Sumber:https://mili.id/baca-13538-uc-surabaya-deklarasi-sebagai-kampus-ai-friendly
UC Surabaya Deklarasi Sebagai Kampus AI Friendly
14 Oktober 2024
Surabaya – Universitas Ciputra (UC) Surabaya mendeklarasikan diri sebagai Kampus Artificial Intelligence (AI) Friendly.
Deklarasi ini dilakukan agar UC Surabaya tidak ketinggalan pesatnya perkembangan teknologi di era modern.
Proses deklarasi dilakukan lewat kegiatan kegiatan bertajuk “Level Up Your Skills with AI: Own the Future” di Dian Auditorium Lantai 7, UC Main Building, Senin (14/10/2024).
Rektor UC, Ir. Yohannes Somawiharja mengatakan, dengan mendeklarasikan diri sebagai Kampus AI Friendly, menurutnya hal ini sebagai suatu terobosan dalam dunia pendidikan.
“AI di tangan orang yang terampil akan menjadi alat yang sangat bermanfaat. Namun di tangan yang kurang mumpuni, AI hanya akan menjadi another good tool tanpa optimalisasi. Tidak hanya fasilitas yang kami persiapkan, tapi juga sumber daya manusia,” terang rektor.
Direktur AI and Technology Transformation UC, Dr. Trianggoro Wiradinata menyebut, hadirnya AI turut membuka peluang baru dalam cara belajar, bekerja, dan memecahkan masalah.
Saat ini, UC Surabaya berencana mencanangkan semua program studi (prodi) IT maupun non-IT terintegrasi dengan AI, setelah melakukan deklarasi Kampus AI Friendly tersebut.
“Jadi, dari program studi desain, mereka sudah mempersiapkan. Biasanya kalau para desainer, mereka ketika membuat logo itu membutuhkan waktu berhari-hari,” ujar Trianggoro.
“Tapi dengan bantuan generatif AI, saat ini bisa cepat sekali. Jadi kurang dari 1 jam, drafnya sudah jadi dan mereka langsung bisa tunjukkan kepada calon pelanggan,” tambahnya.
Ia menjelaskan, nantinya akan ada 7 generatif AI yang digunakan dalam proses pembelajaran, dan tiga generatif AI khusus untuk prodi-prodi tertentu.
Generatif AI tersebut di antaranya ChatGPT, Perplexity, Google Gemini, Scite.ai, Magic School, ResearchGate, Microsoft Co Pilot, hingga Midjourney.
“Nah, generatif AI tersebut dapat membantu mahasiswa dan dosen dalam proses perkuliahan,” paparnya.
Dalam deklarasi ini juga dihadirkan AI Talkshow dengan pembicara dari dunia industri.
“Tujuannya yaitu membuka wawasan masyarakat bahwa industri juga telah menggunakan AI secara luas. Jika kita tidak mumpuni dalam hal AI, lambat laun kita akan tergerus,” pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie

