Kota Lama

Lokasi tempat didirikannya Stasiun Kota Surabaya merupakan daerah yang penuh dengan rawa dan pertambakan. Hal ini karena sebagian wilayah di Surabaya bagian utara termasuk daerah perairan yang pada saat itu diubah menjadi dataran luas.

(Mus Purmadani, Wartawan Radar Surabaya)

PEMERHATI sejarah Kota Surabaya Chrisyandi Tri Kartika mengatakan Stasiun Semut atau Stasiun Surabaya Kota yang diresmikan pada 16 Mei 1878 oleh Gubernur Jendral JW Van Lasberge, Tempat yang dulunya bekas rawa itu diubah menjadi bangunan megah yang dijadikan sebagai tempat pemberhentian kereta api. Pada hari itu juga jalur kereta Surabaya-Pasuruan dibuka. Kemudian Pemerintah Hindia Belanda melanjutkan pembangunan jalur kereta api Surabaya-Malang.

Tujuan pembangunan jalur kereta api ini sebagai moda transportasi untuk mengangkut hasil bumi dan perkebunan. Jalur kereta api Surabaya-Pasuruan juga dipakai untuk mengangkut air dari mata air Umbulan. “Air tersebut untuk memenuhi pasokan di Surabaya,” katanya.

Seiring meningkatnya aktivitas perkeretaapian yang mulai maju, pada 11 November 1911 Stasiun yang disebut juga Station Spoorwegen en Stoomtram Soerabaja oleh Belanda ini mulai di benahi dan diperluas, dengan menunjuk arsitek bernama CW Koch. Hasilnya, renovasi terlihat hingga saat ini. Denga luas 6000 meter persegi, pemerintah kolonial Belanda terus melakukan modernisasi (1870-1920).

Pustakawan Universitas Ciputra Surabaya, Stasiun Semut menjadi stasiun utama pada eranya. Tak heran apabila kereta api terbaik saat itu pasti berhenti di stasiun ini. Kereta dari Jakarta, bandung, Tasikmalaya, Yogyakarta, dan Solo menggunakan jalur selatan Jawa akan bermuara di stasiun ini. Saat itu, jarak Jakarta-Surabaya ditempuh dalam waktu tiga hari. Kini, jarak yang sama hanya membutuhkan waktu 12 jam.

Pada awalnya Stasiun Semut yang asli berada di sebelah timur atau sebelah barat berjarak 300 meter dari stasiun saat ini. Stasiun tersebut digunakan sekitar tahun 1990-an, mengikuti kompleks pertokoan yang mulai dibangun kemudian. Selanjutnya Stasiun Semut baru diperluas 94 ribu meter persegi. (bersambung)

 

Sumber: Radar Surabaya. 24 Februari 2021. Hal.6