Klik berita:https://www.harianbhirawa.co.id/apple-academy-luluskan-400-siswa-di-seluruh-indonesia/
Surabaya, Bhirawa
Apple Developer Academy luluskan 400 siswa dari kampus-kampus di Jakarta, Surabaya, dan Batam. Para siswa yang dinyatakan lulus ini telah menyelesaikan program selama 10 bulan di mana mereka mempelajari dasar-dasar pemograman serta kompetensi profesional, desain, dan pemasaran.
Selain itu, program ini juga memberdayakan para siswa dengan serangkaian keterampilan yang diperlukan untuk membuat aplikasi yang berdampak bagi ekonomi.
“Apple sangat bangga dapat membantu memberdayakan komunitas pengembang aplikasi di Indonesia yang terus bertumbuh,” ujar Vice President Apple untuk Worldwide Developer Relations, Susan Prescott usai kelulusan di Universitas Ciputra (UC) Surabaya, Selasa (12/12).
Ia juga menambahkan lulusan akademi tahun ini telah menunjukkan kreativitas dan bakat yang luar biasa. Ini terbukti dari rancangan aplikasi untuk mendukung berbagai hal, mulai dari kesehatan hingga kewirausahaan.
Lebuh lanjut, lulusan tahun ini datang dari 80 kota di seluruh Indonesia, dengan rentang usia antara 18 hingga 43 tahun. Akademi ini juga mencatatkan jumlah peserta perempuan terbanyak sejak program dimulai. Para siswa dari angkatan 2023 juga berpartisipasi dalam kompetisi tahunan Apple, Swift Student Challenge, yang menghasilkan 51 pemenang dan menjadi jumlah pemenang dari Indonesia terbanyak sejak Akademi didirikan.
Adapun beberapa aplikasi yang menarik dalam kelulusan Apple Academy ini antara lain Jalur. Aplikasi ini membantu para pengemudi Muslim dalam menemukan masjid di sepanjang rute perjalanan mereka agar bisa menunaikan ibadah sholat.
Ada juga aplikasi HerLens yang memanfaatkan machine learning untuk mendukung petugas kesehatan dalam menafsirkan hasil skrining kanker serviks yang lebih akurat.
Terakhir aplikasi LYFY, sebuah alat untuk pemilik bisnis online agar dapat berinteraksi lebih baik dengan calon pembeli selama siaran langsung.
Sejak dibuka pada tahun 2018, Apple Developer Academy telah melatih lebih dari 2.000 calon pengembang di Indonesia, bermitra dengan institusi pendidikan tinggi lokal terkemuka, termasuk Universitas BINUS di Jakarta, Universitas Ciputra di Surabaya, dan Infinite Learning di Batam. [ina.why]

