Brownies Beku Samarkan Rasa Manis. Jawa Pos. 6 januari 2014.Hal.36

Sama-sama beku : Fikri Pratiwi mencicipi brownies buku yang menjanjikan sensasi berbeda daripada saat melahap es krim.

Surabaya – Kian banyak ragam brownies. Kalau umumnya disajikan dalam bentuk panggang atau kukus, brownies juga bisa disajikan beku. Meski beku, sensasinya berbeda jika dibandingkan dengan melahap es krim.

Kue yang tercipta sekitar abad ke-19 itu mampu memikat lidah pencinta kuliner. Tekstur, aroma, hingga rasa cokelat yang khas tetap kuat terasa meski disimpan dalam freezer. “Persis seperti es krim. Tapi, rasanya jadi beda loh,” terang Mega Siswindarto.

Owner pembuatannya tidak berbeda jauh dengan resep asli kue tanpa baking soda itu. Tepung, mentega, gula, telur, dan cokelat leleh dicampur. Setelah itu, adonan dipanggang sebelum dimasukkan ke lemari pendingin.

Alumnus Unair itu mengaku sempat gagal dalam uji coba. “Waktu dipanggang dan dimasukkan kulkas, jadinya keras banget. Mau enggak mau coba-coba bermain dengan takaran bahnnya,” jelasnya.

Begitu formula tepat ditemukan, kue yangr esep pertamanya muncul di Home Cookery itu tetap kenyal meski dihidangkan beku. “Dark chocolate-nya diperbanyak biar kenyal dan enggak manis banget,” sambung pria yang memulai bisnis pada awal 2012 tersebut.

Kue yang tahan tida bulan di freezer itu, menurut dia, juga pas dijadikan buah tangan maupun antaran. Dia menyarankan, brownies beku segera dimasukkan freezer begitu diterima. Sebab, suhu panas membuatnya tidak lagi kenyal. Rasa manisnya pun jauh lebih terasa jika dibandingkan saat tersaji dingin. Keawetannya pun berubah. Di suhu ruang, brownies beku hanya tahan hingga 10 hari.

Sumber : Jawa Pos, 6 Januari 2014, hlmn 36