SURABAYA – Genap berusia 15 tahun bulan lalu, Universitas Ciputra (UC) punya beragam cara untuk merayakannya. Salah satunya, menggelar berbagai lomba antardepartemen. Jumat (10/9) menjadi puncak serangkaian acara dari HUT ke-15 mereka.

Sejak pagi, suasana di kampus yang berada di ujung barat Surabaya itu tampak hidup jika dibandingkan dengan hari-hari biasa. Sebab, biasanya kampus sepi karena semua pembelajaran dilakukan daring. Tapi, pagi itu di beberapa sudut kampus dilakukan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah pergelaran fashion show.

Fashion show yang digelar dengan terbatas tersebut menampilkan enam departemen yang berbeda. Meski judulnya adalah fashion show, show yang ditampilkan masing-masing departemen pagi itu cukup menarik. Sebab, mereka berdandan khusus sesuai dengan departemen masing-masing.

Misalnya, yang terlihat pada departemen marketing and admission. Berbekal perintilan promosi kampus yang sudah menjadi teman sehari-hari, mereka mengubahnya menjadi aksesori hingga baju untuk fashion show. ”Ada brosur lama, banner, koper, pena suvenir, sampai green screen yang biasa kami buat Zoom itu kami ubah jadi barang fashion,” terang Hendra Khosasi, salah seorang student counselor dari departemen marketing and admission.

Properti seperi banner dan brosur itu mereka ubah menjadi baju. Ada juga brosurbrosur lawas yang diubah menjadi sayap lebar. Ditambahkan dengan ring light, yang juga biasa menjadi properti saat live virtual, untuk mahkota ala malaikat. ’’Jadi ibaratnya kayak angel. Kayak di Victoria Secret gitu,” tambah Hendra, lantas tertawa.

Dalam fashion show antardepartemen tersebut, dia menjelaskan, memang kreativitas menjadi penentu utama. Bagaimana mereka bisa menggambarkan detail departemennya lewat fashion show tersebut. Keseruan itulah yang mereka dapatkan saat perancangan, pembuatan, hingga hari show tiba.

Sementara itu, Wakil Rektor II Bidang Operasional UC Laij Victor Effendi menambahkan, perayaan anniversary mereka kali ini memang tidak semeriah biasanya. Sebab, masih dalam masa pandemi yang serba terbatas. ”Tapi, meski terbatas, di sini kami buat ada yang langsung bisa digelar offline. Ada juga yang tetap online,” terangnya.

Selain fashion show, ada pembuatan video teaser, jingle, hingga lomba masak ala Master Chef. ”Ini menjadi wadah kreativitas dan bonding antardepartemen. Jadi, semangat kompetisi yang sehat itu ada meski di keadaan yang serba terbatas,” imbuhnya. Dengan begitu, yang dicari bukan lagi reward-nya, tapi rasa berjuang bersama untuk memaknai ulang tahun.

 

Sumber: Jawa Pos. 13 September 2021.