Antaran Premium Isis Seafood_Ramai-ramai Rilis Menu Imlek. Jawa Pos.2 Februari 2016.Hal.36

SURABAYA– Tahun baru Imlek yang jatuh pada 8 Februari menjadi moment emas bagi hotel-hotel bintang lima di Surabaya. Mereka berlomba untuk merilis sajian kuliner untuk merebut hati tamu dalam menyambut hadirnya tahun monyer api.

Shangri-La Hotel Surabaya, misalnya. Mereka merilis antaran Imlek premium bernama pen cai. Antaran itu berisi berbagai makanan seafood yang di masak setengah  matang sehingga kesegaran rasanya terjaga. Di antaranya, abalon, sea cucumber, perut ikan, scallop, dried oyster,dan udang. Isian yang di padukan dengan daging bebek, kubis cinta, dan fat choi tersebut di banderol sekitar Rp. 5 juta.

Renny Herwanto, communication manager Shangri-La Hotel, menjelaskan pen cai mempunyai makna mendalam dalam tradisi Tionghoa. Misalnya, pot yang di gunakan sebagai wadah. Dahulu pot yang di gunakan seperti kerap di gunakan untuk menyimpan harta atau uang.” Jadi, harapannya rezekinya tahun ini banyak dan berlimpah,’ terangnya.

Melimpahnya sajian seafood juga mempunyai makna serupa. Ikan yang dalam bahasa Mandarin berbunyi yu merupakan sebuah kata yang di ambil dari peribahasa nian yu yi. Artinya berlimpah-limpah. Antaran tersebut mempunyai makna harapan atau doa agar rezekinya berlimpah pada tahun mendatang.,” biasanya untuk gift sehari sebelum Imlek, makanya masih setengah matang biar malam tahun baru tinggal di olah atau di masak lagi,” jelasnya.

Sementara itu, JW Marriott Hotel Surabaya membuat menu andalan nian gao            . Berbahan dasar tepung ketan yang di campur santan dan gula, makanan itu bisa di goreng ataupun di kukus. Bermakna harapan untuk kesuksesan, kuliner tersebut berbentuk ikan Koi. Tujuannya siapapun yang menyantapnya bisa berumur panjang layaknya Koi. Yosefine nandy assistant manager JW Marriot Hotel Surabaya, mengungkapkan nian geo di hadirkan karena bentuknya unik.

Sedikit berbeda di lakukan  CIPUTRA WORLD HOTEL SURABAYA, Imlek yang berdekatan dengan hari Valentine membuat mereka merilis afternoon tea khusus menyambut dan perayaan itu sekaligus.

Mereka menghadirkan makanan-makanan yang berwarna merah seperti sweet cake, sandwich, macaroon, dan beberapa dessert lain. Menu afternoon tea juga menyisipkan beberapa tulisan Mandarin dan bakpao serta cokelat berbentuk monyet untuk memberikan rasa Imlek.” Imlek identik juga dengan kasih sayang. Jadi cukup adil kalau di beri manis-manis kayak gini,” ujar Emiliana Ayundra Putri, assistand marketing communication manager Ciputra World Hotel Surabaya. Dengan semua menu tersebut, rasanya Imlek kali ini bisa di rayakan dengan labih bahagia, khususnya untuk perut. ( rid/ c7/ ayi)

Sumber: JAWA POS, SELASA, 2 FEBRUARY 2016