Gabungkan Baris-berbaris dengan Kreasi Seni Tari

Jawa Pos. 16 Januari 2023. Hal. 15

SURABAYA – Kompetisi baris-berbaris yang tak biasa dihadirkan oleh Performing Arts, Sports, and Management Universitas Ciputra (PASMUC) kemarin (15/1). Peserta yang berasal dari SMP dan SMA se-Jawa Timur ditantang untuk menggabungkan PBB (peraturan baris-berbaris) dengan tarian. Bertajuk UClympic Creative PBB Competition, 54 tim unjuk kebolehan dalam durasi di bawah 10 menit.

Tim dari SMP Negeri 17 Surabaya, misalnya, tiba- tiba mengambil selendang merah untuk menari setelah unjuk kebolehan berbaris. Ada pula tim SMP Baitussalam, yang menggunakan bendera untuk memperindah tarian mereka. “Ini kali pertama kami lakukan. Memberikan tan- tangan baru bagi siswa,”
ucap Koordinator PASM UC Henry Susanto Pranoto. Dia menyatakan, gabungan PBB dengan unsur seni sudah lazim dilakukan di Amerika Serikat (AS).

“Seperti cheerleader di AS itu, mereka menerapkan unsur baris-berbaris juga dalam latihannya,” imbuh Henry. Dengan begitu, kompetisi PBB tak hanya mengutamakan gerakan kaku, tetapi siswa juga bisa berkreasi dengan gerakan yang lebih luwes dengan lagu yang tetap menonjolkan ciri keindonesiaan.

Dia menyebutkan, penilaian dilakukan berdasar beberapa aspek. Yakni, aspek utama PBB dankreativitas. “Untuk PBB, kami gaet tim dari TNI sebagai juri,” ujarnya. Sementara itu, aspek kreativitas dinilai pelaku senidan koreografi. (dya/c12/may)