{"id":3808,"date":"2025-07-22T14:20:08","date_gmt":"2025-07-22T07:20:08","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/?p=3808"},"modified":"2025-08-06T14:21:01","modified_gmt":"2025-08-06T07:21:01","slug":"etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\/","title":{"rendered":"Etika Profesi Kedokteran: Bukan Sekadar Ilmu, Tapi Soal Hati Nurani"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-3809\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2025\/08\/Etika-Profesi-Kedokteran-Bukan-Sekadar-Ilmu-Tapi-Soal-Hati-Nurani.jpg\" alt=\"Etika Profesi Kedokteran\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2025\/08\/Etika-Profesi-Kedokteran-Bukan-Sekadar-Ilmu-Tapi-Soal-Hati-Nurani.jpg 800w, https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2025\/08\/Etika-Profesi-Kedokteran-Bukan-Sekadar-Ilmu-Tapi-Soal-Hati-Nurani-300x200.jpg 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2025\/08\/Etika-Profesi-Kedokteran-Bukan-Sekadar-Ilmu-Tapi-Soal-Hati-Nurani-200x133.jpg 200w, https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2025\/08\/Etika-Profesi-Kedokteran-Bukan-Sekadar-Ilmu-Tapi-Soal-Hati-Nurani-100x67.jpg 100w, https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2025\/08\/Etika-Profesi-Kedokteran-Bukan-Sekadar-Ilmu-Tapi-Soal-Hati-Nurani-75x50.jpg 75w, https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2025\/08\/Etika-Profesi-Kedokteran-Bukan-Sekadar-Ilmu-Tapi-Soal-Hati-Nurani-50x33.jpg 50w, https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2025\/08\/Etika-Profesi-Kedokteran-Bukan-Sekadar-Ilmu-Tapi-Soal-Hati-Nurani-400x267.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p data-start=\"287\" data-end=\"587\">Kalau ngomongin soal profesi dokter, pasti yang langsung terbayang di pikiran kita adalah orang berseragam putih, sigap menangani pasien, dan punya ilmu medis yang luar biasa. Tapi, di balik semua itu, ada satu hal penting yang jadi fondasi utama dalam dunia kedokteran: etika profesi kedokteran.<\/p>\n<p data-start=\"589\" data-end=\"873\">Buat kamu yang tertarik masuk fakultas kedokteran atau mungkin sedang menjalaninya, penting banget untuk paham bahwa jadi dokter itu nggak cuma soal pintar ngapal anatomi atau jago suntik. Ada tanggung jawab moral dan etik yang nempel kuat banget di setiap langkah praktik kedokteran.<\/p>\n<h3 data-start=\"880\" data-end=\"917\"><strong>Pengertian<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"919\" data-end=\"1262\">Etika profesi kedokteran adalah seperangkat nilai, prinsip, dan aturan moral yang mengatur bagaimana seorang dokter bersikap dan bertindak dalam menjalankan tugasnya. Intinya, ini bukan sekadar \u201caturan main\u201d dari organisasi profesi, tapi juga soal bagaimana menjaga martabat profesi dokter dan, yang paling utama, hak serta keselamatan pasien.<\/p>\n<p data-start=\"1264\" data-end=\"1500\">Etika ini jadi semacam kompas moral. Bayangin aja, ilmu kedokteran itu powerful banget. Tanpa etika, bisa bahaya. Oleh karena itu, etika profesi hadir untuk memastikan bahwa kekuatan itu digunakan secara bertanggung jawab dan manusiawi.<\/p>\n<h3 data-start=\"1507\" data-end=\"1567\"><strong>Kenapa Etika Profesi Penting Banget di Dunia Kedokteran?<\/strong><\/h3>\n<ol data-start=\"1569\" data-end=\"2493\">\n<li data-start=\"1569\" data-end=\"1822\">\n<p data-start=\"1572\" data-end=\"1822\"><strong data-start=\"1572\" data-end=\"1602\">Menjaga Kepercayaan Pasien<\/strong><br data-start=\"1602\" data-end=\"1605\" \/>Pasien itu datang ke dokter dengan harapan, bahkan kadang dalam kondisi paling rentan dalam hidupnya. Kalau nggak ada etika profesi, hubungan dokter-pasien bisa rusak. Etika menjaga agar kepercayaan itu tetap utuh.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1824\" data-end=\"2043\">\n<p data-start=\"1827\" data-end=\"2043\"><strong data-start=\"1827\" data-end=\"1852\">Melindungi Hak Pasien<\/strong><br data-start=\"1852\" data-end=\"1855\" \/>Pasien punya hak untuk tahu kondisi kesehatannya, berhak menolak pengobatan tertentu, dan berhak diperlakukan dengan hormat. Etika profesi kedokteran memastikan semua hak ini dihormati.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"2045\" data-end=\"2269\">\n<p data-start=\"2048\" data-end=\"2269\"><strong data-start=\"2048\" data-end=\"2087\">Menghindari Penyalahgunaan Wewenang<\/strong><br data-start=\"2087\" data-end=\"2090\" \/>Dokter punya posisi yang cukup \u201ckuat\u201d dalam hubungan profesional dengan pasien. Nah, di sinilah pentingnya etika: biar posisi itu nggak disalahgunakan untuk keuntungan pribadi.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"2271\" data-end=\"2493\">\n<p data-start=\"2274\" data-end=\"2493\"><strong data-start=\"2274\" data-end=\"2315\">Menjaga Reputasi dan Martabat Profesi<\/strong><br data-start=\"2315\" data-end=\"2318\" \/>Satu dokter yang melanggar etika bisa bikin nama baik satu profesi tercoreng. Etika membantu menjaga standar profesionalisme agar profesi dokter tetap dihormati masyarakat.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3 data-start=\"2500\" data-end=\"2568\"><strong>Contoh-Contoh Etika Profesi Kedokteran yang Harus Dipegang Teguh<\/strong><\/h3>\n<ul data-start=\"2570\" data-end=\"3250\">\n<li data-start=\"2570\" data-end=\"2754\">\n<p data-start=\"2572\" data-end=\"2754\"><strong data-start=\"2572\" data-end=\"2612\">Kerahasiaan pasien (confidentiality)<\/strong><br data-start=\"2612\" data-end=\"2615\" \/>Data dan cerita pasien bukan konsumsi publik. Seorang dokter wajib menjaga kerahasiaan, kecuali dalam kondisi tertentu yang diatur hukum.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"2756\" data-end=\"2927\">\n<p data-start=\"2758\" data-end=\"2927\"><strong data-start=\"2758\" data-end=\"2778\">Informed consent<\/strong><br data-start=\"2778\" data-end=\"2781\" \/>Setiap tindakan medis harus dilakukan dengan persetujuan sadar dari pasien. Dokter wajib menjelaskan risiko, manfaat, dan alternatif pengobatan.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"2929\" data-end=\"3065\">\n<p data-start=\"2931\" data-end=\"3065\"><strong data-start=\"2931\" data-end=\"2954\">Tidak diskriminatif<\/strong><br data-start=\"2954\" data-end=\"2957\" \/>Dokter harus melayani semua pasien tanpa memandang ras, agama, status ekonomi, atau latar belakang apapun.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3067\" data-end=\"3250\">\n<p data-start=\"3069\" data-end=\"3250\"><strong data-start=\"3069\" data-end=\"3104\">Mengutamakan keselamatan pasien<\/strong><br data-start=\"3104\" data-end=\"3107\" \/>Dalam kondisi apapun, pasien harus jadi prioritas. Misalnya, nggak boleh melakukan prosedur yang tidak perlu hanya demi keuntungan finansial.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h3 data-start=\"3257\" data-end=\"3308\"><strong>Etika Profesi Kedokteran di Fakultas Kedokteran<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"3310\" data-end=\"3569\">Nah, buat kamu yang lagi kuliah di fakultas kedokteran, biasanya etika ini sudah diajarkan sejak tahun-tahun awal perkuliahan. Bukan cuma lewat teori, tapi juga lewat praktik di lab, rumah sakit pendidikan, bahkan dalam interaksi antarmahasiswa dan dosen.<\/p>\n<p data-start=\"3571\" data-end=\"3830\">Kurikulum kedokteran di Indonesia sendiri sudah mewajibkan mahasiswa untuk memahami etika profesi kedokteran sebelum terjun ke dunia klinis. Bahkan, pelanggaran etika bisa berdampak serius\u2014bukan cuma di kampus, tapi juga di masa depan karier kedokteranmu.<\/p>\n<p data-start=\"3571\" data-end=\"3830\">baca juga: <a href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/metode-pembelajaran-kedokteran-modern-menyiapkan-dokter-masa-depan-yang-adaptif-dan-kompeten\/\">Metode Pembelajaran Kedokteran Modern: Menyiapkan Dokter Masa Depan yang Adaptif dan Kompeten<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalau ngomongin soal profesi dokter, pasti yang langsung terbayang di pikiran kita adalah orang berseragam putih, sigap menangani pasien, dan punya ilmu medis yang luar biasa. Tapi, di balik semua itu, ada satu hal penting yang jadi fondasi utama dalam dunia kedokteran: etika profesi kedokteran. Buat kamu yang tertarik masuk fakultas kedokteran atau mungkin sedang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":3810,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-3808","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-latest-news"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Etika Profesi Kedokteran: Bukan Sekadar Ilmu<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Etika profesi kedokteran adalah seperangkat nilai, prinsip, dan aturan moral yang mengatur bagaimana seorang dokter bersikap dan bertindak\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Etika Profesi Kedokteran: Bukan Sekadar Ilmu\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Etika profesi kedokteran adalah seperangkat nilai, prinsip, dan aturan moral yang mengatur bagaimana seorang dokter bersikap dan bertindak\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Universitas Ciputra\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-22T07:20:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-06T07:21:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2025\/08\/Etika-Profesi-Kedokteran-Bukan-Sekadar-Ilmu-Tapi-Soal-Hati-Nurani.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"300\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"ardtech\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"ardtech\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"ardtech\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8698974234a0ad0e7b093de981cad946\"},\"headline\":\"Etika Profesi Kedokteran: Bukan Sekadar Ilmu, Tapi Soal Hati Nurani\",\"datePublished\":\"2025-07-22T07:20:08+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-06T07:21:01+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\\\/\"},\"wordCount\":484,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/kedokteran\\\/2025\\\/08\\\/Etika-Profesi-Kedokteran-Bukan-Sekadar-Ilmu-Tapi-Soal-Hati-Nurani.jpg\",\"articleSection\":[\"Latest News\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\\\/\",\"name\":\"Etika Profesi Kedokteran: Bukan Sekadar Ilmu\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/kedokteran\\\/2025\\\/08\\\/Etika-Profesi-Kedokteran-Bukan-Sekadar-Ilmu-Tapi-Soal-Hati-Nurani.jpg\",\"datePublished\":\"2025-07-22T07:20:08+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-06T07:21:01+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8698974234a0ad0e7b093de981cad946\"},\"description\":\"Etika profesi kedokteran adalah seperangkat nilai, prinsip, dan aturan moral yang mengatur bagaimana seorang dokter bersikap dan bertindak\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/kedokteran\\\/2025\\\/08\\\/Etika-Profesi-Kedokteran-Bukan-Sekadar-Ilmu-Tapi-Soal-Hati-Nurani.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/kedokteran\\\/2025\\\/08\\\/Etika-Profesi-Kedokteran-Bukan-Sekadar-Ilmu-Tapi-Soal-Hati-Nurani.jpg\",\"width\":300,\"height\":200},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Etika Profesi Kedokteran: Bukan Sekadar Ilmu, Tapi Soal Hati Nurani\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/\",\"name\":\"Universitas Ciputra\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8698974234a0ad0e7b093de981cad946\",\"name\":\"ardtech\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"ardtech\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/fk\\\/author\\\/ardtech\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Etika Profesi Kedokteran: Bukan Sekadar Ilmu","description":"Etika profesi kedokteran adalah seperangkat nilai, prinsip, dan aturan moral yang mengatur bagaimana seorang dokter bersikap dan bertindak","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Etika Profesi Kedokteran: Bukan Sekadar Ilmu","og_description":"Etika profesi kedokteran adalah seperangkat nilai, prinsip, dan aturan moral yang mengatur bagaimana seorang dokter bersikap dan bertindak","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\/","og_site_name":"Universitas Ciputra","article_published_time":"2025-07-22T07:20:08+00:00","article_modified_time":"2025-08-06T07:21:01+00:00","og_image":[{"width":300,"height":200,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2025\/08\/Etika-Profesi-Kedokteran-Bukan-Sekadar-Ilmu-Tapi-Soal-Hati-Nurani.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"ardtech","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"ardtech","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\/"},"author":{"name":"ardtech","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/#\/schema\/person\/8698974234a0ad0e7b093de981cad946"},"headline":"Etika Profesi Kedokteran: Bukan Sekadar Ilmu, Tapi Soal Hati Nurani","datePublished":"2025-07-22T07:20:08+00:00","dateModified":"2025-08-06T07:21:01+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\/"},"wordCount":484,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2025\/08\/Etika-Profesi-Kedokteran-Bukan-Sekadar-Ilmu-Tapi-Soal-Hati-Nurani.jpg","articleSection":["Latest News"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\/","name":"Etika Profesi Kedokteran: Bukan Sekadar Ilmu","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2025\/08\/Etika-Profesi-Kedokteran-Bukan-Sekadar-Ilmu-Tapi-Soal-Hati-Nurani.jpg","datePublished":"2025-07-22T07:20:08+00:00","dateModified":"2025-08-06T07:21:01+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/#\/schema\/person\/8698974234a0ad0e7b093de981cad946"},"description":"Etika profesi kedokteran adalah seperangkat nilai, prinsip, dan aturan moral yang mengatur bagaimana seorang dokter bersikap dan bertindak","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2025\/08\/Etika-Profesi-Kedokteran-Bukan-Sekadar-Ilmu-Tapi-Soal-Hati-Nurani.jpg","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/kedokteran\/2025\/08\/Etika-Profesi-Kedokteran-Bukan-Sekadar-Ilmu-Tapi-Soal-Hati-Nurani.jpg","width":300,"height":200},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/etika-profesi-kedokteran-bukan-sekadar-ilmu-tapi-soal-hati-nurani\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Etika Profesi Kedokteran: Bukan Sekadar Ilmu, Tapi Soal Hati Nurani"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/","name":"Universitas Ciputra","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/#\/schema\/person\/8698974234a0ad0e7b093de981cad946","name":"ardtech","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/777d8f1135a5f87904da88c788eb66994b255320bdea4dadd595c846af3eb794?s=96&d=mm&r=g","caption":"ardtech"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/author\/ardtech\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3808","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3808"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3808\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3811,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3808\/revisions\/3811"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3810"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3808"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3808"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/fk\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3808"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}