Kemensos PT Kembangkan Desa Mandiri. Koran Harian Nasional. 7 Mei 2015.Hal.A5

Jakarta (HN)-Kementerian Sosial (Kemensos) menggandeng 14 perguruan tinggi (PT) di Indonesia sebagai mitra dalam pengembangan desa sejahtera mandiri. Itu dilakukan sebagai upaya mengubah wajah desa dari keterbelakangan dan ketertinggalan.

“Kita gandeng perguruan tinggi untuk melakukan kajian awal, pemetaan sosial, dan analisa potensi desa,” kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dalam FGD tentang model desa sejahtera mandiri di Jakarta, Rabu (6/5).

Pembangunan desa bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan melalui penyediaan pemenuhan kebutuhan dasar. Pemerintah menargetkan mengembangkan 5.000 desa tertinggal dan 2.000 desa mandiri selama 2015-2019. “Kemensos menyasar pengembangan 100 desa,” katanya.

Desa sejahtera mandiri adalah desa yang masyarakatnya memiliki keswadayaan, partisipasi, dan kesetiakawanan sosial yang tinggi  untuk memenuhi kebutuhan dasar dan mengembangkan penghidupan berkelanjutan serta menciptakan nilai tambah bagi produktivitas desa.

Wilayah desa yang akan dikembangkan berada di Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Jambi, dan DKI Jakarta. PT mitra antara lain STKS Bandung, Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Universitas Gadjah Mada, Universitas Ciputra Surabyaa, Universitas Islam Malang, dan Universitas Muhammadiyah Malang.

Sumber: Harian Nasional, Kamis, 7 Mei 2015