{"id":956,"date":"2019-07-10T15:45:13","date_gmt":"2019-07-10T08:45:13","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/?p=956"},"modified":"2022-09-30T15:26:20","modified_gmt":"2022-09-30T08:26:20","slug":"seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\/","title":{"rendered":"Seri Pengabdian Masyarakat: Mengasah Sikap Kepemimpinan Melalui Diskusi dan Refleksi"},"content":{"rendered":"<section class=\"l-section wpb_row height_medium\"><div class=\"l-section-h i-cf\"><div class=\"g-cols vc_row via_grid cols_1 laptops-cols_inherit tablets-cols_inherit mobiles-cols_1 valign_top type_default stacking_default\"><div class=\"wpb_column vc_column_container\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_text_column\"><div class=\"wpb_wrapper\"><p>Sikap kepemimpinan bukan hanya dapat diasah melalui permainan fisik, namun juga dapat diasah melalui permainan yang menggunakan diskusi dan pemikiran. Permainan-permainan yang kami coba susun melibatkan lebih banyak diskusi, refleksi, dan pemikiran strategis.<\/p>\n<\/p>\n<p>Hanya sebagai saran, sebaiknya permainan jenis ini dilakukan pada malam hari dengan suasana yang hening dan kondisi gelap total. Selama permainan ini berlangsung, peserta dilarang berbicara dengan teman atau kelompok lain tanpa seizin fasilitator. Berikut akan dipaparkan permainan yang telah kami susun, beserta dengan tujuan dari setiap permainan.<\/p>\n<\/p>\n<ul class=\"wp-block-gallery columns-1 is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<li class=\"blocks-gallery-item\">\n<figure><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"425\" height=\"319\" class=\"wp-image-959\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/mcm\/2019\/07\/20190330_110407-5d25a3e4618fd.jpg\" alt=\"\" data-id=\"959\" data-link=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/?attachment_id=959\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2019\/07\/20190330_110407-5d25a3e4618fd.jpg 425w, https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2019\/07\/20190330_110407-5d25a3e4618fd-300x225.jpg 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/fikom\/2019\/07\/20190330_110407-5d25a3e4618fd-255x191.jpg 255w\" sizes=\"auto, (max-width: 425px) 100vw, 425px\" \/><\/figure>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><em>[1] Giras Cak<\/em><\/strong><\/p>\n<\/p>\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><strong>Peralatan:<\/strong> obor, kompor lapangan, gas, panci, air jahe, jamu brotowali, teh manis, gelas plastik (30 buah), sedotan plastik (77 buah). <strong>Aturan main:<\/strong> (a) Kelompok mendapat jatah minuman 3 gelas yang harus dihabiskan bersama. Gelas 1 berisi teh manis, gelas 2 berisi air jahe, sementara gelas 3 berisi brotowali. (b) Semua anggota kelompok harus meminum habis cairan dalam gelas. (c) Semua anggota kelompok harus merasakan ketiga minuman tersebut. <strong>Tujuan:<\/strong>Permainan pada pos awal ini bertujuan untuk membuat peserta sadar, bahwa dalam sebuah tim mereka harus bisa berbagi rasa. Bila satu merasa susah, maka semua juga akan susah. Pahit dan manisnya proses harus dinikmati bersama. Selain itu, pemilihan minuman juga memiliki alasan. Teh manis bertujuan untuk memberikan energi tambahan agar dapat beraktivitas malam hari. Air jahe untuk memberikan kehangatan. Sementara jamu brotowali dapat membantu menjaga kesehatan.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p><em><strong>[2] Flesh or Flash<\/strong><\/em><\/p>\n<\/p>\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><strong>Peralatan:<\/strong> obor atau senter 11 buah. <strong>Aturan main:<\/strong> (a) Kelompok diberi pilihan untuk melakukan barter dengan penjaga pos. (b) Ketentuan barter adalah menukarkan 1 anggota kelompok dengan 1 senter atau obor. T<strong>ujuan permainan:<\/strong> Permainan ini menguji keteguhan tim untuk tetap kompak dan bersatu. Mereka tidak boleh mengorbankan salah satu anggota hanya untuk kepentingan atau keselamatan pribadi.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p><strong><em>[3] Grepe-grepe<\/em><\/strong><\/p>\n<\/p>\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><strong>Peralatan:<\/strong> obor dan slayer sebanyak 2 buah. <strong>Aturan main: (a) <\/strong>Kelompok diminta untuk memilih 2 anggota kelompok yang akan menjadi penentu jalannya permainan. (b) Anggota kelompok yang terpilih akan ditutup matanya. (c) Penjaga pos kemudian akan memilih anggota kelompok lain secara acak untuk dikenali oleh peserta yang matanya ditutup. (d) Selama proses mengenali, peserta hanya diijinkan meraba wajah dan tangan. (e) Dilarang bersuara selama permainan, kecuali peserta dengan mata tertutup.<strong> Tujuan permainan: <\/strong>Melalui permainan ini, peserta akan diuji pengenalannya terhadap satu sama lain. Apakah mereka benar-benar mengenali kawan satu timnya atau tidak.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p><strong><em>[4] Truth or Dare<\/em><\/strong><\/p>\n<\/p>\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><strong>Peralatan:<\/strong> obor. <strong>Aturan main:<\/strong> (a) Seluruh anggota kelompok diminta untuk berbaris menyamping. (b) Satu per satu peserta diminta untuk menyebutkan siapa anggota kelompok yang menurut mereka paling membebani beserta alasannya. <strong>Tujuan permainan:<\/strong> Ujian dalam permainan ini mengajarkan peserta untuk berani mengkomunikasikan keluh kesahnya, menegur anggota tim yang memang dirasa kurang berkontribusi, atau memiliki kinerja kurang. Mereka juga belajar untuk menerima kritik dan saran dari orang lain, serta merefleksikannya. Harapannya, peserta dapat berkembang bersama dan memperbaiki kekurangan masing-masing.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p><strong><em>[5] Do or Die<\/em><\/strong><\/p>\n<\/p>\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><strong>Peralatan:<\/strong> obor, bola ping pong, pipa, ember, gelas plastik. <strong>Aturan main: <\/strong>(a) Kelompok akan mendapat brief permainan atau tantangan yang harus mereka selesaikan malam itu. (b) Tantangannya adalah, kelompok diminta untuk mengambilkan bola ping pong yang terdapat di tengah kolam ikan. (c) Kelompok mendapat bantuan berupa pipa, ember, dan gelas plastik. (d) Alat bantu boleh digunakan atau tidak, kelompok bebas memilih. (e) Kelompok diberi pilihan untuk bermain, hanya melewati pos, atau langsung mengakhiri perjalanan (kembali ke kamar dan tidur). (f) Bila kelompok memilih untuk bermain, maka kelompok langsung dinyatakan menang, bahkan tanpa benar-benar bermain. Bila kelompok memilih untuk mengakhiri perjalanan, maka kelompok dinyatakan kalah. Bila kelompok memilih untuk melewati pos dan melakukan perjalanan ke pos berikutnya, maka kelompok dinyatakan seri atau <em>draw<\/em>. Tujuan permainan: Berani menerima tantangan adalah satu-satunya tujuan dari permainan ini. Keberanian tim untuk menerima tantangan menunjukkan sikap seorang pemimpin yang pantang menyerah, dan berani mengambil resiko untuk mencapai sebuah tujuan.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p>Melalui permainan malam hari ini, diharapkan peserta<br \/>mampu semakin menyadari kemampuan dirinya, baik kelebihan maupun kekurangan.<br \/>Dengan demikian, peserta juga dapat menerima kekurangan orang lain, serta<br \/>mengelolah sumber daya manusia dalam timnya dengan baik. Peserta juga diuji dan<br \/>semakin diteguhkan atas hasil refleksi permainan fisik sebelumnya. Pada<br \/>dasarnya permainan malam hari ini tidak memakan waktu lama, hanya sekitar 5<br \/>menit untuk setiap jenis permainan.<\/p>\n<\/p>\n<p>Perlu menjadi perhatian bahwa durasi dari permainan malam ini sangat bergantung dengan besaran jumlah anggota kelompok yang ada. Sebagai catatan tambahan, perlengkapan obor yang ada pada setiap jenis permainan, merupakan penanda sebuah pos atau lokasi permainan berada. Selain itu, obor juga berfungsi sebagai penerang bagi penjaga pos atau fasilitator yang bertugas. [<strong>Artikel ini ditulis oleh pengajar Fakultas Ilmu Komunikasi dan Bisnis Media, Louisa Christine Hartanto, S.I.Kom., M.Si., dan mahasiswa FIKOM 2018, Peter Anggorojati]<\/strong><\/p>\n<\/p><\/p>\n<\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/section>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Sikap kepemimpinan bukan hanya dapat diasah melalui permainan fisik, namun juga dapat diasah melalui permainan yang menggunakan diskusi dan pemikiran. Permainan-permainan yang kami coba susun melibatkan lebih banyak diskusi, refleksi, dan pemikiran strategis. Hanya sebagai saran, sebaiknya permainan jenis ini dilakukan pada malam hari dengan suasana yang hening dan kondisi gelap total. Selama permainan ini...","protected":false},"author":8,"featured_media":959,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,11,8],"tags":[55,47,67,68,20],"class_list":["post-956","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-achievements","category-banner","category-latest-news","tag-fikom","tag-komunikasi","tag-pengabdian-masyarakat","tag-strategi","tag-universitas-ciputra"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Seri Pengabdian Masyarakat: Mengasah Sikap Kepemimpinan Melalui Diskusi dan Refleksi - Universitas Ciputra<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Seri Pengabdian Masyarakat: Mengasah Sikap Kepemimpinan Melalui Diskusi dan Refleksi - Universitas Ciputra\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Universitas Ciputra\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-07-10T08:45:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-09-30T08:26:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/mcm\/2019\/07\/20190330_110407-5d25a3e4618fd.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"425\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"319\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Gabriela Swastika\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Gabriela Swastika\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Gabriela Swastika\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/da325f24ac3a3eda247e3c5f80e2e5ec\"},\"headline\":\"Seri Pengabdian Masyarakat: Mengasah Sikap Kepemimpinan Melalui Diskusi dan Refleksi\",\"datePublished\":\"2019-07-10T08:45:13+00:00\",\"dateModified\":\"2022-09-30T08:26:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\\\/\"},\"wordCount\":752,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/mcm\\\/2019\\\/07\\\/20190330_110407-5d25a3e4618fd.jpg\",\"keywords\":[\"FIKOM\",\"komunikasi\",\"pengabdian masyarakat\",\"strategi\",\"Universitas Ciputra\"],\"articleSection\":[\"Achievements\",\"Banner\",\"Latest News\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\\\/\",\"name\":\"Seri Pengabdian Masyarakat: Mengasah Sikap Kepemimpinan Melalui Diskusi dan Refleksi - Universitas Ciputra\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/mcm\\\/2019\\\/07\\\/20190330_110407-5d25a3e4618fd.jpg\",\"datePublished\":\"2019-07-10T08:45:13+00:00\",\"dateModified\":\"2022-09-30T08:26:20+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/da325f24ac3a3eda247e3c5f80e2e5ec\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/mcm\\\/2019\\\/07\\\/20190330_110407-5d25a3e4618fd.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/mcm\\\/2019\\\/07\\\/20190330_110407-5d25a3e4618fd.jpg\",\"width\":425,\"height\":319},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Seri Pengabdian Masyarakat: Mengasah Sikap Kepemimpinan Melalui Diskusi dan Refleksi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/\",\"name\":\"Universitas Ciputra\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/da325f24ac3a3eda247e3c5f80e2e5ec\",\"name\":\"Gabriela Swastika\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/6b03edf7d3db51d89227cb8bf1fc214f4b0c1a98372e0e1cee65ff467f9b31be?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/6b03edf7d3db51d89227cb8bf1fc214f4b0c1a98372e0e1cee65ff467f9b31be?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/6b03edf7d3db51d89227cb8bf1fc214f4b0c1a98372e0e1cee65ff467f9b31be?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Gabriela Swastika\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fikom\\\/author\\\/gabriela-swastikaciputra-ac-id\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Seri Pengabdian Masyarakat: Mengasah Sikap Kepemimpinan Melalui Diskusi dan Refleksi - Universitas Ciputra","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Seri Pengabdian Masyarakat: Mengasah Sikap Kepemimpinan Melalui Diskusi dan Refleksi - Universitas Ciputra","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\/","og_site_name":"Universitas Ciputra","article_published_time":"2019-07-10T08:45:13+00:00","article_modified_time":"2022-09-30T08:26:20+00:00","og_image":[{"width":425,"height":319,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/mcm\/2019\/07\/20190330_110407-5d25a3e4618fd.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Gabriela Swastika","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Gabriela Swastika","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\/"},"author":{"name":"Gabriela Swastika","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/#\/schema\/person\/da325f24ac3a3eda247e3c5f80e2e5ec"},"headline":"Seri Pengabdian Masyarakat: Mengasah Sikap Kepemimpinan Melalui Diskusi dan Refleksi","datePublished":"2019-07-10T08:45:13+00:00","dateModified":"2022-09-30T08:26:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\/"},"wordCount":752,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/mcm\/2019\/07\/20190330_110407-5d25a3e4618fd.jpg","keywords":["FIKOM","komunikasi","pengabdian masyarakat","strategi","Universitas Ciputra"],"articleSection":["Achievements","Banner","Latest News"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\/","name":"Seri Pengabdian Masyarakat: Mengasah Sikap Kepemimpinan Melalui Diskusi dan Refleksi - Universitas Ciputra","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/mcm\/2019\/07\/20190330_110407-5d25a3e4618fd.jpg","datePublished":"2019-07-10T08:45:13+00:00","dateModified":"2022-09-30T08:26:20+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/#\/schema\/person\/da325f24ac3a3eda247e3c5f80e2e5ec"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/mcm\/2019\/07\/20190330_110407-5d25a3e4618fd.jpg","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/mcm\/2019\/07\/20190330_110407-5d25a3e4618fd.jpg","width":425,"height":319},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/seri-pengabdian-masyarakat-mengasah-sikap-kepemimpinan-melalui-diskusi-dan-refleksi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Seri Pengabdian Masyarakat: Mengasah Sikap Kepemimpinan Melalui Diskusi dan Refleksi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/","name":"Universitas Ciputra","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/#\/schema\/person\/da325f24ac3a3eda247e3c5f80e2e5ec","name":"Gabriela Swastika","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b03edf7d3db51d89227cb8bf1fc214f4b0c1a98372e0e1cee65ff467f9b31be?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b03edf7d3db51d89227cb8bf1fc214f4b0c1a98372e0e1cee65ff467f9b31be?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b03edf7d3db51d89227cb8bf1fc214f4b0c1a98372e0e1cee65ff467f9b31be?s=96&d=mm&r=g","caption":"Gabriela Swastika"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/author\/gabriela-swastikaciputra-ac-id\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/956","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=956"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/956\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1032,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/956\/revisions\/1032"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/media\/959"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=956"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=956"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fikom\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=956"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}