
Sumber : https://infodis.id/jaminan-pendidikan-bagi-mahasiswa-yang-kehilangan-orang-tua-universitas-ciputra-salurkan-rp19-miliar/
Jaminan Pendidikan bagi Mahasiswa yang Kehilangan Orang Tua, Universitas Ciputra Salurkan Rp1,9 Miliar
18 Juli 2026
Surabaya, INFODIS.ID – Universitas Ciputra (UC) Surabaya memberikan jaminan keberlanjutan pendidikan bagi mahasiswa yang kehilangan orang tua atau penanggung biaya pendidikan selama masa kuliah. Melalui kerja sama dengan PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life), mahasiswa yang memenuhi ketentuan polis tetap dapat melanjutkan pendidikan hingga lulus tanpa terbebani biaya kuliah.
Program yang telah berjalan sejak Tahun Ajaran 2021/2022 tersebut diperkenalkan kembali bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Anak Nasional 2026. Hingga saat ini, sebanyak 18 mahasiswa telah menerima manfaat dengan total nilai pertanggungan mencapai Rp1,9 miliar.
Vice Rector for Operations, Technology, and Resources Universitas Ciputra, Michael Herry Tera, mengatakan perjalanan pendidikan tidak selalu berjalan mulus. Kondisi tidak terduga, seperti meninggalnya orang tua atau penanggung biaya pendidikan, kerap membuat mahasiswa kesulitan melanjutkan kuliah.
“Kehilangan sosok pencari nafkah tentu menjadi pukulan berat bagi keluarga. Namun kami percaya, musibah tidak boleh memutus kesempatan mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan hingga lulus,” ujar Tera dalam konferensi pers di kampus setempat, Jumat (17/7/2026).
Menurutnya, program tersebut bukan sekadar memberikan manfaat finansial, tetapi menjadi bentuk kepedulian Universitas Ciputra terhadap masa depan mahasiswanya.
“Kami ingin memberikan rasa tenang kepada mahasiswa dan orang tua. Melalui program ini, Universitas Ciputra berupaya memastikan keberlanjutan studi mereka tetap terjaga,” tambahnya.
Mahasiswa yang memenuhi persyaratan cukup melaporkan kondisi tersebut melalui Program Studi atau bagian Finance Universitas Ciputra dengan melengkapi dokumen seperti akta kematian dan kartu keluarga. Selanjutnya, proses administrasi dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.
Program ini memberikan manfaat pembiayaan pendidikan hingga maksimal semester delapan. Ke depannya, layanan ini juga akan didukung Student Welfare Department agar pendampingan kepada mahasiswa penerima manfaat semakin optimal.
Menariknya, program ini tidak mensyaratkan indeks prestasi akademik maupun prestasi nonakademik tertentu. Semua mahasiswa UC, yang saat ini telah didaftarkan lebih dari 4.500 orang, mendapatkan perlindungan ini.
President Director PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life), Hengky Djojosantoso, mengatakan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus tetap terjaga meski keluarga menghadapi risiko kehilangan pencari nafkah.
“Melalui program jaminan biaya pendidikan ini, Ciputra Life akan menanggung sisa biaya pendidikan mahasiswa dan membayarkannya langsung kepada Universitas Ciputra apabila orang tua atau penanggung biaya pendidikan meninggal dunia sesuai ketentuan polis,” ujar Hengky.
Ia menyebut kolaborasi tersebut merupakan program pertama di Indonesia yang memberikan perlindungan kepada orang tua sekaligus menjamin keberlanjutan biaya pendidikan mahasiswa hingga lulus.
“Harapannya, kehilangan orang tua tidak berarti anak harus putus sekolah, tetapi anak bisa tetap melanjutkan sekolahnya sampai selesai,” pungkasnya.
Dengan komitmen ini, Universitas Ciputra berharap perlindungan tersebut dapat memastikan mimpi mahasiswa tidak terhenti akibat musibah yang menimpa keluarganya. (Abi)
