2. Keluar dari Yahoo dan Membangun Kerajaan Bisnis Online Sendiri. Kontan. 7 Januari 2015.Hal.24

Adhitya Himawan

Setelah sukses menjual 3721.com, Zhou Hongyi mendirikan Qihoo 360 Technology (Qihoo) pada tahun 2005. Perusahaan ini didirikan setelah dia melepas jabatan sebagai Chief Executive Officer (CEO) di Yahoo! China. Bisnis pria yang kini berusia 45 tahun dan pemilik kekayaan us$ 1,3 miliar itu pun kembali mendulang sukses. Strategi pemasaran dengan menggratiskan produk anti virus kreasinya, melambungkan nama Qihoo. Duit pun mengalir dari pendapatan iklan.

Pada usia 35 tahun, Zhou Hongyi dipercaya menduduki jabatan Chief Executive Officer (CEO) Yahoo! China. Hal ini tidak terlepas dari kepiawaian Zhou menciptakan situs 3721.com, yang kemudian diakuisisi Yahoo! Inc pada tahun 2004 senilai US$ 120 juta. Sejak itu pula, Zhou didaulat memimpin Yahoo! China.

Namun, keberadaan Zhou di Yahoo! China tak berlangsung lama. Berdasarkan catatan www.capitalprofile.com yang dirilis 4 Agustus 2014, Zhou meninggalkan Yahoo! China pada Agustus 2005. Zhou menyesal telah menjual 3721.com karena belakangan Zhou mengetahui bahwa Yahoo! China telah menutup bisnis 3721.com pada tahun 2009 tanpa alasan yang jelas.

Selepas dari Yahoo! China, Zhou membangun Qihoo 360 Technology (Qihoo) pada tahun 2005. Entitas bisnis yang didirikan Zhou kali ini adalah perusahaan penyedia perangkat lunak antivirus. Salah satu contoh produk ternamanya adalah 360 Safeguard dan 360 Mobile Safe. Selain itu, Qihoo juga menyediakan mesin pencari bertajuk 360 browsers dan mobile application store yang dinamakan 360 Mobile Assistant.

Pada awal berdiri, Qihoo hanya menjual perangkat lunak anti virus milih pihak ketiga secara online. Namun, maraknya model marketing secara ”freemium” di China, menyebabkan Zhou mendesain Qihoo agar menyediakan anti virus buatannya kepada konsumen tanpa harus membeli.

Strategi yang jitu. Dalam waktu singkat, produk keamanan Qihoo 360 semakin populer di China. Berbagai aplikasi produk software Qihoo 360 semakin populer di China. Berbagai aplikasi produk software Qihoo 360 menyedot banyak pengguna internet dari seluruh penjuru dunia.

Sebut saja, produk 360 Internet Security yaitu produk keamanan personal komputer (PC). Ada juga produk 360 Mobile Security, yakni peranti lunak keamanan moblie bagi pengguna ponsel berbasi Android.

Produk Qihoo lainnya adalah 360 Safeguard, yaitu peranti lunak keamanan internet termasuk anti virus dan optimalisasi kinerja sistem. Ada juga 360 Secure Browser, mesin pencari yang memiliki fitur terintegrasi, teknologi tata letak dan webkit.

Qihoo juga menawarkan produk 360 Mobile Assistant yang merupakan toko aplikasi. Di toko ini, konsumen bisa mengunduh, menginstal dan mengelola aplikasi Android dari personal computer (PC) mereka.

Selanjutnya, produk 360 Security dibuat Zhou sebagai produk anti virus dan keamanan umum. Saat ini, produk Qihoo tersebut mampu membersihkan serta mempercepat sistem operasi Windows.

Dari mana Zhou memperoleh uang? Meski menjual anti virus gratis, namun Qihoo memperoleh fulus dari pendapatan iklan, terutama dari para pemilik permainan online. Zhou menyediakan ruang beriklan pada 360 Startup Page. Selain itu, Zhou juga memperoleh tambahan pemasukan dari kerjasama dengan pengembang independen yang menerbitkan software permainan di 360 Ponsel Assistant.

Rincian pendapatan Zhou pada tahun 2012 adalah sebagai berikut. Sebanyak 67% pemasukan berasal dari pendapatan iklan, lalu 31% pendapatan berasal dari nilai tambah layanan internet. Sedangkan sisanya berasal dari penjualan software milik pihak ketiga.

Memang sempat ada kerikil dalam perjalanan bisnis Qihoo 360.  Sekitar 2011-2012, Qihoo 360 menyedot perhatian publik kala menjalani pemeriksaan dugaan permainan saham perusahaan di bursa efek. Qihoo diduga menggoreng jumlah pangsa pasar pengguna Qihoo dengan produk pesaing. Namun Qihoo menepis tudingan tersebut dengan audit lengkap dari Deloitte.

(bersambung)

Sumber: Kontan. 7 Januari 2015. Hal 24.