Surtan Siahaan
Anda pecinta kuliner yang bosan dengan kafe menyajikan makanan ala Barat? Atau, Anda penyuka street food tapi ingin merasakan suasana bersantap yang nyaman untuk kongko ria? Boleh jadi kafe satu ini bisa memuaskan dua keinginan itu.
Namany: Lot 9. Kafe bergaya retro ini terletak dijalan Arteri Bintaro Nomor 78 Bintaro Jaya Sektor 9, Pondok aren, Tangerang Selatan. Di kafe ini terdapat lebih dari 60 jenis makanan khas Indonesia.
Kebanyakan kuliner tersebut lebih sering anda temukan di kedai-kedai kakilima. Sebut saja, asinan sayur dan buah, mantau alias roti sepan berbumbu rendang ala Balikpapan, bubu kacang ijo, serabi, lontoong cap go meg, bubur Manado, dan nasi goreng cakalang. Ada juga iga sapi bakar madu lemon, rawon sumsum, seerta ati sambal kacang merah.
Bahkan, lantaran ingin memberikan kesan yang Indonesia benget, kafe ini juga punya 12 sambal jagoan khas negara kita. Misalnya, sambal tauco, sambal cibiuk, samabal terasi, sambal rica-rica, dan sambal belimbing.
Itu baru makanannya, Lot 9 menawarkan aneka kopi nusantara, mulai dari kopi aceh, kopi peng, sampai kopi tarik. Kafe ini juga memiliki minuman khas yang diberi nama judul film Indonesia, seperti Mantan Terindah, Daun diatas Bantal, Kabayan, Nagabonar, dan Catatan si Boy.
Setelah mengintip sekilas soal makanan dan minumannya, sekarang beralih kebangunan lot 9. Kafe yang berada dibawah naungan grup Salum Foodz ini sangat unik. Bangunannya dinaungi sejumlah pohon rindang yang membuat suasananya teduh disiang hari. Tapi, jika anda datang pada petang dan malam hari, dari luar kafe tersebut menawarkan visual yang santai dan nyaman, dengan lampu taman berpendaran menyorot pohon-pohon.
Bangunan kafe ini beerwujud rumah kaca yang retro. Begitu melangkah masuk, mata anda akan dimanjakan interior bergaya retro, seperti dinding batu bata ekspos dan lukisan-lukisan pop art berukuran besar menghiasi dinding.
Kapasitasnya juga besar. Kafe ini sanggup menampung hingga 150 pengunjung sekaligus. Namun, penataan jarak antara kursi dan meja satu dengan lainnya membuat suasana tidak padat. Di beberapa titik anda akan menjumpai sofa tebal nan empuk yang nyaman untuk duduk berlama-lama. Tambah lagi, ruangan kafe semerbak aroma sedap dari tumbuhan biji kopi yang ditempatkan di titik-titik tertentu.
Jam operasi lot 9 juga panjang. Dari senin hingga kamis, kafe ini buka muilai pukul 7 pagi hingga 10 malam. Sedang untuk jumat hingga minggu kafe ini baru tutup jam 12 malam. Yang anda perlu catat, tiap jumat kafe tersebut penuh sesak di atas jam 7 malam. Sementara untuk sabtu, tempat duduk sudah mulai penuh diatas jam 5 sore. “Jika ingin tempat yang nyaman, datang diluar jam-jam tersebut, kami tidak melayani pemesanan tempat,” ujar Alisa Mulkan, pemilik sekaligus Gebneral Manager Lot 9. Oh, iya, khusus Jumat dan sabtu terdapat hiburan berupa penampilan musik akustik.
Meski belum genap dua bulan beroperasi, kafe ini lagi happening di Jakarta dan sekitarnya, Maklum, tempatnya enak buat nongkrong. Tak heran, saban akhir pekan pengunjung Lot 9 membeludak. Saat prime time, bagi yang datang mesti masuk ucaiting list untuk mendapatkan tempat duduk.
Nah, kalau sudah duduk manis, anda tinggal memesan makanan dan minuman ke pelayan yang datang menghampiri. Sekedar saran, untuk makanan utama, gacoan kafe ini adalah iga sapi bakar madu lemon dan rawon sumsum. Cuma, jika datang saat jam ramai, butuh waku 15 menit sebelum kedua makanan itu tersaji di meja.
Iga bakar yang pertama datang. Tidak ada yang istimewa dari tampangnya. Tiga potong iga yang cokelat matang tergeletak pasrah di atas piring, dengan luluran saus madu dan lemon. Potongan dgingnya lumayan besar. Alhasil, porsinya cukup buat dua orang.
Tempat yang nyaman
Sejurus kemudian datang rawon sumsum. Penyajiannya cukup unik karena kuah rawon ditaruh di teko keramik berkelir putih. Sementara daging iga dan sumsum sapi diletakkan bersama kecambah dalam mangkuk. Sebagai pelengkap, ada setengah buir telur asin, kerupuk, dan sambal kencur pedas.
Mari kita mulai dari iga bakar. Iris daging menggunakian pisau yang tersedia. Lantaran tingkat kematangannya cukup, daging gampang terpotong dan lepas dari tulang. Bagian tengah daging pun terlihat cokelat kemerahan, yang menandakan iga matang dengan baik.
Betul saja, ketika sepotong daging masuk mulut, teksturnya cukup empuik, hanya dengan bebrapa kali kunyah, serat iga yang yang tebalpun lumat. Daging juga diolah dengan baik sehingga kering dan tidak penuh lemak. Di dalam mulut, aromanya pun wangi dan tak amis.
Bumbunya gurih dan sedikit pedas. Merica yang meresap ke dalam daging terasa menggigit tipis didalam mulut. Bumbunya juga meresap dengan rasa meri. Sensasi mengunyah daging lembut pun bertambah nimat dengan kombinasi manis asam saus masu-lemon yang meleleh di tenggorokan.
Regina, pengunjung kafe ini, juga suka dengan iga bakar racikan Lot 9. Selain makanannya yang enak, Lot 9 menawarkan tempat yang nyaman untuk nongkrong bersama teman. “Kalau kesini kerasa berada di kafe di bandung,” katanya.
Rawon sumsum besutan Lot 9 tidak kalah menggoda. Pertama-tama anda harus menuangkan kuah hitam nan kental ke dalam mangkuk berisi daging dan sumsum. Kecambah yang berada di dasar mengkukk langsung terangkat begitu kuah memenuhi mangkuk.
Begitu keluar dari teko, wangi kuah rawon meruap dan merangsang selera makan. Agar, rasa kuahnya agak sedikit galak, tambahkan sambal kencur kemudian aduk. Jangan lupa, keruk telur asin biar pertemuan semakin maksimal. Porsi rawon juga cukup jumbo, lo, jika disantap seorang diri.
Begitu dagingnya digigit, terasa empuk namun tebal. Dan, rugi jika tidak melepaskan sendk garpu dan nmenyesap guruhnya sumsum dengan tangan. Ketika daging bertautan dengan gigi, rasanya kenyal dan membuat kecanduan untuk makan lagi dan lagi.
Bumbu rawon yang gurih agak asin bagian yang paling istimewa. Teksturnya berat dengan rasa rempah yang membaur. Lantaran kuahnya tersaji dalam teko, panasnya tetap terjaga. Adapu telur asinnya memang tidak terlalu istimewa, tetapi cocok disantap dengan rawon. Sementara keberadaan kerupuk yang renyah membuat suasana santap menjadi semakin meriah.
Lantaran cukup jumbo, harga seporsi iga bakar Rp 79.000 sedang rawon sumsum Rp 65.000. tambah sepiring nasi, siapkan uang Rp. 6.500. untuk banderol harga minimum segar khas Lot 9 berkisar Rp. 35.000 per gelas.
Lot 9
Jl. Arteri Bintaro 78
Bintaro Jaya Sektor 9
Tengerang Selatan
Telp: 021-22210455
Kordinat GPS:
S6°28.0871’-E106°81.3663’
Usah Patungan Mantan Parkir
Meski masih baru, jangan remehkan aneka kuliner khas Lot 9, soalnya, pemilik kafe ini sudah berpengalaman mengelola bisnis kuliner. Menurut Alisa Mulkan, salah satu pemilik kafe itu, Lot 9 merupakan usaha kuliner keenam milik Grup Salum foodz. Yang lain, misalnya, Demenu di Grand Indonesia, Jakarta, yang juga menawarkan makanan khas Indonesia seperti Lot 9.
Kelahiran Lot 9 berangkat dari ide Alisa yang ingin menghadirkan kafe yang menyajikan beragam makanan dan minuman asl Indonesia. Sebab, Alisa bilang, masih jarang kafe dengan konsep semacam itu di Jakarta dan sekitarnya. Konsop kafe agar pengunjung bisa datang tanpa dibatasi waktu. Jadi, “Untuk jam sarapan bisa, untuk nongkrong, atau makan malam juga oke,” kata Alisa.
Dan, Lot 9 merupakan usaha patungan sejumllah mantan bankir. Selain, Alisa yang pernah 10 tahun bekerja di bank, ada bekas direktur bank lain. Alisa yang menangani langsung sebagai general manager.s
Sumber: Tabloid kontan 26 Januari – 1 Februari 2015

