Sumber:https://jatim.jpnn.com/jatim-terkini/33390/kemenperin-libatkan-universitas-ciputra-untuk-tingkatkan-enterpreneur-mapan

Kemenperin Libatkan Universitas Ciputra untuk Tingkatkan Enterpreneur Mapan

12 November 2024

jatim.jpnn.com, SURABAYA – Universitas Ciputra dilibatkan dalam program Creative Business Incubator yang digelar Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

Universitas Ciputra berperan mendampingi para peserta dalam mengembangkan ide bisnis kreatif melalui pembekalan pengetahuan, pelatihan, dan bimbingan intensif.

Narasumber Program CBI dan Program Manager Universitas Ciputra Entrepreneurship Eric Harianto menjelaskan program ini tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga mengajak peserta untuk mempraktikkan langsung konsep bisnis kreatif mereka.

“Mereka akan dapat dukungan dari mentor yang berpengalaman dalam industry untuk dapat menciptakan entrepreneur mapan di indonesia,” kata Eric, Selasa (12/11).

Dia mengungkapkan partisipasi Universitas Ciputra dalam program ini sejalan dengan visinya untuk menghasilkan wirausaha kreatif yang mampu memberikan dampak positif pada masyarakat dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia.

“Program ini bertujuan untuk memperkuat industri kreatif di Indonesia, khususnya di sektor fesyen dan kriya, dengan meningkatkan kemampuan entrepreneur muda dalam menghadapi tantangan dan dinamika industri,” jelasnya.

Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan akademisi, praktisi industri kreatif serta instansi Pembina industry fesyen dan kriya yang akan dilaksanakan selama dua tahun, yaitu melalui tahap sesi klasikal/camp (tahun pertama) dan pendampingan atau coaching (tahun kedua).

Metode yang digunakan adalah pembelajaran di kelas, tugas dan evaluasi yang diikuti 30 peserta offline dan 30 peserta online yang berasal dari seluruh Indonesia di bali.

Aktivitas yang berlangsung melibatkan berbagai kegiatan, mulai dari workshop, sesi mentoring, hingga demo day, di mana para peserta diharapkan dapat mempresentasikan ide bisnis mereka kepada para investor dan pelaku industri serta menjadi entrepreneur mapan di industri kreatif.

Materi yang diberikan dalam inkubator bisnis kreatif adalah strategi bersaing, perizinan usaha, manajemen pemasaran, manajemen produksi, manajemen SDM, Perencanaan Bisnis serta Business Pitching.

Universitas Ciputra di dalam program ini mengisi materi manajemen produksi oleh Dr Eric Harianto dan materi cara membuat KPI berdasarkan data oleh Aria Ganna Henryanto.

Melalui program itu diharapkan para entrepreneur kreatif dapat menghasilkan produk-produk inovatif yang bernilai jual tinggi dan kompetitif di pasar domestik maupun internasional.

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah dan institusi pendidikan seperti Universitas Ciputra juga diharapkan tercipta ekosistem yang kondusif bagi pengembangan industri kreatif Indonesia, sekaligus memperkuat daya saing produk lokal di pasar global.

“Kami berharap bahwa melalui program ini, peserta dapat mengasah keterampilan kewirausahaan mereka dan memperluas jaringan dalam industri fesyen dan kriya,” pungkas Eric. (mcr23/jpnn)