Sumber:https://rri.co.id/surabaya/iptek/904979/hindari-jeratan-pinjol-universitas-ciputra-gelar-workshop

Hindari Jeratan Pinjol, Universitas Ciputra Gelar Workshop

15 Agustus 2024

KBRN, Surabaya : Tidak sedikit pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terjerat pinjaman online (pinjol) dengan alasan untuk tambahan modal usaha, tanpa memperhatikan kemampuan untuk melunasi. Hal ini yang membuat akademisi Universitas Ciputra prihatin, sehingga diperlukan sosialisasi literasi keuangan digital untuk mengurangi resiko kerugian yang dialami masyarakat.

Dr. Romauli Nainggolan, S.E., M.Si., CFDM., Dosen International Business Management (IBM) Universitas Ciputra, menyebut, “semakin marak modus penipuan yang menggunakan model transaksi digital seperti Phising, dengan menggunakan identitas dan akun pemilik usaha dimana hal ini membuat resah kalangan pelaku usaha dalam mengelola keuangan”.

Bersama kedua rekan dosen IBM yaitu Dr. Metta Padmalia, S.Si., M.M., CPM (Asia) dan Gladys Greselda Gosal, S.M., M.M., AWP., CWM. menggagas Workshop series bagi 60 wirausahawan mikro di kota Medan.

“Kami berkolaborasi dengan Dinas Penanaman Modal Kota Medan untuk bisa memberikan workshop untuk peningkatan literasi keuangan digital bagi UMKM. Peserta akan belajar tentang kinerja transaksi keuangan, pengetahuan keuangan, pengetahuan digital, pengetahuan praktis layanan, pengambilan keputusan penggunaan alat pembayaran digital,” imbuh Romauli.

Sementara itu, Nurbaiti Harahap, S.Sos, M.AP, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Medan, mengakui kondisi di UMKM Medan sangat minim literasi keuangan sehingga sangat retan penipuan dan  kejahatan keuangan digital seperti peminjaman uang online (Pinjol).

“Kami berterima kasih kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang telah menyediakan sumberdaya melalui Universitas Ciputra Surabaya untuk membantu pengembangan kewirausahaan di Medan. Pada era digital saat ini, memang dibutuhkan transformasi cepat dari para pelaku usaha untuk bisa bersaing di pasar. Saya melihat tim dari Universitas Ciputra sudah menyampaikan aspek-aspek tersebut. Seperti pemahaman dan penggunaan uang elektronik, sampai risiko-risiko fintech,” imbuhnya.

Wokshop series berlangsung dalam 6 kali pertemuan dan berlangsung 2x pertemuan secara onsite dan 4 pertemuan secara online dilaksanakan mulai 11 Juli sampai Agustus 2024.

Oleh: Ony Arianto