Gaby Ubah Limbah CD dan DVD Bekas_Olah Jadi Perhiasan dengan Manfaatkan Resin. Surya. 30 Oktober 2019.Hal.9. Gaby.FPB

MAHASlSWA jurusan Fashion Product Business (FPB) angkatan 2013 ini pun mengaku, menemukan ide untuk karya tugas akhirnya di Virtual pinboard, Pinterest adalah salah satu yang cukup populer. “Kebetulan saya suka beli CD atau DVD untuk nonton film, nah daripada numpuk di rumah. Begitu dapat ide untuk bikin ini, saya pikir bahan nggak akan jadi masalah,” ujar Gabriella, Selasa (29/ 10). Namun, ia melihait olahan CD atau DVD bekas itu sudah banyak ya, tetapi digunting tempel untuk furniture atau hiasan dinding. “Nah dari situ saya kepikiran untuk manfaatkan bahan itu jadi perhiasan,” papar perempuan yang akrab disapa Gaby itu. la mencoba memanfaatkan reaksi resin untuk mengolah bekas CD dan DVD menjadi perhiasan.” Awalnya nyoba pakai jenis CD atau DVD bebas, ternyata ada beberapa Jenis yang nggak bisa kena reaksi resin. Hasilnya, jadi buram dan menghitam kayak terbakar, mlsal CD-R itu nggak bisa,” terangnya. Prosesnya, lanjut Gabriella, CD RW bekas dan DVD RW bekas dipotong kecil-kecil menggunakan gergaji khusus perhiasan. Potongan-potongan kecil itu lalu disusun meyerupai mozaik dalam bak cetakan resin, baru setelahnya cairan resin dituang. CD RW dan DVD RW, lanjut Gaby, akan semakin mengkilap saat terkena cairan resin. Refleks dari bahan perhiasan itu terhadap cahaya, menghasilkan efek hologram. Perhiasan berbahan bekas CD RW dan bekas DVD RW berlabel Tan & Co itu, memiliki seri gold dan silver. Masing-masing seri terdiri dari set anting, kalung dan gelang. “Kalau yang gold itu bahannya pakai bekas DVD RW didominasi bentuk segltiga, yang silver pakai bekas CD RW didominasi lingkaran,” kata Gaby,. yang suka model semi choker.

Perpanjang kuliah

Eksperimennya mengolah bekas CD dan DVD menjadi perhiasan itu dilakukan Gaby selama satu tahun. Untuk mengerjakannya, ia rela sedikit memperpanjang masa kuliahnya. “Ada tiga kali saya ganti perajin yang bisa mengolah bahan itu. Terakhir yang berhasil ini perajin dari Batu, Malang,” pungkas Gaby.(Hefty’s Suud)

Sumber: Surya. 30 Oktober 2019