“Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria yang ada di Jalan Kepanjen merupakan gereja tua yang ada di Kota Surabaya. Gereja ini dibangun pada 12 April 1889,” Moh. Mahrus.

Pustakawan Universitas Ciputra Chrisyandi Tri Kartika mengungkapkan, pembangunan Gereja Kelahiran Santa Perawan Maria di Jalan Kepanjen dimhlai pada tanggal 12 April 1899. Ditandai dengan pemasangan paku bumi atau tonggak. “Peletakan batu pertama pada tanggal 19 Agustus dilakukan dengan upacara gerejawi,” ujar Chrisyandi kepada Radar Surabaya.

Dia menambahkan, untuk ukuran tonggak (tiang) dengan panjang 13 sampai 14 meter. Ditancapkan ke tanah sebanyak 790 tonggak.

Chrisyandi menuturkan tasfiran biaya pembangunan sebesar 95.000 gulden untuk gedung gereja, 10.000 gulden untuk menara, dan 60.000 gulden untuk pondasi. “Gereja itu dibangun oleh arsitek W Westmas,” sambungnya.

Gereja Kelahiran Santa Perawan Maria adalah gereja kedua. Gereja yang pertama dibangun di Jalan Roomsche Kerk Straat (Jalan Cendrawasih). “Gereja pertama bergaya neo ghotic,” sebutnya.

 Lebih lanjut Chrisyandi menyembutkan, gereja mulai diresmikan pada tanggal 5 Agustus 1900. Gedung gereja tersebut diberkati oleh Mgr. Edmundus Sybranus Luypen tepat pukul 08.00. (bersambung/nur)

 

Sumber: Surya. 12 Juni 2020. Hal. 3