
Gagas Program KDC dan Video Applause untuk Nakes
SURABAYA, Jawa Pos-Jasa para tenaga kesehatan (nakes) yang berjuang dan berkorban di lini depan penanggulangan Covid-19 menyentuh hati banyak orang. Tidak terkecuali anggota komunitas Pernak-Pernik Surabaya Lama (PSL). Sebagai bentuk apresiasi, mereka membuat video. Isinya ucapan terima kasih dan kata-kata penyemangat. Lantas, diakhiri tepuk tangan bareng semua anggota yang direkam dalam aplikasi Zoom.
Ketua Komunitas Chrisyandi Tri Kartika mengungkapkan, apresiasi sederhana itu terinspirasi dari cerita salah seorang kawan di Kanada dan Inggris. “Ada teman di sana yang cerita kalau mereka bikin video applause bareng-bareng. Dari dalam rumah atau apartemen mereka masing-masing. Hasilnya sangat riuh dan penuh semangat,” ujarnya.
Lelaki yang akrab disapa Chris itu menyebutkan, sebetulnya semua anggota ingin ikut bergabung dalam pembuatan video tersebut. Namun, banyak yang terkendala jaringan. Masih ada juga beberapa orang yang belum menguasai aplikasi tersebut.
Akhirnya, video itu dibuat dengan melibatkan sepuluh anggota saja. “Ini bentuk penghormatan buat para nakes. Mereka sudah menolong dna membantu merawat para pasien. Dengan risiko yang sangat besar. Yang bisa kita berikan ya kasih mereka doa, semangat, dan tetap berada dirumah saja. Siapa tahu contoh sederhana ini bisa menginspirasi yang lain untuk ikut memberikan semangat dan apresiasi,” paparnya.
Di sisi lain, Chris dan kawan-kawannya di PSL untuk sementara tidak bisa blusukan. Biasanya, setiap bulan mereka blusukan ke tempat-tempat bersejarah. Sebulan minimal sekali atau dua kali. Karena pandemi, hal itu untuk sementara waktu tidak bisa dilakukan lagi. (hay/c8/any)
Sumber : Jawa Pos, 27 April 2020 | Hal 19
