
Oscar Setelah 35 Tahun Berkarier
Setelah 35 tahun berkarier di dunia akting, akhirnya Gary Oldman (59) membawa pulang Piala Oscar 2018 untuk kategori Aktor Terbaik. Dia bukan aktor tertua peraih Oscar, melainkan dia termasuk aktor yang harus menunggu lama untuk merengkuh piala tersebut.
Ida Setyorini
Selain Oldman, banyak aktor atau sutradara film Hollywood yang memenangi Oscar di usia tua, bahkan lebih tua darinya, setelah berkali-kali masuk nominasi. Morgan Freeman meraih Oscar pada usia 67 tahun lewat film Million Dollar Baby, Henry Fonda pada usia 76 tahun (On Golden Pond), dan Martin Scorsese (The Departed) memenangi Oscar saat berusia 64 tahun.
Sementara itu, Clint Eastwood (Unforgiven) meraih Oscar pada usia 62 tahun, John Wayne (True Gril), dan Paul Newman (Color of Money) pada usia 62 tahun, Humphrey Bogart (The African Queen), dan Al Pacino (Scent of A Woman) pada usia 52 tahun.
Oldman dan jajaran aktor/sutradara matang itu masih lebih beruntung ketimbang aktor, aktris, atau sutradara lainnya yang terus menunggu dan menunggu tanpa satu Oscar pun hingga saat ini. Mereka antara lain Brad Pitt, Johnny Depp, dan John Travolta yang beberapa kali masuk nominasi tanpa pernah jadi pemenang. Lebih miris lagi nasib Richard Gere yang bahkan tak pernah sekali pun masuk daftar nominasi Oscar.
Oldman yang dua kali masuk nominasi mengakhiri penatiannya lewat film Darkest Hour. Dia berperan sebagai Winston Churchill yang di film itu baru terpilih sebagai perdana Menteri Inggris dan memimpin negaranya menghadapi perang melawan Nazi Jerman. Sebelum Oscar, Oldman telah menyabet penghargaan tertinggi kategori yang sama di ajang Golden Globe, Screen Actors Guild, dan BAFTA. Dia mengungguli Timothee Chalamet, Daniel Day-Lewis, Daniel Kaluuya, dan Denzel Washington.
“Film selalu punya kekuatan yang memikat anak muda dari London Selantan dan memberinya mimpi untuk diraih,” kata Oldman saat pidato seusai menerima Piala Oscar, Minggu (4/3) waktu AS atau Senin (5/3) pagi di Indonesia.
“Saya telah tinggal di Amerika Serikat sejak lama dan sungguh saya berterima kasih karena telah memberi saya cinta dan persahabatan plus hadiah yang begitu melimpah, rumah, kehidupan, keluarga, dan sekarang Oscar,” ujar Oldman.
Bermula dari music
Oldman lahir di London tahun 1958 ketika mobilitas sosial Inggris sangat terbuka. Kala itu, anak-anak dari kelas pekerja berkesampatan belajar ke universitas dan menjalani profesi baru yang berbeda dari kedua orangtua mereka. Hal itu juga berdampak ke dunia film. Banyak wajah baru bermunculan dari kalangan ini, antara lain Albert Finney, Michael Caine, Shirley Anne Field, dan Tom Courtenay.
Oldman bukan anak yang cemerlang secara akademis. Dia ingin memperbaiki nasib lewat jalur musik. Dia dekat dengan penyanyi David Bowie dan band 2 Tone yang mengusung genre ska dan punk rock. Bersama Bowie, dia menyanyi secara duet lagu “You’ve been Around”. Oldman juga muncul di album milik Reeves Gabrels, The Sacred Squall of Now.
Namun, karier musiknya berakhir tahun 1971 seusai menonton Malcolm McDowell yang membintangi film The Raging Moon. “Ada sesuatu dari McDowell yang menawan saya, menghubungkan saya, dan saya langsung berkata, ‘Saya ingin melakukan hal itu juga’,” kata Oldman.
Oldman mendapat beasiswa Rose Bruford Drama College di Sideup, Kent, Inggris, dan meraih gelar BA bidang seni teater tahun 1979. Dia juga belajar akting di Greenwich and Lewisham Young People’s Theatre dan tampil dalam beberapa pertunjukan pada awal 1980-an. Berkat penampilannya dalam pementasan The Pope’s Wedding, dia mendapat Time Out’s Fringe Award untuk Pendatang Baru Terbaik 1985-1986 dab British Theatre Association’s Drama Magazine Award sebagai Aktor Terbaik 1985.
Guna menunjang kariernya sebagai aktor pemula, Oldman bekerja di pabrik dan porter di teater. Bahkan, dia berjualan sepatu dan mencari uang sebagai penjagal babi.
Dari panggung teater, Oldman masuk layer lebar. Debut pertama Oldman lewat film Remembrance tahun 1982. Dia tampil di film biopic personel band Sex and Pistol (1986), Sid and Nancy. Untuk peran itu, dia menerima penghargaan Evening Standard Film Award sebagai Pendatang Baru Terbaik.
Pada masa lalu, Oldman lebih dikenal sebagai pianis ketimbang aktor. Dia bahkan menyanyi beberapa lagu tema Sid and Nancy bersama pemain bas Sex Pistols, Glen Matlock.
Ambil risiko
Salah satu hal paling menarik dari Oldman sebagai aktor adalah dia berani mengambil peran yang berisiko. Misalnya, pada era 1980-an, ketika dunia tengah panik dengan munculnya penyakit AIDS yang dulu dikaitkan dengan seks bebas, Oldman tanpa beban menerima peran sebagai biseksual dalam film We Think the World of You dan sebagai Joe Orton di film Prick Up Your Ears. Atas perannya sebagai Orton, Oldman masuk nominasi BAFTA 1987. Dia juga jeli menemukan karakter yang belum tentu dilihat aktor lain.
Sebagai Churcill, Oldman memakai protese di tubuh dan wajah agar menyerupai perdana menteri masa Perang Dunia II tersebut. Perlu berjam-jam bagi Oldman bertransformasi menjadi Churchill. Dia pun rela menghirup racun nikotin selama pengambilan gambar berlangsung karena perannya sebagai Churchill menuntutnya mengisap cerutu.
“Di seluruh adegan, saya terpapar racun nikotin. Tidak bisa menghindar karena tidak ada yang membuat cerutu palsu,” ujar Oldman yang langsung berhenti mengisap cerutu begitu selesai shooting. Cerutu yang dia isap selama shooting nilai totalnya mencapai 30.000 dollar AS.
Kala panitia mengumumkan daftar nominasi Oscar pertengahan Januari pukul 05.30 waktu Los Angeles, di Inggris sudah masuk waktu makan siang. Anak laki-laki Oldman, Alfie, mengabarkan hal itu kepada sang ayah. “Ayah masuk nominasi, begitu juga ibu,” ujar Alfie kegirangan.
Alfie adalah anak Oldman dari istri pertamanya, Lesley Manville, yang juga masuk nominasi kategori Aktris Pendukung Terbaik lewat film Phantom Thread. Lesley sekarang berstatus mantan istri.
Minggu malam, Oldman diumumkan sebagai pemenang Oscar, 35 tahun setelah ia terjuan ke dunia film. Ia tak lagi jadi aktor yang hanya tercantum di “daftar tunggu” calon pemenang Oscar.
Gary Leonard Oldman
Lahir: London, 21 Maret 1958
Istri: Gisele Schmidt
Pendidikan: Rose Bruford Drama College, Kent, Inggris
Penghargaan:
- BAFTA 2018
- Golden Globe 2018
- SAG 2018
- Academy Awards 2018
- Critic Awards 2018
Sumber: Kompas, 6 Maret 2018
