KEMBANG JEPUN – Puluhan pemuda terlihat memegang buku gambar dan pensil, mereka mengamati bangunan di Kawasan Jalan Rajawali dan Kembang Jepun sembari mensketsa objek yang akan dituangkan di dalam buku gambar.
Mereka merupakakan mahasiswa Jurusan Arsitektur Universitas Ciputra (UC) Surabaya yang tengah mendapatkan materi kuliah basic drawing. Ada empat objek yang mereka sketsa, yakni Gedung Internatio, Gedung Gerutu, Hotel Arcadia, hingga Gapura Kya-kya Kembang Jepun.
Menurut dosen Arsitektur basic drawing, Freddy H. Istanto, puluhan mahasiswa semester saat itu mendapatkan materi menggambar di luar kampus. Mereka dibagi menjadi 15 orang per satu objek. “Ada empat tim yang kami sebar di empat titik di kawasan JMP (Jembatan Merah Plaza) dan Kembang Jepun,” ujar Freddy, Senin (27/11).
Ia menjelaskan tujuan menggambar di kawasan heritage itu untuk memberikan pemahaman bangunan cagar budaya di kawasan kota lama sekaligus melatih keterampilan mesketsa objek cagar budaya yang diwujudkan dalam bentuk visual.
“Sekaligus kemi berikan pemahaman bangunan cagar budaya dan kawasan kota tua. Karena sebagian besar para mahasiswa ini bermukim di kawasan Surabaya Barat, sedangkan kawasan kota lama atau Surabaya Utara kurang familiar,” terangnya (rmt/nur)

