SURABAYA, Jawa Pos-“Koleksi itu bermakna kekuatan dan semangat,” kata desainer Arinda Nurma saat dihubungi kemarin (21/5). Dia menjelaskan, rancangan busana terbarunya berjudul Brave yang berarti berani. Koleksi busana muslimah itu terinspirasi dari para pahlawan wanita Indonesia di masa penjajahan.
Busana tersebut dipamerkan dalam pergelaran Moslem Fashion Icon 2021 Ramadan lalu. Lima orang model memperagakan busana muslim yang didominasi warna hitam, nude, dan emas itu. Mereka juga menggunakan sejumlah aksesori untuk mempermanis penampilan.
Brave termasuk dua karya yang dipersembahkan untuk memperingati dua hari besar pada April. Yakni, Hari Kartini dan Hari Bumi. Salah satu karya lainnya adalah Brionna yang memaknai tentang kepedulian lingkungan. Busana itu terdiri atas overall, atasan, luaran atau outer, rok, dan celana. Arinda menggunakan siluet A dan H untuk pola busananya kali ini. Lantas, warna merah hati, hitam, nude cream, dan gold dipilih sebagai warna dasar.
Sebagai bahannya, dia memadukan katun, tule, lace, dan tenun. Itu bertujuan untuk menunjukkan bahwa kain asli Indonesia juga mudah dipakai di berbagai situasi. “Kesannya modern etnik,” papar desainer asli Surabaya itu.
Aksesori yang dipilih adalah sabuk tali panjang atau obi yang digunakan sebagai head piece. Obi menjadi simbol perjuangan para pahlawan Indonesia di masa lalu.
Melalui karya itu, dia berharap agar para muslimah lebih bangga menggunakan buatan lokal. Sebab, pilihannya sangat beragam, menyesuaikan karakter pemakainya. Mulai abaya panjang, tunik, rok, celana, outer, hingga sackdress. Hal tersebut juga mempermudah dalam padu padan busana. (nas/c13/tia)
Sumber: Jawa Pos. 22 Mei 2021. Hal. 24

