Sumber: https://mili.id/baca-8981-bantu-dongkrak-penjualan-kelompok-usaha-uc-gelar-pelatihan-membuat-sajadah
Bantu Dongkrak Penjualan Kelompok Usaha, UC Gelar Pelatihan Membuat Sajadah
04 April 2024
Surabaya – Universitas Ciputra (UC) Surabaya menggelar pelatihan membuat sajadah anak kepada Kelompok Usaha Bungurasih Handmade, untuk menyambut momen Idul Fitri 1445 Hijriah.
Pelatihan dipandu langsung oleh Dosen FIKOM UC, Louisa Christine Hartanto dan Dosen Program Studi Fashion Product Design and Business (FPD) UC, Soelistyowati.
Louisa mengatakan, melalui pelatihan ini para peserta diharap dapat menghasilkan varian produk yang baru, sehingga dapat mendukung peningkatan pendapatan kelompok usaha tersebut.
Kelompok Usaha Bungurasih Handmade mengikuti pelatih Universitas Ciputra (UC) Surabaya saat ramadan
“Kami berkolaborasi melatih Kelompok Usaha Bungurasih Handmade membuat sajadah anak dengan motif lucu dan paduan warna yang menarik. Tujuannya supaya penjualan bisa meningkat. Apalagi momennya pas juga ya, ini bulan ramadan,” ungkap Louisa, Rabu (3/4/2024).
Menurutnya, kegiatan pelatihan di Balai Desa Bungurasih, Sidoarjo ini mendapat respon positif dari masyarakat setempat. Mereka terbagi menjadi 10 kelompok dan antusias mengikuti jalannya pelatihan.
“Selain warganya mendapat tambahan ilmu dan keterampilan, kelompok usaha Bungurasih Handmade ini juga mendapatkan tambahan 3 buah mesin jahit yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan proses produksi. Dari awal memiliki 5 mesin, kini kelompok usaha tersebut memiliki 8 mesin jahit yang dapat menunjang proses produksi,” tambahnya.
Kelompok Usaha Bungurasih Handmade mengikuti pelatih Universitas Ciputra (UC) Surabaya saat ramadan
Sementara Soelistyowati menjelaskan, pelatihan digelar selama 3 kali pertemuan dan berfokus pada pemanfaatan kain perca sebagai motif dan hiasan pada sajadah anak.
Agenda 3 kali pertemuan ini seputar pembuatan pola, proses menjahit, dan evaluasi hasil produk. Peserta juga diajarkan cara memadu padankan warna kain perca dengan warna bahan kain dasar yang digunakan sebagai produk sajadah anak.
“Jadi proses pelatihan tidak ada kesulitan karena mereka sudah punya dasar kemampuan menjahit. Hanya saja, Ibu-Ibu peserta ini perlu diasah kemampuan dalam padu-padan warna,” jelasnya.
Kelompok Usaha Bungurasih Handmade mengikuti pelatih Universitas Ciputra (UC) Surabaya saat ramadan
“Sehingga, tampilan akhirnya menarik secara warna dan bentuk aplikasi kain perca-nya sebagai hiasan. Saya dibantu oleh 5 orang mahasiswa FPD untuk mendampingi peserta dalam proses produksi,” lanjutnya.
Deka, salah satu peserta mengaku senang mengikuti pelatihan ini. Dia mendapat tambahan ilmu baru dalam pembuatan sajadah yang dibandrol mulai Rp 40.000-Rp. 60.000, dan sudah dipasarkan melalui salah satu marketplace, serta usaha ibu-ibu PKK Desa Bungurasih.
“Senang bisa mendapatkan tambahan ilmu menjahit produk yang bisa digunakan untuk orang, juga bisa bikin sajadah sendiri untuk cucu pada lebaran nanti,” pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie


Kelompok Usaha Bungurasih Handmade mengikuti pelatih Universitas Ciputra (UC) Surabaya saat ramadan
Kelompok Usaha Bungurasih Handmade mengikuti pelatih Universitas Ciputra (UC) Surabaya saat ramadan
Kelompok Usaha Bungurasih Handmade mengikuti pelatih Universitas Ciputra (UC) Surabaya saat ramadan