36911e0f30e08b8ef21cdc310c883333"},"headline":"Kenali 6 Gaya Berkomunikasi, Mana yang Jadi Gayamu?","datePublished":"2022-09-26T04:29:09+00:00","dateModified":"2022-09-26T05:00:19+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\/"},"wordCount":578,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/09\/pic-1-scaled.jpg","keywords":["FIKOM","gaya komunikasi","ilmu komunikasi","interpersonal","Universitas Ciputra"],"articleSection":["Banner","Latest News","Latest News"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\/","name":"Kenali 6 Gaya Berkomunikasi, Mana yang Jadi Gayamu? - Universitas Ciputra","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/09\/pic-1-scaled.jpg","datePublished":"2022-09-26T04:29:09+00:00","dateModified":"2022-09-26T05:00:19+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/#\/schema\/person\/36911e0f30e08b8ef21cdc310c883333"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/09\/pic-1-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/09\/pic-1-scaled.jpg","width":2560,"height":1707,"caption":"Ilustrasi: Gaya Komunikasi | Sumber: Anna Shvets\/Pexels"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/kenali-6-gaya-berkomunikasi-mana-yang-jadi-gayamu\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kenali 6 Gaya Berkomunikasi, Mana yang Jadi Gayamu?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/","name":"Universitas Ciputra","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/#\/schema\/person\/36911e0f30e08b8ef21cdc310c883333","name":"UC FIKOM","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0c96d36b35cfdf1760c00b8a91bf5085e41406597e4d6d399f9329d86353fb06?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0c96d36b35cfdf1760c00b8a91bf5085e41406597e4d6d399f9329d86353fb06?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0c96d36b35cfdf1760c00b8a91bf5085e41406597e4d6d399f9329d86353fb06?s=96&d=mm&r=g","caption":"UC FIKOM"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/author\/fikomoffice\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1675","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/users\/11"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1675"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1675\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1677,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1675\/revisions\/1677"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1676"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1675"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1675"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1675"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}