{"id":1568,"date":"2015-03-12T03:03:54","date_gmt":"2015-03-12T03:03:54","guid":{"rendered":"http:\/\/ihtb.uc.ac.id\/?p=1568"},"modified":"2015-03-10T08:46:23","modified_gmt":"2015-03-10T08:46:23","slug":"wisata-kampung-surabaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wisata-kampung-surabaya\/","title":{"rendered":"Wisata Kampung Surabaya"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_1569\" aria-describedby=\"caption-attachment-1569\" style=\"width: 800px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a ref=\"magnificPopup\" href=\"http:\/\/ihtb.uc.ac.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/DSC05934.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1569\" src=\"http:\/\/ihtb.uc.ac.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/DSC05934.jpg\" alt=\"IHTB UC saat berkunjung ke Kampung Arab \" width=\"800\" height=\"531\" srcset=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/DSC05934.jpg 800w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/DSC05934-300x199.jpg 300w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/DSC05934-640x424.jpg 640w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-1569\" class=\"wp-caption-text\">IHTB UC saat berkunjung ke Kampung Arab<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Surabaya merupakan kota multikultur yang masih memiliki kampung &#8211; kampung yang kental dengan budaya dari daerah tertentu.<\/p>\n<p><strong>1. Kampung Arab<\/strong><br \/>\nDari namanya, tentu saja sudah tergambar bahwa sebagian besar penduduk di kampung itu adalah warga keturunan Arab atau keturunan Timur Tengah. Namun, di samping itu ada juga warga pribumi yang tinggal di perkampungan itu. Kampung Arab terletak sekitar sepuluh km dari pusat kota Surabaya, tepatnya dikawasan Ampel, Surabaya Utara.<br \/>\nWarga Arab yang tinggal di daerah ini umumnya bekerja sebagai pedagang, berjualan aneka macam barang seperti pakaian, minyak wangi, peralatan ibadah hingga buah kurma.<br \/>\nDalam hal makanan, nasi kebuli berupa campuran rempah dan daging kambing yang dimasak bersamaan masih tetap disantap dan menjadi makanan spesial dan khas dari daerah ini. Unik memang, di Surabaya yang modern ini tampaknya kita masih dapat menemukan tradisi leluhur yang begitu kental.<\/p>\n<p><strong>2. Kampung Pecinan<\/strong><br \/>\nBanyak orang mengira bahwa area Pecinan Surabaya hanya berkutat di sekitar Jalan Bibis, Jalan Cokelat, Jalan Karet dan seputar kawasa Kembang Jepun. Padahal sebenarnya kawasan Pecinan meluas seantero Surabaya, misalnya hingga daerah Kapasan.<br \/>\nKeberadaan Kampung Cina ditandai dengan adanya kelenteng. Kelenteng yang sangat terkenal salah satunya adalah kelenteng Sanggar Agung. Kelenteng ini memiliki lokasi yang strategis yaitu di Pantai Ria Kenjeran. Satu hal yang menarik adalah warisan budaya leluhur masih erat dipertahankan di daerah ini. Pertunjukan wayang orang dan barongsai masih rutin diadakan untuk memperingati hari lahir Kong Fu Zi. Arsitektur Pecinan dulu juga masih dapat kita rasakan hingga saat ini.<\/p>\n<figure id=\"attachment_1570\" aria-describedby=\"caption-attachment-1570\" style=\"width: 531px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a ref=\"magnificPopup\" href=\"http:\/\/ihtb.uc.ac.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/DSC05948.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1570 size-full\" src=\"http:\/\/ihtb.uc.ac.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/DSC05948.jpg\" alt=\"DSC05948\" width=\"531\" height=\"800\" srcset=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/DSC05948.jpg 531w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/DSC05948-199x300.jpg 199w\" sizes=\"auto, (max-width: 531px) 100vw, 531px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-1570\" class=\"wp-caption-text\">Salah satu sudut Pecinan<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>3. Kampung Bubutan<\/strong><br \/>\nSesuai dengan namanya, kampung ini terletak di Bubutan dekat dengan BG Junction. Nama Bubutan sendiri muncul akibat banyak warga di sana yang mengembangkan usaha mesin bubut (mesin kikis) sedangkan ada pula versi lain yang menyebutkan jika Bubutan berasal dari kata Butotan yang berarti pintu gerbang tanpa sekat.<br \/>\nPotensi wisata yang dapat digali dari kampung Bubutan ini adalah bangunan rumah tinggal bergaya khas arsitektur masa kolonial baik Belanda, Arab maupun Tionghoa. Ciri &#8211; ciri rumah di daerah ini kebanyakan berupa bangunan tinggi dengan pilar &#8211; pilar di bagian muka dan juga kusen jendela serta pintu yang cukup tinggi menempel di tembok tebal. Beberapa bangunan masih sangat original dan kokoh. Bahkan, usia bangunannya ada yang sudah mencapai satu abad.<\/p>\n<p><strong>4. Kampung Anggrek<\/strong><br \/>\nLokasi kampung ini berada di tengah kepadatan kota, ruko dan lalu lintas jalan raya. Begitu memasuki kampung ini suasananya langsung berbeda. Nuansa hijau dan tenang dari kampung ini memberikan atmosfer yang berbeda. Daerah ini disebut kampung anggrek karena setiap rumah di daerah tersebut memiliki penangkaran anggrek dan melakukan budidaya secara intensif.<br \/>\nWarga di kampung ini, khususnya para ibu &#8211; ibu juga aktif melakukan daur ulang. Salah satu contohnya adalah tas tangan hasil daur ulang dari bungkus pewangi pakaian. Keistimewaan Kampung Anggrek lainnya adalah adanya pemisahan antara sampah kering dan basah yang menggunakan metode takakura.<\/p>\n<p><strong>5. Kampung Jajanan<\/strong><br \/>\nKampung Jajanan, yang terbayang pastilah sebuah pemukiman dengan banyak jajanan di sekitar yang menggoda. Gambaran itu memang benar, hanya saja Kampung Jajanan ini sedikit berbeda. Dini hari saat kebanyakan dari kita masih terlelap, warga di sekitar tempat ini mulai bekerja mencari nafkah dengan berjualan jajanan pasar.<br \/>\nKeputran Panjungan gang 33 no. 66, tempat inilah yang menjadi pusat Kampung Jajanan. Unik karena semua rumah di gang ini memiliki nomor yang sama yaitu 66. Tidak ada yang tahu pasti sejak kapan warga di daerah ini menjual jajanan pasar, namun anda jangan melewatkan kesempatan untuk menikmati lezatnya kuliner tradisional dari kampung ini.<\/p>\n<figure id=\"attachment_1572\" aria-describedby=\"caption-attachment-1572\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignright\"><a ref=\"magnificPopup\" href=\"http:\/\/ihtb.uc.ac.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Kampung-Wisata-Jambangan-Surabaya.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1572 size-medium\" src=\"http:\/\/ihtb.uc.ac.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Kampung-Wisata-Jambangan-Surabaya-300x147.jpg\" alt=\"Foto : phinemo.com\" width=\"300\" height=\"147\" srcset=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Kampung-Wisata-Jambangan-Surabaya-300x147.jpg 300w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Kampung-Wisata-Jambangan-Surabaya.jpg 640w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-1572\" class=\"wp-caption-text\">Foto : phinemo.com<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>6.Kampung Made<\/strong><br \/>\nKampung ini merupakan hasil penyatuan dari beberapa dukuh seperti Watulawang, Ngemplak dan Made. Lokasi kampung ini terletak sekitar 800m dari Ciputra Waterpark. Bangunan rumah penduduknya kebanyakan bergaya arsitektur Jawa dengan sentuhan adat Bali. Karena itu kampung ini disebut sebagai Kampung Balinya Surabaya.<br \/>\nAsal usul nama Made ini muncul untuk menghormati jasa pejuang revolusi I Made Suganda yang pernah tinggal di daerah tersebut.Beliau digambarkan sebagai sosok yang mampu menata daerah Made yang gersang menjadi hijau subur. Selain itu Wak Made, begitu biasanya beliau dipanggil juga berhasil mendorong masyarakat hidup rukun.<br \/>\nKampung ini mungkin dinilai mengandung unsur Bali yang sangat kental dan melekat, namun sebenarnya kebanyakan warga Made justru memluk agama Islam. Punden Singojoyo yang terletak di kampung ini menjadi salah satu bukti nyata keharmonisan antar umat beragama. Oleh karena itulah kita seharusnya patut berbangga dengan kampung ini karena masih dapat mewujudkan dan mempertahankan tradisi serta tenggang rasa yang baik hingga saat ini.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Surabaya merupakan kota multikultur yang masih memiliki kampung &#8211; kampung yang kental dengan budaya dari daerah tertentu. 1. Kampung Arab Dari namanya, tentu saja sudah tergambar bahwa sebagian besar penduduk di kampung itu adalah warga keturunan Arab atau keturunan Timur Tengah. Namun, di samping itu ada juga warga pribumi yang tinggal di perkampungan itu. Kampung&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1569,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[49],"tags":[],"class_list":["post-1568","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-surabaya"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Wisata Kampung Surabaya  - Hotel &amp; Tourism Business Creative &amp; Digital Tourism<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wisata-kampung-surabaya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Wisata Kampung Surabaya  - Hotel &amp; Tourism Business Creative &amp; Digital Tourism\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Surabaya merupakan kota multikultur yang masih memiliki kampung &#8211; kampung yang kental dengan budaya dari daerah tertentu. 1. Kampung Arab Dari namanya, tentu saja sudah tergambar bahwa sebagian besar penduduk di kampung itu adalah warga keturunan Arab atau keturunan Timur Tengah. Namun, di samping itu ada juga warga pribumi yang tinggal di perkampungan itu. Kampung...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wisata-kampung-surabaya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hotel &amp; Tourism Business Creative &amp; Digital Tourism\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-03-12T03:03:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/DSC05934.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"531\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin uc\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin uc\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/htb\\\/wisata-kampung-surabaya\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/htb\\\/wisata-kampung-surabaya\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin uc\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/htb\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/dde5afced6bb57902b18dfb1e324af60\"},\"headline\":\"Wisata Kampung Surabaya\",\"datePublished\":\"2015-03-12T03:03:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/htb\\\/wisata-kampung-surabaya\\\/\"},\"wordCount\":743,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/htb\\\/wisata-kampung-surabaya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/htb\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2015\\\/03\\\/DSC05934.jpg\",\"articleSection\":[\"Info Surabaya\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/htb\\\/wisata-kampung-surabaya\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/htb\\\/wisata-kampung-surabaya\\\/\",\"name\":\"Wisata Kampung Surabaya - Hotel &amp; Tourism Business Creative &amp; Digital Tourism\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/htb\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/htb\\\/wisata-kampung-surabaya\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/htb\\\/wisata-kampung-surabaya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/htb\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2015\\\/03\\\/DSC05934.jpg\",\"datePublished\":\"2015-03-12T03:03:54+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/htb\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/dde5afced6bb57902b18dfb1e324af60\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/htb\\\/wisata-kampung-surabaya\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/htb\\\/wisata-kampung-surabaya\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/htb\\\/wisata-kampung-surabaya\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/htb\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2015\\\/03\\\/DSC05934.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/htb\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2015\\\/03\\\/DSC05934.jpg\",\"width\":800,\"height\":531,\"caption\":\"IHTB UC saat berkunjung ke Kampung Arab\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/htb\\\/wisata-kampung-surabaya\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/htb\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Wisata Kampung Surabaya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/htb\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/htb\\\/\",\"name\":\"Hotel &amp; Tourism Business Creative &amp; Digital Tourism\",\"description\":\"Universitas Ciputra\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/htb\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/htb\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/dde5afced6bb57902b18dfb1e324af60\",\"name\":\"admin uc\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/204a3169b1fbf27a664365562d3af1338f08b3bfd88a389324ae2fe3c4ed3224?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/204a3169b1fbf27a664365562d3af1338f08b3bfd88a389324ae2fe3c4ed3224?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/204a3169b1fbf27a664365562d3af1338f08b3bfd88a389324ae2fe3c4ed3224?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin uc\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/htb\\\/author\\\/adminuc\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Wisata Kampung Surabaya  - Hotel &amp; Tourism Business Creative &amp; Digital Tourism","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wisata-kampung-surabaya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Wisata Kampung Surabaya  - Hotel &amp; Tourism Business Creative &amp; Digital Tourism","og_description":"Surabaya merupakan kota multikultur yang masih memiliki kampung &#8211; kampung yang kental dengan budaya dari daerah tertentu. 1. Kampung Arab Dari namanya, tentu saja sudah tergambar bahwa sebagian besar penduduk di kampung itu adalah warga keturunan Arab atau keturunan Timur Tengah. Namun, di samping itu ada juga warga pribumi yang tinggal di perkampungan itu. Kampung...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wisata-kampung-surabaya\/","og_site_name":"Hotel &amp; Tourism Business Creative &amp; Digital Tourism","article_published_time":"2015-03-12T03:03:54+00:00","og_image":[{"width":800,"height":531,"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/DSC05934.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin uc","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin uc","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wisata-kampung-surabaya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wisata-kampung-surabaya\/"},"author":{"name":"admin uc","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/#\/schema\/person\/dde5afced6bb57902b18dfb1e324af60"},"headline":"Wisata Kampung Surabaya","datePublished":"2015-03-12T03:03:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wisata-kampung-surabaya\/"},"wordCount":743,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wisata-kampung-surabaya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/DSC05934.jpg","articleSection":["Info Surabaya"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wisata-kampung-surabaya\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wisata-kampung-surabaya\/","name":"Wisata Kampung Surabaya - Hotel &amp; Tourism Business Creative &amp; Digital Tourism","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wisata-kampung-surabaya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wisata-kampung-surabaya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/DSC05934.jpg","datePublished":"2015-03-12T03:03:54+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/#\/schema\/person\/dde5afced6bb57902b18dfb1e324af60"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wisata-kampung-surabaya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wisata-kampung-surabaya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wisata-kampung-surabaya\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/DSC05934.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/DSC05934.jpg","width":800,"height":531,"caption":"IHTB UC saat berkunjung ke Kampung Arab"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wisata-kampung-surabaya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wisata Kampung Surabaya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/","name":"Hotel &amp; Tourism Business Creative &amp; Digital Tourism","description":"Universitas Ciputra","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/#\/schema\/person\/dde5afced6bb57902b18dfb1e324af60","name":"admin uc","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/204a3169b1fbf27a664365562d3af1338f08b3bfd88a389324ae2fe3c4ed3224?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/204a3169b1fbf27a664365562d3af1338f08b3bfd88a389324ae2fe3c4ed3224?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/204a3169b1fbf27a664365562d3af1338f08b3bfd88a389324ae2fe3c4ed3224?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin uc"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/author\/adminuc\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1568","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1568"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1568\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1569"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1568"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1568"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/htb\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1568"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}