Sumber:https://radarsurabaya.jawapos.com/surabaya/776809599/aksi-mural-matahari-dan-tempemas-di-peneleh-surabaya-mahasiswa-uc-galang-semangat-kepahlawanan-atasi-stunting

Aksi Mural Matahari dan TempeMas di Peneleh Surabaya, Mahasiswa UC Galang Semangat Kepahlawanan Atasi Stunting

9 November 2025

RADAR SURABAYA – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, mahasiswa dan dosen Universitas Ciputra (UC) Surabaya menggelar aksi sosial bertajuk Mural Matahari dan TempeMas (Tempe untuk Generasi Emas) di Kampung Plampitan, Peneleh, Surabaya, Minggu (9/11).

Kegiatan ini menjadi simbol kolaborasi lintas disiplin ilmu untuk mengedukasi masyarakat mengenai gizi seimbang dan pencegahan stunting.

Aksi tersebut melibatkan mahasiswa dari Program Studi Visual Communication Design (VCD), Fakultas Kedokteran (FK), dan Culinary Business (CB) UC Surabaya.

Mereka memadukan seni mural, edukasi kesehatan, dan pelatihan kuliner sebagai upaya nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa hidup sehat tidak harus mahal.

Mural Matahari Jadi Simbol Harapan dan Kehidupan

Mahasiswa semester I Program Studi VCD UC Surabaya menciptakan mural bertema “Matahari” sebagai simbol kehidupan, harapan, dan semangat juang warga.
Dosen VCD UC, Pandu Rukmi Utomo, menjelaskan bahwa mural ini berfungsi sebagai media komunikasi visual yang menyentuh sisi emosional warga.

“Kami ingin menciptakan hubungan emosional antara warga dan pesan yang disampaikan. Ketika mereka melihat mural ini, mereka akan teringat bahwa gizi seimbang adalah pondasi bagi generasi emas,” ujarnya.

Wujud Entrepreneurship Sosial Mahasiswa UC

Kepala Program Studi VCD UC Surabaya, Christian Anggrianto, menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan semangat entrepreneurship sosial yang diusung kampus.

“Kami memilih untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi turun langsung ke lapangan. Bagi kami, entrepreneurship bukan sekadar profit, melainkan dampak nyata bagi lingkungan,” tegasnya.

Ia menambahkan, generasi muda perlu belajar berempati dan berkolaborasi agar tumbuh menjadi pahlawan masa kini yang membawa perubahan.

Edukasi Gizi dan Inovasi Tempe untuk Generasi Emas

Selain mural, mahasiswa Fakultas Kedokteran UC memberikan penyuluhan kepada warga mengenai pentingnya gizi seimbang dan langkah nyata pencegahan stunting, terutama sejak masa kehamilan hingga usia balita.

Program Studi Culinary Business (CB) UC turut memperkuat kegiatan ini dengan menghadirkan sesi pelatihan memasak berbahan dasar tempe bersama Chef Otje Herman Wibowo.

“Tempe adalah bahan sederhana namun kaya gizi. Dengan teknik pengolahan sederhana menggunakan peralatan dapur yang dimiliki warga, bisa tercipta kudapan dan lauk enak sekaligus bergizi,” kata Chef Otje.

Apresiasi dan Harapan Lanjutan Program

Salah satu orang tua mahasiswa VCD UC, Erwien D. Ferdianto, mengapresiasi langkah mahasiswa yang turun langsung ke masyarakat.

“Kegiatan ini luar biasa. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung memberi dampak nyata. Saya salut, bahkan mahasiswa baru pun sudah dilibatkan,” ujarnya.

Wakil Rektor I Universitas Ciputra Surabaya, Dr. Astrid, berharap program ini menjadi awal dari gerakan berkelanjutan UC dalam menginspirasi semangat kepahlawanan modern melalui ilmu, kreativitas, dan kepedulian sosial.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung selama satu bulan sejak Oktober dan ditutup dengan upacara penyerahan mural serta hasil kegiatan kepada warga pada Minggu (9/11).(rmt)