{"id":2335,"date":"2024-01-26T11:37:44","date_gmt":"2024-01-26T04:37:44","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/?p=2335"},"modified":"2024-02-02T01:38:55","modified_gmt":"2024-02-01T18:38:55","slug":"etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\/","title":{"rendered":"Etika Medis: Fondasi Moral dalam Praktik Kedokteran"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-2336\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2024\/02\/Etika-Medis-Fondasi-Moral-dalam-Praktik-Kedokteran.jpg\" alt=\"Etika Medis: Fondasi Moral dalam Praktik Kedokteran\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2024\/02\/Etika-Medis-Fondasi-Moral-dalam-Praktik-Kedokteran.jpg 800w, https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2024\/02\/Etika-Medis-Fondasi-Moral-dalam-Praktik-Kedokteran-300x200.jpg 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2024\/02\/Etika-Medis-Fondasi-Moral-dalam-Praktik-Kedokteran-200x133.jpg 200w, https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2024\/02\/Etika-Medis-Fondasi-Moral-dalam-Praktik-Kedokteran-100x67.jpg 100w, https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2024\/02\/Etika-Medis-Fondasi-Moral-dalam-Praktik-Kedokteran-75x50.jpg 75w, https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2024\/02\/Etika-Medis-Fondasi-Moral-dalam-Praktik-Kedokteran-50x33.jpg 50w, https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2024\/02\/Etika-Medis-Fondasi-Moral-dalam-Praktik-Kedokteran-400x267.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p>Etika medis memegang peranan kunci dalam menuntun praktik kedokteran dan memastikan bahwa pelayanan kesehatan diselenggarakan dengan prinsip-prinsip moral yang tinggi. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi esensi etika medis dan bagaimana hal ini membentuk pandangan dan tindakan di dunia kedokteran.<\/p>\n<h4><strong>Prinsip-prinsip Etika Medis<\/strong><\/h4>\n<ol>\n<li><strong>Prinsip Otonomi:<\/strong> Prinsip ini menekankan hak pasien untuk membuat keputusan mengenai perawatan medis mereka sendiri. Dokter berkewajiban memberikan informasi yang cukup agar pasien dapat membuat keputusan yang informasi dan berdasar pengetahuan.<\/li>\n<li><strong>Prinsip Beneficence (Berbuat Baik):<\/strong> Dokter bertanggung jawab untuk bertindak demi kebaikan pasien dan memastikan bahwa tindakan yang diambil bermanfaat dan mengoptimalkan kesehatan pasien.<\/li>\n<li><strong>Prinsip Non-Maleficence (Tidak Merugikan):<\/strong> Menjamin bahwa tindakan medis yang diambil tidak menyebabkan kerugian atau cedera yang tidak perlu kepada pasien. Ini berkaitan erat dengan konsep &#8220;primum non nocere&#8221; atau &#8220;terutama, jangan merugikan.&#8221;<\/li>\n<\/ol>\n<h4><strong>Tanggung Jawab Etika dalam Keputusan Medis<\/strong><\/h4>\n<ol>\n<li><strong>Keputusan Akhir Pasien:<\/strong> Etika medis menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai perawatan medis harus didasarkan pada kehendak pasien. Dokter memiliki tanggung jawab untuk menghormati keputusan pasien, terlepas dari apakah dokter setuju atau tidak.<\/li>\n<li><strong>Transparansi dan Komunikasi Terbuka:<\/strong> Komunikasi terbuka dan jujur merupakan prinsip etika medis. Dokter harus menyampaikan informasi dengan jelas kepada pasien, termasuk risiko dan manfaat dari suatu tindakan medis.<\/li>\n<\/ol>\n<h4><strong>Etika dalam Penelitian Kedokteran<\/strong><\/h4>\n<ol>\n<li><strong>Perlindungan Subjek Penelitian:<\/strong> Etika medis mengharuskan perlindungan yang cermat terhadap hak dan kesejahteraan subjek penelitian. Ini mencakup mendapatkan persetujuan informir dan memastikan kerahasiaan data.<\/li>\n<li><strong>Pentingnya Peer Review:<\/strong> Penelitian medis harus melalui proses peer review yang ketat untuk memastikan keakuratan dan keandalan hasil penelitian. Ini merupakan wujud tanggung jawab etika dalam menyediakan informasi yang dapat dipercaya.<\/li>\n<\/ol>\n<h4><strong>Dilema Etika dalam Kedokteran<\/strong><\/h4>\n<ol>\n<li><strong>Hak Pasien vs. Tanggung Jawab Dokter:<\/strong> Terkadang, keputusan pasien dapat bertentangan dengan pandangan dokter mengenai perawatan yang paling tepat. Ini dapat menimbulkan dilema etika yang harus diselesaikan dengan hati-hati.<\/li>\n<li><strong>Rantai Etika dalam Pengambilan Keputusan Keluarga:<\/strong> Dalam keadaan di mana pasien tidak dapat membuat keputusan sendiri, keluarga atau wali memiliki tanggung jawab etika dalam mengambil keputusan yang terbaik untuk pasien.<\/li>\n<\/ol>\n<h4><strong>Perkembangan Etika Medis Modern<\/strong><\/h4>\n<ol>\n<li><strong>Pentingnya Inklusivitas:<\/strong> Etika medis modern menekankan inklusivitas, menghormati keberagaman budaya dan nilai-nilai dalam praktik kesehatan. Dokter diharapkan untuk memahami dan menghargai latar belakang serta keyakinan pasien.<\/li>\n<li><strong>Teknologi dan Etika:<\/strong> Perkembangan teknologi medis, seperti telemedicine dan kecerdasan buatan, menimbulkan pertanyaan etika baru yang harus diatasi untuk memastikan keadilan dan keamanan dalam pelayanan kesehatan.<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Etika medis memegang peranan kunci dalam menuntun praktik kedokteran dan memastikan bahwa pelayanan kesehatan diselenggarakan dengan prinsip-prinsip moral yang tinggi. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi esensi etika medis dan bagaimana hal ini membentuk pandangan dan tindakan di dunia kedokteran. Prinsip-prinsip Etika Medis Prinsip Otonomi: Prinsip ini menekankan hak pasien untuk membuat keputusan mengenai perawatan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":2336,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-2335","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-latest-news"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Etika Medis: Fondasi Moral dalam Praktik Kedokteran - Universitas Ciputra<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Etika Medis: Fondasi Moral dalam Praktik Kedokteran - Universitas Ciputra\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Etika medis memegang peranan kunci dalam menuntun praktik kedokteran dan memastikan bahwa pelayanan kesehatan diselenggarakan dengan prinsip-prinsip moral yang tinggi. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi esensi etika medis dan bagaimana hal ini membentuk pandangan dan tindakan di dunia kedokteran. Prinsip-prinsip Etika Medis Prinsip Otonomi: Prinsip ini menekankan hak pasien untuk membuat keputusan mengenai perawatan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Universitas Ciputra\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-26T04:37:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-02-01T18:38:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2024\/02\/Etika-Medis-Fondasi-Moral-dalam-Praktik-Kedokteran.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"533\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"ardtech\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"ardtech\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"ardtech\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8698974234a0ad0e7b093de981cad946\"},\"headline\":\"Etika Medis: Fondasi Moral dalam Praktik Kedokteran\",\"datePublished\":\"2024-01-26T04:37:44+00:00\",\"dateModified\":\"2024-02-01T18:38:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\\\/\"},\"wordCount\":380,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/kedokteran\\\/2024\\\/02\\\/Etika-Medis-Fondasi-Moral-dalam-Praktik-Kedokteran.jpg\",\"articleSection\":[\"Latest News\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\\\/\",\"name\":\"Etika Medis: Fondasi Moral dalam Praktik Kedokteran - Universitas Ciputra\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/kedokteran\\\/2024\\\/02\\\/Etika-Medis-Fondasi-Moral-dalam-Praktik-Kedokteran.jpg\",\"datePublished\":\"2024-01-26T04:37:44+00:00\",\"dateModified\":\"2024-02-01T18:38:55+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8698974234a0ad0e7b093de981cad946\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/kedokteran\\\/2024\\\/02\\\/Etika-Medis-Fondasi-Moral-dalam-Praktik-Kedokteran.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/kedokteran\\\/2024\\\/02\\\/Etika-Medis-Fondasi-Moral-dalam-Praktik-Kedokteran.jpg\",\"width\":800,\"height\":533,\"caption\":\"Etika Medis: Fondasi Moral dalam Praktik Kedokteran\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Etika Medis: Fondasi Moral dalam Praktik Kedokteran\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/\",\"name\":\"Universitas Ciputra\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8698974234a0ad0e7b093de981cad946\",\"name\":\"ardtech\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"ardtech\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/author\\\/ardtech\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Etika Medis: Fondasi Moral dalam Praktik Kedokteran - Universitas Ciputra","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Etika Medis: Fondasi Moral dalam Praktik Kedokteran - Universitas Ciputra","og_description":"Etika medis memegang peranan kunci dalam menuntun praktik kedokteran dan memastikan bahwa pelayanan kesehatan diselenggarakan dengan prinsip-prinsip moral yang tinggi. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi esensi etika medis dan bagaimana hal ini membentuk pandangan dan tindakan di dunia kedokteran. Prinsip-prinsip Etika Medis Prinsip Otonomi: Prinsip ini menekankan hak pasien untuk membuat keputusan mengenai perawatan...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\/","og_site_name":"Universitas Ciputra","article_published_time":"2024-01-26T04:37:44+00:00","article_modified_time":"2024-02-01T18:38:55+00:00","og_image":[{"width":800,"height":533,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2024\/02\/Etika-Medis-Fondasi-Moral-dalam-Praktik-Kedokteran.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"ardtech","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"ardtech","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\/"},"author":{"name":"ardtech","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/#\/schema\/person\/8698974234a0ad0e7b093de981cad946"},"headline":"Etika Medis: Fondasi Moral dalam Praktik Kedokteran","datePublished":"2024-01-26T04:37:44+00:00","dateModified":"2024-02-01T18:38:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\/"},"wordCount":380,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2024\/02\/Etika-Medis-Fondasi-Moral-dalam-Praktik-Kedokteran.jpg","articleSection":["Latest News"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\/","name":"Etika Medis: Fondasi Moral dalam Praktik Kedokteran - Universitas Ciputra","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2024\/02\/Etika-Medis-Fondasi-Moral-dalam-Praktik-Kedokteran.jpg","datePublished":"2024-01-26T04:37:44+00:00","dateModified":"2024-02-01T18:38:55+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/#\/schema\/person\/8698974234a0ad0e7b093de981cad946"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2024\/02\/Etika-Medis-Fondasi-Moral-dalam-Praktik-Kedokteran.jpg","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2024\/02\/Etika-Medis-Fondasi-Moral-dalam-Praktik-Kedokteran.jpg","width":800,"height":533,"caption":"Etika Medis: Fondasi Moral dalam Praktik Kedokteran"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-medis-fondasi-moral-dalam-praktik-kedokteran\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Etika Medis: Fondasi Moral dalam Praktik Kedokteran"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/","name":"Universitas Ciputra","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/#\/schema\/person\/8698974234a0ad0e7b093de981cad946","name":"ardtech","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g","caption":"ardtech"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/author\/ardtech\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2335","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2335"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2335\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2338,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2335\/revisions\/2338"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2336"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2335"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2335"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2335"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}