SAMBAL JADI PEMBEDA
Jalan-jalan (atau tinggal) di Surabaya tanpa menjajal nasi cumi hitam adalah kesalahan besar. Sebab, menu tersebut tidak hanya ikonis, tapi juga super lezat. Tampilannya yang agak seram karena tinta yang dibumbui tidak membuat penggemar kuliner ngeper. Kabarnya makin hitam, makin lezat.
Berburu nasi cumi hitam di Surabaya tidak sulit, hanya memperoleh rekomendasi seabrek. Mulai yang dipusat kota, mall, pujasera, hingga pinggiran kota. Asyiknya lagi, hampir seluruhnya punya harga yang terjangkau. Dengan bujet Rp 30 ribu, ada yang menawarkan kurang dari Rp 20 ribu.
Nasi cumi hitam sebenarnya bukan olahan asli Surabaya. Hidangan ini berasal dari Madura. Makanya, biasanya yang jual memasang nama warung sego Meduro (nasi Madura, Red),” ujar Hari Minantyo, dosen culinary business Universitas Ciputra.
Warna hitam diperoleh dari tinta cumi yang dicampur dengan bumbu-bumbu spesial hingga cita rasanya menjadi gurih. Awalnya tinta cumi tidak lazim digunakan sebagai bumbu. Sebab, warnanya kurang menggoda dan terkesan kotor. “Namun, setelah diolah, justru tinta inilah yang bikin enak ,” tambah Hari.
Kandungan gizi tinta cumi tak kalah tinggi dengan tubuhnya. Yakni protein, kalsium, dan fosfor. Dengan tambahan bumbu lain, jadilah nasi cumi hitam olahan cumi, nasi Madura terdiri dari sejumlah lauk lain. Diantaranya, mi kuning, serundeng, acar kuning, rempeyek udang, dan sambal. Seluruhnya disajikan dalam potongan mungil.
Penggemar kuliner Nusantara tersebut menjelaskan, sambal menjadi “pembeda” antara nasi cumi hitam Surabaya dan Madura. Di pulau garam, nasi cumi hitam dihidangkan beserta sambal mangga muda atau pencit. “Kalau di Surabaya, biasanya pake cabe rawit yang digerus atau sambel matengan,” jelas Hari.
Wajar bila sejumlah penjual di Surabaya mengadopsi kuliner asal Madura itu. Sebab, lokasi keduanya dekat dengan laut. Hasil laut berupa cumi melimpah. Selera pun tidak berbeda jauh. Yakni, sama-sama menyukai makanan dengan rasa pedas dan asin yang tajam. Berikut kami sajikan lima referensi nasi cumi di Surabaya. Sengaja kami pilih yang berupa warung dan kaki lima. Sebab, kuliner legendaris biasanya datang dari jalanan. (fam/c18/na).
CUTAM WARUNG PINK
Warung pink mudah ditemukan. Lokasinya tepat di depan kampus UKWM Dinoyo dengan lapak pink. Menu yang ditawarkan sudah berbentuk paket. Paket cumat (cumi hitam) biasa terdiri atas nasi, cumi, mi kuning, tahu bumbu bali, serundeng, dan peyek udang. Bila dibandingan dengan warung lainnya, cutam dan pelengkapnya punya rasa cenderung manis.
Jl Majapahit, tepat di depan kampus UKWM Dinoyo.
Buka 20.00-02.00
Harga Rp 17.500-Rp 30.000
NASI MADURA AIOLA EATERY
Nasi cumi ini tersedia di salah satu stan di Aiola Eatery. Rasa dan sajiannya sebagaimana nasi Madura semestinya. Yakni, terdiri atas nasi, cumi hitam, serundeng, mi kuning, dan sambal. Kalau mau lebih mewah, ada tambahan lauk yang dijual terpisah. Mulai udang, dadar jagung, hingga paru goreng. Lokasinya oke untuk nongkrong. Sayangnya, cumi yang kami santap saat itu kurang bersih. Masih ada plastik alias tulang rawan si cumi. Cita rasanya cenderung asin, tetapi ada sedikit taste manis dan gurih dari bumbu hitamnya. Porsi pas untuk santapan siang.
Jl Slamet No 16
Buka 09.00-22.00
Harga Mulai Rp 17.000
NASI CUMI WASPADA BU ATUN
Dulu nasi cumi Waspada cuma buka malam, tatapi sekarang sudah di revisi menjadi warung 24 jam. Menu yang ditawarkan adalah nasi cumi- mulai yang minimalis hingga yang komplet dengan empal, telur, dan jeroan- serta rawon plus cumi. Pengunjung wajib “waspada” supaya warung tidak terlewat. Maklum, banner warung kadang tertutup mobil pelanggan yang parkir. Nggak ada amis, pas gurihnya.
Jl Waspada No 6
Buka 24 jam
Harga Rp 18.000-Rp 28.000
WARUNG SEGO MEDURO SURAMADU BU ANA
Kalau memesan di warung bu Ana, jangan lupa bilang nasi campur cumi, kalau tidak anda mendapat nasi madura basic. Yaitu, empal, jeroan, mi kuning, serundeng, dan udang goreng plus kremesnya. Tanpa cumi. Harga seporsinya terbilang lebih mahal ketimbang warung lainnya, tetapi worthy. Yang unik, bu Ana menggunakan sambel kedondong untuk mengganti sambal mangga muda. Rasa sambalnya tidak terlalu pedas dan mampu menjadi pelengkap rasa cumi yang gurih. Segar banget!
Jl Kalibutuh No 6
Buka 06.00-17.00
Harga Rp 25.000
WARUNG EMA JAYA TRENGGALEK
Lokasi Warung Ema Jaya berpunggungan dengan Warung Kalkulator. Menu cumi yang disajikan hanya nasi, sambal, dan cumi hitam. Ada juga lauk dan sayur lain kalau mau lebih berwarna. Sambalnya cukup nompol. Pedas. Tapi efektif untuk mengangkat cita rasa cuminya. Saran kami, cuminya tetap dimakan pakai sambal, tetapi jangan terlalu banyak agar yang dominan bukan sambalnya. Berbeda dengan sajian di tempat lain, cumi di Warung Ema Jaya Gendut dan disajikan utuh. Teksturnya Chewy. Kalau beruntung bisa dapat cumi telur.
Sentra PKL Taman Bungkul
Buka 24 jam
Harga Rp 18.000
Sumber: Jawa Pos 13 Maret 2017 Hal 19

