Surabaya Style fashion masa kini yang banyak meniru tahun 70-an menjadi inspirasi Yuana Tanaya untuk membuat rancangan terbaru. Dia tetap menggunakan batik sebagai material khasnya. Perempuan alumnus Ohio State University itu memberikan kesan glamor melalui detail rumbai dan cutting high low pada blouse. “Bebas, santai, namun sisi glamornya tetap kelihatan, “jelasnya.
Dua model bernama Natasha Oen dan Nanda William didapuk untuk mengenakan busana tersebut. Natasha memakai blouse dengan model kerah Sabrina berbahan batik cirebon motif mega mendung. Bawahan model celana panjang dihadirkan dari bahan batik Jawa Tengah motif perang.
Ini style anak muda urban era 70-an di Amerika Serikat. Tapi, karena pakai batik, jadi kebudayaan Indonesia tetap muncul, “katanya. Busana yang dikenakan Nanda lebih kasual. Dia mengenakan jumpsuit pendek. Untuk memberikan kesan elegan sehingga membuat outfit itu juga bisa dipakai di suasana semiformal, Yuana memasangkan outer model kimono. Bola-bola bulu digunakan sebagai aksesoris. “Manis banget busana ini, ready to wear ready to wear yang cocok dikenakan dalam acara apa pun ini, “ ungkap Natasha.
Yuana berharap bisa terus memadukan batik dengan tren model terkini. Misinya dalam berkarya jelas, yakni memastikan batik tidak pernah kedaluwarsa. “Mimpi saya selalu sama. Suatu saat anak-anak muda dengan bangga mengenakan batik untuk busana sehari-hari, paparnya. (rid/c15/ayi)
Sumber: Jawa Pos, 7 Mei 2015.

