Klik berita : 

https://www.harianbhirawa.co.id/kuatkan-pondasi-umkm-dosen-uc-beri-pelatihan-pengembangan-usaha/

Surabaya, Bhirawa
Dosen Universitas Ciputra menjalin kolaborasi dalam pendampingan UMKM yang bergerak dibidang makanan dan minuman. Kolaborasi tersebut dilakukan Dosen International Business Management – International Class

Charly Hongdiyanto dan Wendra Hartono serta Eko Budi Santoso dosen Akuntansi UC.

Dijelaskan Charly, kolaborasi pendampingan UMKM ini menyasar pelaku usaha di Kabupaten Tulungagung yang masih kesulitan dalam pengembangan usaha. Hal ini didasarkan dari hasil diskusi yag dilakukan pihaknya, di mama masih banyak UMKM skala kecil di Tulungagung belum punya pondasi kuat untuk menjadikan usahanya berbentuk perusahaan.

“Kebanyakan mereka menjalankan usaha tanpa terlebih dahulu melakukan survey pasar. Banyak variable yang belum dipenuhi seperti mereka belum menentukan hal penting diantaranya segmen pasar, value proposition, kanal pemasaran dan sebagainya, sehingga mereka mengalami kesulitan saat bisnis sudah berlangsung,” ujar Charly, Senin (6/11).

Karenanya, dalam pendampingan ini, Charly dan tim fokus pada pelatihan dan pendampingan UMKM. Pada pelatihan ini, ketiga dosen memberikan pelatihan sesuai dengan kepakarannya masing-masing untuk 30 UMKM.

Charly menambahkan pelatihan akan berfokus pada pembahasan serba serbi bisnis kuliner dari ideasi hingga eksekusi. Pelatihan sendiri digelar di Tobaku Torta Tulungagung.

“Sangat penting seorang pelaku usaha mengetahui secara menyeluruh dalam mendirikan bisnis UMKM. Ini akan membawa mereka bisa sustain bahkan berkembang. Karena bisnis makanan dan minuman banyak saingan, maka pilih yang bisa membuat bisnis kita tampil beda dan tetap diminati Masyarakat,” terang Charly.

Ia juga melanjutkan, pelatihan yang diberikan akan memberikan insight kepada para peserta. Sebab, pembahasan pun berkaitan dengan ideasi, operational, mindset entrepreneursial, HRD, marketing dan creative thinking. Selain itu, dari sisi akuntansi materi akan diberikan seputar detail Finance.

Melalui kegiatan ini, Charly berharap UMKM di Tulungagung dapat tumbuh besar bahkan bisa menjadi Perusahaan sehingga dapat meningkatkan perekonomian dengan banyak menyerap tenaga kerja.

“Kami akan terus melakukan pendampingan kepada peserta pelatihan. Setelah pelatihan ini, perserta bisa melakukan konsultasi jika mengalami kendala melalui telp ataupun WA,” pungkasnya.

Salah satu pelaku UMKM Pancake, ibu Nila mengaku keikutsertaannya dalam pelatihan ini ingin upgrade ilmu majemen secara keseluruhan, bagaimana menjalankan bisnis.

“Kegiatan seperti ini (pelatihan) jarang ditemukan, jadi sengaja ikut untuk belajar. Materi yang saya perlukan lengkap, saya banyak belajar dan mendapat pengetahuan baru,” terang Nila.

Sedangkan Ibu Dwi pemilik UMKM es jagung mengaku mengikuti pelatihan karena ingin memperbesar dan menjaga konsistensi usaha.

“Saat ini saya hanya melayani atau menjual es jagung hanya jika ada yang pesan, dan tidak menjual secara rutin. Setelah mengikuti kegiatan ini, mendapat inspirasi untuk bisa menjual secara regular. Contoh-contoh apalikatif yang diberikan saat pelatihan sangat mudah saya pahami,” terang Dwi. [ina]