Beri Pendampingan Intensif, 33 Mahasiswa Universitas Ciputra Surabaya Lolos Program IISMA
Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, SURABAYA – Kemendikbudristek dan Lembaga Pengelolaan dana Pendidikan (LPDP) untuk memfasilitasi mahasiswa Indonesia menempuh studi ke luar negeri lewat program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) menarik banyak minat mahasiswa.
Universitas Ciputra (UC) bahkan memberikan pendampingan intensif pada mahasiswa yang berminat untuk menempuh 4 SKS di universitas luar negeri lewat program ini.
Vice Head International Relation, Gelar Nanggala Wahyu Sagara Putra mengungkapkan tahun ini jumlah mahasiswa yang lolos program IISMA cukup meningkat dibanding tahun sebelumnya.
Jika di tahun sebelumnya hanya ada 22 mahasiswa yang lolos, tahun ini dari 160 jumlah pendaftar sebanyak 33 mahasiswa dinyatakan lolos seleksi.
Mereka berasal dari berbagai jurusan seperti International Business Management (IBM), Culinary Business, Communication Science, Food Technology Program, Hotel Tourism Business, Informatics, Psychology dan Visual Communication Design.
“Tahun sebelumnya hanya 22 mahasiswa. Jumlah ini terus meningkat tiap tahunnya sejak program IISMA dibuka pada tahun 2021 lalu,” terangnya.
Meningkatnya jumlah peminatan pada program IISMA dikatakan Gelar tak lepas dari pendampingan intensif oleh pihaknya dan tim dosen.
Untuk mendorong mahasiswa mengikuti program ini, pihaknya gencar melakukan promosi ke program studi (prodi) yang ada di UC.
Tak hanya itu, pada tahapan seleksi, pihaknya turut andil untuk memberikan pengarahan dan pendampingan pada mahasiswa.
“Kita ingin memastikan mahasiswa benar-benar siap mengikuti program ini. Kita juga kawan kelengkapan dokumen mereka yang dipersyaratkan. Mentoring essai, dan mentoring interview. Kita juga bekerjasama dengan lembaga IELTS (untuk tes kolektif bahasa inggris) sebagai fasilitas mereka,” jelasnya.
Sebab, pada tahapan seleksi tersebut, poin kemampuan berbahasa Inggris cukup besar dan krusial.
Di samping itu ada juga penilaian essai, tes kebhinekaan, dan wawancara.
Gelar juga melanjutkan, para mahasiswa yang telah dinyatakan lolos akan mengikuti perkuliahan diantaranya di kampus-kampus yang tersebar di Amerika Serikat, Malaysia, Korea Selatan, New Zealand, Taiwan, Singapore, Kanada, dan Rusia (pertama kali).
Sementara untuk penempatan, Gelar menyebut hal tersebut dipilih sendiri oleh para mahasiswa. Ada tiga pilihan universitas dan jurusan yang bisa dipilih mahasiswa.

