Bisa untuk Akad dan Resepsi
SURABAYA, Jawa Pos- Pandemi yang berkepanjangan hingga tahun 2021 ini telah mengikuti banyak kebiasaan bar Termasuk dalam dunia fashion. Busana dalam pernikahan termasuk yang terkena dampak yangcukup besar. Sebab, banyak yang akhirnya atau memilih untuk menikah secara sederhana. Dari situ, desainer Nur Aini Madjid justru terinspirasi membuat solusi fesyen untuk calon pengantin.
Nungki, sapaan yang akrab dengan Nur Aini Madjid, menjelaskan pernikahan bahwa pandemi justru acaraphotoshoot untuk launchingyang digelar di Fairfield Hotel kemarin (19/1), dirinya menyuguhkan konsep gaun wedding 2 in I dress. “Satu dressyang bisa digunakan untuk dua acara langsung. Akaddan resepsi. Tapi tetapakan terlihat berbeda, “jelasnya saat ditemui di sela-sela aktivitas pemotretan tersebut.
Yang membuat gaun itu tampak berbeda adalah permainan asesorinya. Seperti penggantian busana, hingga penam- bahanouter.” gaun berw yangmerupakan pemilik Laksmi Muslimah tudungkepala, penambahan ekor Terus saatresensibisa kai dres. tinggal ditambahkan outer atau amawe dan putih.
Dengan konsep tersebut, perempuan ama itujugamemaparkan bahwahal tersebut bisa menjadi solusi untuk mengurangi pengantin yang dapat sangat dekat dengan MUA. “Soalnya biasanya satu kali makeup bisa butuh waktu tiga jam. Untuk ganti gaun dari akad ke resepsi biasanya juga makeupakan diubah. Jadi, kalau ditotal, bisa dekatenam jaminteraksi yang sangat dekat, “imbuhnya.
Dengan permainan aksesori yang bisa membuat tampilan berbeda yang ingin disuguhkannya dalam koleksi yang dinamai Sahaja Series itu. Meski terbilang lebih sederhana dari konsep pernikahan sebelum pan ngki menjelaskan demi, bahwa penambahan aksesori yang dibuat dengan detail tetap bisa memberikan kesan Iesan pangling.
“Soalnya biasanya terlihat panglingdi pemikahannya, katanya. Perempuan Februari itu juga menambahkan, dalam konsep Sabaja Series itu, dirinya ingin mengajak para penganțin perempuan untuk bersinar dengan kesederhanaan. “Itulah kenapa moto kami kali ini adalah bersinar dengan kesopananmu” tambahnya. (ama / c17 / tia)
“Ini bisa menjadi solusi untuk mengurangi interaksi pengantin dengan penata rias. Sekali makeup bisa butuh waktu tiga jam. Untuk mengganti gaun dari ekad ke resepsi biasanya tata rias akan diubah. Jadi, kalau ditotal, bisa sekitar enam jam interaksi. ”
Nur Aini Madjid, Desainer
Sumber: Jawa Pos. 20 Januari 2021. Hal.24

