sumber:https://rri.co.id/surabaya/daerah/730597/mendampingi-siswa-ypab-belajar-tidak-takut-air

Mendampingi Siswa YPAB Belajar Tidak Takut Air

01 Juni 2024

Oleh: Ony AriantoRedaktur: Rini Rustriani Lesti Handayani

KBRN, Surabaya: Program pendampingan kepada siswa tuna netra dari YPAB untuk tidak takut air yang dilakukan oleh Prof. Christina Eviutami Mediastika, ST, Ph.D. (Evi), Dosen Arsitektur Interior Universitas Ciputra, dan tim beberapa waktu lalu baik di kolam renang maupun di pantai Dalegan Gresik memberikan dampak yang baik.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Sekolah YPAB. Dalam beberapa waktu diskusi dan evaluasi Evi dan tim, ditemukan bahwa memang penting bagi siswa buta YPAB untuk memiliki peralatan renang.

“Kami mengevaluasi kegiatan beberapa waktu lalu, menemukan bahwa memang penting bagi adik-adik YPAB ini untuk memiliki inventaris peralatan berenang, sehingga mereka semakin berani, aman dan nyaman beraktivitas di air,” tutur Evi, Sabtu (1/6/2024).

“Oleh karenanya UC berupaya menyediakan dan kemarin adalah proses pengajuan inventaris pelambung pada YPAB, untuk dipergunakan pada kegiatan di air oleh adik2 tapi ini selanjutnya,” imbuh Evi.

Kepala Sekolah YPAB menyambut hangat dengan menyerahkan fasilitas papan tulis dan jaket penutup agar dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh siswanya.

Diakuinya bahwa dengan adanya inventaris ini akan mendukung program kemandirian siswa-siswa khususnya dalam hal kegiatan di udara. Secara simbolik kepala sekolah dan siswa menerima papan pelampung dan jaket pelampung yang secara langsung diserahkan oleh Prof. Wirawan Endro Dwi Radianto, SE, M.ScA,  Kepala Penelitian dan Pengembangan Masyarakat -UC dan juga Dr. Astrid, ST, MM, Dekan Sekolah Industri Kreatif – UC.

Evi berharap kegiatan ini membuat adik-adik YPAB semangat dalam berproses, sehingga semakin memiliki kepercayaan diri dan mandiri dalam berkegiatan di udara.

“Senang sekali jika adik-adik YPAB mampu mandiri dalam berkegiatan khususnya di udara. Dengan peralatan papan pelampung dan jaket Pelampung dapat membantu adik-adik untuk berlatih kapan pun,” terang Evi.

“Dengan kegiatan sederhana ini, semoga banyak pihak lagi yang bisa ikut peduli dan bersinergi dalam memberikan dukungan,”ujarnya.