Sumber berita: https://beritajatim.com/siapa-dia/ceo-bukit-kayoe-putih-mojokerto-buka-loker-di-wisuda-universitas-ciputra/
Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Ciputra (UC) Surabaya telah mengukuhkan seribu lebih wisudawan pada 13-14 Oktober 2023. Salah satu yang diwisuda itu adalah CEO Bukit Kayoe Putih Mojokerto.
Dia adalah Reynaldi Aryaputra. Sejak semester 6 di UC Surabaya dirinya sudah mulai menciptakan destinasi wisata dengan konsep baru di kawasan rumahnya. Cita-citanya, yakni mengangkat ekonomi masyarakat.
“Saya mulai berpikir bagaimana cara membuat sebuah wisata dengan modal kecil, karena saya masih mahasiswa. Tentu belum punya dana lebih. Akhirnya saya bekerjasama dengan Perhutani Mojokerto sebagai pemilik tanah,” ujar Reynaldi, Sabtu (14/10/2023).
Ia mengungkapkan, lahan di perhutani itu memang lahan gersang. Tidak ada air ataupun listrik. Bahkan, lokasi tersebut terkenal sebagai daerah rawan kriminalitas. “Alhamdulilah perhutani percaya, dan setuju dengan racangan yang saya presentasikan,” terang Rey.
Rancangan itu terinspirasi dari sosok Ciputra yang mampu mengubah sampah menjadi emas. Rey pun antusias melihat lahan tersebut, dan mulai merancang obyek wisata baru bernama Wisata Bukit Kayoe Putih. “Wisata ini dengan 4 konsep yaitu Flow The Summer Garden, Educaluptus, Summer High Land, dan Hill Waterfall Adventure,” jelasnya.
Menariknya, saat naik ke panggung untuk mengikuti prosesi wisuda, Rey membawa selembar kertas bertuliskan ‘Buka Lowongan Kerja’. “Senang banget akhirnya bisa selesai kuliah. Ungkapan senang ini saya ungkapkan dengan Buka Lowongan Kerja di Wisata Bukit Kayoe Putih, Mojokerto,” terangnya sembari tertawa.
Ia pun menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh dosen Hotel and Tourism UC Surabaya, yang telah membangkitkan semangatnya untuk berkarya. Ia berharap, wisata yang digagasnya semakin terkenal.
“Semoga semakin dikenal seluruh masyarakat Indonesia, dan selalu mengangkat perekonomian masyarakat Mojokerto. Dalam waktu dekat, saya melanjutkan pembangunan dua konsep. Mengingat luasnya 7 hektar, dan baru dibangun 2,5 hektar,” tandasnya. [ipl/kun]

