Kursi Bar Feminin Terinspirasi dari Aka Bakau
31 Mei 2024. Hal. 15
SURABAYA – Namanya Oyod Bakau. Sebuah kursi bar yang terinspirasi dari pohon bakau. Namun, bahan dasarnya berasal dari rotan. Karya yang tengah dipamerkan di Fakultas Industri Kreatif Universitas Ciputra itu merupakan garapan dari Qatrunnada Syifa Khairunnisa, mahasiswi interior arsitektur. Karya tersebut meraih juara II di IFFINA Indonesia Meubel Design Expo di Jakarta tahun lalu.
Nada bercerita bahwa poin dari kursi barnya itu sebenarnya ada pada bentuknya. “Kursi bar kan cenderung kaku. Di sini aku buat lebih feminin meskipun dengan kakinya yang panjang,” teangnya saat ditemui kemarin (30/5). Kaki kursi dibuat agak lebih mundur dan lebar dibandingkan dengan kaki kursi bar pada umumnya. Siluet kursinya juga dibuat lebih melengkung. “Di sinilah aku pengin menggambarkan kalau desainer kursinya itu perempuan,” jelasnya.
Ide itu pun sebenarnya muncul secara tidak sengaja. Dia yang tengah iseng menonton video pantai untuk sekeda refreshing melihat pohon bakau di dalam video. Saat diamati lebih detail, Nada baru sadar bahwa akar pohon bakau itu unik. “Bentuknya lentik, tapi tetap kokoh,” lanjutnya.
Setelah mendapat ide tersebut, dia langsung mengeksekusinya dan menjadikannya kursi bar seperti yang sedang dipamerkan saat ini. Dia memang fokus pada bahan kayu rotan. Sebab, hal itu menjadi salah satu ciri khas bahwa produk tersebut adalah karya Indonesia.
“Waktu dapata juara II di kategori rotan itu pun aku enggak nyangka sama sekali. Tapi idenya juga cukup menyita waktu, rasanya seperti dapat apresiasi yang tidak mengkhianati usaha,” ungkapnya. Dari sana, dia pun sangat senang jika nanti ada kolaborasi untuk memproduksi kursi bar dengan konsepnya. “Tapi, untuk sekarang, saya ingin mendaftarkan hak cipta dulu,” imbuhnya. (ama/c6/may)

