Sumber:https://jatim.jpnn.com/jatim-terkini/38695/fkg-universitas-ciputra-dorong-dokter-gigi-jadi-inovator-lewat-dental-conference-2025
FKG Universitas Ciputra Dorong Dokter Gigi Jadi Inovator Lewat Dental Conference 2025
23 Juli 2025
jatim.jpnn.com, SURABAYA – Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Ciputra menggelar Dental Conference 2025 di Integrity Hall Universitas Ciputra pada Sabtu-Minggu 19-29 Juli 2025.
Acara bertema Modern Dentistry Redefined: Bridging Science, Technology, and Patient Care yang diikuti 200 peserta dari berbagai daerah itu merupakan bentuk komitmen mencetak dokter gigi yang tidak hanya unggul secara klinis.
Konferensi tersebut menghadirkan para pakar dan praktisi kesehatan gigi guna membekali peserta dengan wawasan terkini, baik di bidang medis maupun dalam pengembangan bisnis dan inovasi.
Ketua panitia drg Antonius Lucky Armando, Sp.Perio, menjelaskan konferensi ini menitikberatkan pada pentingnya integrasi antara entrepreneurship dan teknologi dalam profesi dokter gigi.
“Selama ini pendidikan dokter gigi terlalu fokus pada aspek teknis. Padahal, pemahaman kewirausahaan sangat penting agar dokter juga bisa menciptakan inovasi dan teknologi yang berdampak luas,” ujar Lucky.
Menurutnya, banyak dokter gigi di Indonesia yang sejatinya punya potensi besar sebagai inovator, namun kurang akses dan pembekalan yang memadai.
“Dokter gigi bisa menjadi pemilik brand, pengembang teknologi, bahkan pionir di industri kesehatan gigi,” katanya.
Berdasarkan data Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) 2023, kurang dari 20 persen dokter gigi di Indonesia memahami dasar-dasar kewirausahaan, padahal di era digital saat ini, keahlian klinis saja tidak cukup.
Dokter gigi juga harus mampu menciptakan nilai tambah dan solusi inovatif untuk menjawab kebutuhan pasien yang kian kompleks.
Melalui Dental Conference 2025, FKG UC berharap para dokter dan mahasiswa termotivasi untuk melangkah lebih jauh.
“Kami ingin mereka tidak hanya jadi tenaga medis, tapi juga jadi inovator dan pionir di bidangnya,” ucap Lucky.
Sementara itu, Dekan FKG UC, Prof. Dr. Ida Bagus Narmada, drg., Sp.Ort(K), mengatakan pendekatan berbasis kewirausahaan telah menjadi ciri khas Universitas Ciputra.
“Mahasiswa kami tidak hanya belajar kedokteran gigi, tetapi juga diajarkan bagaimana merancang proyek bisnis, riset terapan, dan kolaborasi lintas bidang seperti desain produk dan teknologi,” tuturnya. (mcr12/jpnn)
