{"id":1707,"date":"2022-10-05T14:34:11","date_gmt":"2022-10-05T07:34:11","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/?p=1707"},"modified":"2022-10-05T14:35:21","modified_gmt":"2022-10-05T07:35:21","slug":"berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\/","title":{"rendered":"Berkarya dan Bercerita Melalui Photo Essay dan Photo Story"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_1709\" aria-describedby=\"caption-attachment-1709\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/10\/pic-1.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1709 size-large\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/10\/pic-1-1024x683.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"683\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/10\/pic-1-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/10\/pic-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/10\/pic-1-200x133.jpg 200w, https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/10\/pic-1-100x67.jpg 100w, https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/10\/pic-1-75x50.jpg 75w, https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/10\/pic-1-50x33.jpg 50w, https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/10\/pic-1.jpg 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-1709\" class=\"wp-caption-text\">Photo Story | Sumber: Pixabay<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya tulisan yang mampu bercerita, bingkai dalam sebuah potret foto pun dapat demikian. Bahkan, dalam beberapa jepretan foto dapat merangkai sebuah cerita yang terdapat pesan di dalamnya tanpa perlu diberi tulisan atau takarir. Esai foto (<em>photo essay<\/em>) dan<em> photo story<\/em> jawabannya. Keduanya memang tampak sama karena merupakan foto seri, namun tentu ada perbedaan di dalamnya.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam dunia fotografi dan jurnalistik, kerap dikenal istilah <em>photo essay<\/em> dan <em>photo story<\/em>. Untuk menggambarkan suasana atau pesan, foto terkadang dapat lebih menggugah dalam mengutarakan cerita ketimbang tulisan. Para fotografer tentu tak hanya menggunakan satu foto saja, namun beberapa jepret foto karena satu foto belum tentu dapat menyampaikan isi pesannya secara luas. Untuk membedakan keduanya, ada beberapa aspek yang perlu diketahui. Apa saja?\u00a0<\/span><\/p>\n<blockquote><p><em><b>Photo Essay<\/b><\/em><\/p><\/blockquote>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Dibuat dari beberapa jepret foto yang menjadi series dengan mengangkat tema atau topik tertentu, misalnya kemiskinan, narkoba, hingga bencana.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Memberikan gambaran yang detail dari jepretan foto.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Lokasi foto umumnya berbeda-beda, namun masih dalam topik yang sama. Misalnya suatu foto esai ingin menggambarkan kemiskinan di daerah kumuh. Maka lokasi yang diambil bisa berasal dari kawasan kumuh kota A, daerah B, atau tempat lainnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dapat membangkitkan rasa emosi terutama jika topik yang diambil mengangkat kisah humanis.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<blockquote><p><em><b>Photo Story\u00a0<\/b><\/em><\/p><\/blockquote>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menceritakan tentang suatu hal, seperti tempat atau kejadian dengan dibuat dari bagian awal, tengah, hingga akhir.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam foto story, yang difokuskan adalah cerita atau kisah dari objek yang dijepret.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bersifat kronologis.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terlihat seperti foto dokumenter dari suatu objek.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fokus pada satu objek di satu lokasi. Jika dalam foto essay terdapat beberapa lokasi berbeda namun dalam satu topik yang sama, maka dalam foto story hanya ada 1 tempat atau lokasi namun diceritakan secara mendetail. <\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>Dalam membuat <em>photo story<\/em> maupun<em> photo essay<\/em>, tentu teknis pengambilan foto juga perlu diperhatikan. Terutama bagi pemula yang ingin mencoba membuat foto seri ini. Adapun beberapa teknis foto yang dapat dicoba.<\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Establishing shot<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">: Menggambarkan tempat dari kejadian. Karena umumnya menggunakan lensa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wide angle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, maka foto dari teknis ini umumnya digunakan untuk membuka cerita pada <em>photo essay<\/em> dan <em>photo story<\/em>.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Detail shot <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">close up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">: Foto yang menggambarkan detail dari objek yang ingin diceritakan. Misalnya bagian dari misalnya cincin kawin saat foto pernikahan atau foto air mata.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Interaction shoot <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> relationship<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">: Yaitu bingkai foto yang menggambarkan suatu hubungan atau interaksi yang terjadi antara dua orang atau lebih. Dalam foto ini hubungan yang digambarkan bisa berupa hubungan positif seperti berpelukan atau negatif seperti bertengkar.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Climax<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">: Yakni suatu foto yang menggambarkan puncak dari suatu kejadian atau momen.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Portraits<\/em>: Penggambaran ekspresi dari objek yang dijepret. <em>Angle<\/em> yang digunakan biasanya adalah <em>frame<\/em> medium dan tidak sampai <em>close up<\/em>.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Closer\/Clinche<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">r: Foto yang biasanya digunakan untuk menutup cerita. Digambarkan untuk memberikan inspirasi atau motivasi.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut salah satu contoh <em>photo story<\/em> yang diambil di Terminal Joyoboyo Surabaya.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_1708\" aria-describedby=\"caption-attachment-1708\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/10\/Pic2.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1708 size-large aligncenter\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/10\/Pic2-1024x146.png\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"146\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/10\/Pic2-1024x146.png 1024w, https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/10\/Pic2-300x43.png 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/10\/Pic2-200x29.png 200w, https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/10\/Pic2-100x14.png 100w, https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/10\/Pic2-75x11.png 75w, https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/10\/Pic2-50x7.png 50w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-1708\" class=\"wp-caption-text\">Terminal Joyoboyo dalam Wujud Photo Story | Koleksi pribadi<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: center;\">\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam serti foto tersebut, tidak hanya terdapat foto namun juga ada narasi yang turut mengiringi penjelasan dan isi pesan yang ingin disampaikan. Foto tersebut diambil di satu lokasi dengan beberapa tempat yang berbeda namun tetap memberikan pesan yang akan disampaikan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa cara yang dapat dicoba untuk membuat foto esai menjadi lebih mudah.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menentukan topik foto yang ingin dibuat.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Riset. Mencari tahu tentang lokasi hingga semua keperluan untuk foto.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Merencanakan foto yang akan diambil. Misalnya, ingin membuat foto yang tersusun dari <em>portrait<\/em>, <em>close up<\/em>, <em>wide angle<\/em>, dan lainnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Eksekusi. Jika semua sudah terencana dengan baik, maka langkah selanjutnya adalah segera eksekusi foto yang ada di lapangan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pilah dan sunting. Jika foto sudah terkumpul, maka foto perlu dikurasi untuk selanjutnya disunting agar terlihat lebih menarik.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Buat <em>layout<\/em>. Jika foto yang diinginkan sudah ada, maka perlu dibuat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">layout<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> agar pesan yang disampaikan atau fokus dari pesan foto bisa dapat mudah diterima.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun juga metode EDFAT yang dapat dicoba, yakni:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Entire<\/em>: Yakni sebuah foto dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">establish shot <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang digunakan untuk menggambarkan keseluruhan dari kejadian yang ada dalam foto.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Detail<\/em>: Penggambaran detail dan hal-hal rinci dari objek yang diangkat.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Frame<\/em>: Pembingkaian dari foto yang diambil. Sehingga orang yang melihat akan langsung tertuju pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">point of interest<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dari foto.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Angle<\/em>: Yakni pengambilan foto dari sudut tertentu agar foto yang dihasilkan terlihat lebih menarik dan dapat membangun cerita yang kuat.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Time<\/em>: Waktu pengambilan objek foto, yang mana biasanya tidak terjadi dalam dua kali.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tertarik untuk bercerita dengan <em>photo story<\/em> atau <em>photo essay<\/em>?<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Tidak hanya tulisan yang mampu bercerita, bingkai dalam sebuah potret foto pun dapat demikian. Bahkan, dalam beberapa jepretan foto dapat merangkai sebuah cerita yang terdapat pesan di dalamnya tanpa perlu diberi tulisan atau takarir. Esai foto (photo essay) dan photo story jawabannya. Keduanya memang tampak sama karena merupakan foto seri, namun tentu ada perbedaan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":11,"featured_media":1709,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8,1],"tags":[198,233,63,234,235,132,20],"class_list":["post-1707","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-latest-news","category-latest-news-latest-news","tag-fikom-uc","tag-fotografi","tag-ilmu-komunikasi","tag-photo-essay","tag-photo-story","tag-tips","tag-universitas-ciputra"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Berkarya dan Bercerita Melalui Photo Essay dan Photo Story - Universitas Ciputra<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Berkarya dan Bercerita Melalui Photo Essay dan Photo Story - Universitas Ciputra\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"&nbsp; Tidak hanya tulisan yang mampu bercerita, bingkai dalam sebuah potret foto pun dapat demikian. Bahkan, dalam beberapa jepretan foto dapat merangkai sebuah cerita yang terdapat pesan di dalamnya tanpa perlu diberi tulisan atau takarir. Esai foto (photo essay) dan photo story jawabannya. Keduanya memang tampak sama karena merupakan foto seri, namun tentu ada perbedaan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Universitas Ciputra\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-05T07:34:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-05T07:35:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/10\/pic-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"UC FIKOM\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"UC FIKOM\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"UC FIKOM\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/36911e0f30e08b8ef21cdc310c883333\"},\"headline\":\"Berkarya dan Bercerita Melalui Photo Essay dan Photo Story\",\"datePublished\":\"2022-10-05T07:34:11+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-05T07:35:21+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\\\/\"},\"wordCount\":732,\"commentCount\":2,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/fikom\\\/2022\\\/10\\\/pic-1.jpg\",\"keywords\":[\"FIKOM UC\",\"fotografi\",\"ilmu komunikasi\",\"photo essay\",\"photo story\",\"tips\",\"Universitas Ciputra\"],\"articleSection\":[\"Latest News\",\"Latest News\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\\\/\",\"name\":\"Berkarya dan Bercerita Melalui Photo Essay dan Photo Story - Universitas Ciputra\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/fikom\\\/2022\\\/10\\\/pic-1.jpg\",\"datePublished\":\"2022-10-05T07:34:11+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-05T07:35:21+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/36911e0f30e08b8ef21cdc310c883333\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/fikom\\\/2022\\\/10\\\/pic-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/fikom\\\/2022\\\/10\\\/pic-1.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1280},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Berkarya dan Bercerita Melalui Photo Essay dan Photo Story\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/\",\"name\":\"Universitas Ciputra\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/36911e0f30e08b8ef21cdc310c883333\",\"name\":\"UC FIKOM\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0c96d36b35cfdf1760c00b8a91bf5085e41406597e4d6d399f9329d86353fb06?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0c96d36b35cfdf1760c00b8a91bf5085e41406597e4d6d399f9329d86353fb06?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0c96d36b35cfdf1760c00b8a91bf5085e41406597e4d6d399f9329d86353fb06?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"UC FIKOM\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/author\\\/fikomoffice\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Berkarya dan Bercerita Melalui Photo Essay dan Photo Story - Universitas Ciputra","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Berkarya dan Bercerita Melalui Photo Essay dan Photo Story - Universitas Ciputra","og_description":"&nbsp; Tidak hanya tulisan yang mampu bercerita, bingkai dalam sebuah potret foto pun dapat demikian. Bahkan, dalam beberapa jepretan foto dapat merangkai sebuah cerita yang terdapat pesan di dalamnya tanpa perlu diberi tulisan atau takarir. Esai foto (photo essay) dan photo story jawabannya. Keduanya memang tampak sama karena merupakan foto seri, namun tentu ada perbedaan...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\/","og_site_name":"Universitas Ciputra","article_published_time":"2022-10-05T07:34:11+00:00","article_modified_time":"2022-10-05T07:35:21+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1280,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/10\/pic-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"UC FIKOM","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"UC FIKOM","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\/"},"author":{"name":"UC FIKOM","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/#\/schema\/person\/36911e0f30e08b8ef21cdc310c883333"},"headline":"Berkarya dan Bercerita Melalui Photo Essay dan Photo Story","datePublished":"2022-10-05T07:34:11+00:00","dateModified":"2022-10-05T07:35:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\/"},"wordCount":732,"commentCount":2,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/10\/pic-1.jpg","keywords":["FIKOM UC","fotografi","ilmu komunikasi","photo essay","photo story","tips","Universitas Ciputra"],"articleSection":["Latest News","Latest News"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\/","name":"Berkarya dan Bercerita Melalui Photo Essay dan Photo Story - Universitas Ciputra","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/10\/pic-1.jpg","datePublished":"2022-10-05T07:34:11+00:00","dateModified":"2022-10-05T07:35:21+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/#\/schema\/person\/36911e0f30e08b8ef21cdc310c883333"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/10\/pic-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2022\/10\/pic-1.jpg","width":1920,"height":1280},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/berkarya-dan-bercerita-melalui-photo-essay-dan-photo-story\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Berkarya dan Bercerita Melalui Photo Essay dan Photo Story"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/","name":"Universitas Ciputra","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/#\/schema\/person\/36911e0f30e08b8ef21cdc310c883333","name":"UC FIKOM","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0c96d36b35cfdf1760c00b8a91bf5085e41406597e4d6d399f9329d86353fb06?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0c96d36b35cfdf1760c00b8a91bf5085e41406597e4d6d399f9329d86353fb06?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0c96d36b35cfdf1760c00b8a91bf5085e41406597e4d6d399f9329d86353fb06?s=96&d=mm&r=g","caption":"UC FIKOM"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/author\/fikomoffice\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1707","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/users\/11"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1707"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1707\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1711,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1707\/revisions\/1711"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1709"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1707"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1707"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1707"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}