SURABAYA – Dengan cermat dan hati-hati, Putu Wardhani menjumput satu per satu meses cokelat dari piring di sebelah tangannya. Dia meletakkan meses tersebut di atas roti tawar.

Sesekali, pria kelahiran Nganjuk itu memutar piring berisi roti tawar tersebut. Dia mengamati dengan seksama, apakah tatanan mesesnya sudah sesuai dengan foto wajah tokoh yang dilukisnya itu.

”Kalau foto wajah Pak Joko Widodo dibuat sekitar 2–3 jam prosesnya. Sebetulnya, untuk durasi bergantung tingkat kesulitan wajah tokoh dan suasana mood hati,” ujar Putu.

Aktivitas melukis dengan meses di atas roti dilakoninya sejak awal pandemi. Sebelumnya, dia melukis wajah dokterdokter yang gugur. Hasilnya diunggah di media sosialnya. Ternyata, aksinya itu mendulang simpati dan viral.

Beberapa tokoh publik pernah dilukisnya seperti Najwa Shihab, Sandiaga Uno, hingga atlet bulu tangkis Greysia Polii dan Apriyani Rahayu. Putu mengatakan, melukis di atas roti tersebut menjadi bentuk aspirasinya dan empatinya untuk kondisi pandemi di Indonesia kala itu. Terutama yang dirasakan tenaga kesehatan. ”Sebelum melukis pakai meses, saya suka berkreasi seni seperti mengukir apel hingga melukis dari ampas kopi,” kenang staf kependidikan di Universitas Ciputra itu.

Lukisan meses di atas roti tidak bisa lama-lama dinikmati oleh mata. Putu menyebutkan, sehari setelah selesai disusun, meses akan mengembang. ”Jadi sudah beda dari hari pertama selesai dibuat,” ucapnya.

 

Sumber: Jawa Pos.17 September 2021.Hal.15.