Luluskan Batch 2023 dengan Rekor 38 Peserta Perempuan

SURABAYA – Setelah 10 bulan berlatih untuk merancang dan mengembangkan aplikasi, batch 2023 Apple Developer Academy @UC (Universitas Ciputra) kembali meluluskan anak didiknya kemarin (12/12). Pada puncak kelulusan yang digelar di Dian Auditorium UC itu, para pengembang terbaik mempresentasikan karya mereka di hadapan para tamu undangan.

Vice President Apple untuk Worldwide Developer Relations Susan Prescott menuturkan bahwa pihaknya merasa bangga bisa membantu memberdayakan komunitas pengembang aplikasi di Indonesia yang terus bertumbuh. Menurut dia, lulusan akademi tahun ini telah menunjukkan kreativitas dan bakat yang luar biasa. “Mereka telah merancang aplikasi untuk mendukung berbagai hal. Mulai dari kesehatan hingga kewirausahaan. Kami tidak sabar melihat dampak yang mereka hasilkan kedepannya,” terangnya.

Aplikasi-aplikasi yang dikembangkan para lulusan akademi tersebut memang beragam. Tak sedikit juga yang berangkat dari masalah-masalah terdekat mereka. Misalnya, aplikasi Lyfy yang merupakan pengembangan aplikasi live streaming untuk para seller di e-commers sampai Merj yang hadir untuk menjadi salah satu solusi menyortir unduhan foto-foto inspirasi bagi para desainer.

Selain itu, ada aplikasi Nata yang menghadirkan teknologi scan objek dengan hasil ukuran yang akurat untuk membantu para pengusaha di bidang dekorasi. Ada juga Rhyplay yang hadir sebagai alternatif para pemula untuk belajar ritme musik. Khususnya alat musik cajon.

Academy Director Apple Developer Academy @UC Dr Trianggoro Wiradanata MEngSc menambahkan bahwa di batch kali ini, kerja sama tersebut berhasil meluluskan 62 peserta laki-laki dan 38 peserta perempuan dari total sembilan universitas yang bergabung. “Ini menjadi rekor. Selama ini belum pernah ada peserta perempuan sampai 38 orang. Jadi, kami senang sekali dengan peningkatan ini dan adanya gender balance di akademi kami,” ujarnya.

Trianggoro menambahkan, akademi yang salah satunya berpusat di Surabaya itu pada dalam batch 2023 telah menelurkan 99 aplikasi dari para peserta. “Dan, 27 di antaranya sudah terdaftar dan siap diunduh di App Store. Ini tidak mudah. Karena untuk bisa masuk ke App Store, seleksinya pun sangat ketat,” imbuhnya (ama/c7/may)