A Day With Yucca, Upaya UC Tingkatkan Literasi Masyarakat Lewat Buku Cerita Anak
28 November 2024
Surabaya, eNews – Universitas Ciputra (UC) berupaya mendongkrak literasi masyarakat dengan menghadirkan inovasi berupa karya baru yang menggabungkan teknologi dan budaya membaca.
Salah satu upaya yang dilakukan lewat program perpustakaan UC tersebut dengan membuat buku cerita anak digital bertajuk A Day with Yucca yang diciptakan untuk menyasar anak-anak dan orang tua.
Kepala Perpustakaan UC Yehuda Abiel, S.Sos., M.A. mengatakan konsep buku itu terinspirasi dari pemikiran sosok Ciputra, seorang tokoh entrepreneur Indonesia. Pihaknya ingin mengajarkan anak-anak tentang nilai kewirausahaan sejak dini.
“Komik Digital ini dapat dengan mudah diakses oleh Masyarakat di digital library Universitas Ciputra,” ujarnya, Kamis (28/11/24).
Karya Dongeng pertama di hari dongeng ini berjudul A Day with Yucca yang tulis oleh Daigo Tanu Saputra yang merupakan alumni VCD dan dibantu oleh ilustratornya Stefani Natalia Wijaya, Viny Fitria, serta Jennifer Christina Dinata yang merupakan mahasiswa VCD.
“Di seri pertama dongeng ini kami terinspirasi oleh buku Pak Ciputra yang mengajarkan tentang seven spirit of entrepreneurship. Dari kegiatan karakter Yucca yang sederhana, pembaca diajak untuk berlajar tentang passion, independent, marketing sensitivity, creativity and innovation, calculated risk taker, persistent, high ethical standard,” terang Daigo.
“Buku dongeng A Day with Yucca ini ada 38 halaman dengan ilustrasi yang menarik. Narasi dan ilustrasi dibuat dengan pemanfaatan teknologi Artificial Technology. Dengan sentuhan AI maka proses karya ini bisa diselesaikan dalam waktu 2 minggu,” imbuhnya.
Stefani mengatakan tantangan utama dalam pembuatan buku itu adalah menciptakan latar belakang cerita sesuai dengan karakter Yucca.
“Kami ingin karakter Yucca menunjukkan nilai-nilai entrepreneurship yang bisa diterima dengan mudah oleh anak-anak. Proses pembuatan latar belakang yang tepat sangat penting untuk menyampaikan pesan cerita secara efektif,” ujar Stefani.
Dengan keunikan karakter Yucca yang dikemas secara menarik dan mengedukasi, buku itu diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam membentuk karakter anak-anak Indonesia sejak usia dini,” imbuhnya.
Abie berharap dengan cerita yang menarik ini, anak-anak bisa lebih memahami pentingnya nilai-nilai kewirausahaan serta budaya membaca. Inovasi itu merupakan bagian dari komitmen UC dalam mendukung program peningkatan literasi yang inklusif, dengan mengedepankan teknologi dan aksesibilitas bagi masyarakat luas.
Program tersebut diyakini akan membawa perubahan positif dalam cara anak-anak mengonsumsi literasi dan belajar nilai-nilai penting untuk masa depan mereka.
“Kedepan kami akan terus berupaya terus menambah komik digital ini dengan cerita-cerita lain yang tentunya mengajarkan nilai kehidupan pagi anak-anak,”pungkasnya.

