Oleh Diena Lestari

 

Beragam Inovasi baru yang diperkenalkan oleh para inovator membuat banuak pekerjaan manusia dapat diselesaikan dengan mudah dan cepat.

Di era modern sekarang ini, masyarakat ini, masyarakat mulai akrab dengan teknologi  augmented reality (AR) atau tealitas bertambah. Di Indoensia pengenalan teknologi AR secara luas ditandai dengan diperkenalkannya gim mobile Pokemon Go pada Agustus 2016.

Penggunaan teknologi AR dalam gim yang dapat diunduh melaui aplikasi dalam gawai ini berhasil menggabungkan benda-benda di dunia maya baik berdimensi dua atau berdimensi tiga, dengan realitas di dunia nyata.

Selanjutnya, teknologi interaktif ini juga mampu memproyeksikan benda-benda maya itu dalam waktu nyata agar linier denga dunia sebenarnya.

Hasilnya, seperti yang Anda pernah dengar atau baca melalui media massa, pada waktu itu gim Pokemon Go menjadi buah bibir khalayak.

Tidak hanya terbatas diaplikasikan pada gim. Realitas bertambah juga dapat di aplikasikan ke beberapa sektor seperti militer, kesehatan, manufaktur, dan komunikasi. Sejumlah bidang tersebut sangat penting karena beresiko tinggi , dan membutukan tambahan benda semu yang menyerupai benda nyata sebelum diimplementasikan.

Misalnya saja, di dunia medis teknologi AR dapat dimanfaatkan untuk pemeriksaan pasien sebelum menjalani operasi. Melalui teknologi ini, maka dokter bedah dapat langsung melihat data CT Scan dan magnetic resonance imaging (MRI) saat pembedahan berlangsung.

Teknologi AR terlebih dahulu dimanfaatkan oleh kalangan militer. Teknologi ini memungkinkan kaca pelindung kokpit pesawat, dan kaca yang dibenamkan dalam helm pelindung pilot pesawat tempur menampilkan informasi tambahan yang dibutuhkan para penerbang.

Sistem permainan simulasi perang, juga menggunakan teknologi realitas tertambah. Dengan teknologi ini, seorang anggota militer dapat melihat aktivitas dari unit lain yang berpartisipasi dalam simulasi perang. Pendek kata, di dunia kemiliteran teknologi ini memungkinkan seorang tentara melihat gerakan teman atau lawan.

Para peneliti di dunia penerbangan turut memanfaatkan teknologi ini untuk membantu para teknisi saat membuat kerangka pesawat terbang.

Bentuk sederhana dari realitas tertambah juga dipergunakan dalam bidang hiburan dan berita. Misalnya saat berita terkait dengan laporan cuaca, maka penyiar saat melaporkan dapat disertai dengan peta cuaca. Pencitraan yang asli dapat digabungkan dengan peta buatan komputer menggunakan teknik yang bernama choma-keying.

Peranti augmented reality membutuhkan gawai berupa kamera atau webcam, alat tambahan berupa penanda yang dihasilkan scara real time.

Teknologi ini bekerja berdasarkan deteksi citra yang digunakan adalah penada. Prinsip kerjanya adalah kamera yang dikalibrasi untuk mendeteksi penanda yang di berikan. Kemudian setelah mengenali dan menandai pola penanda, webcam akan melakukan perhitungan apakah penanda sesuai dengan database yang dimiliki.

Bila tidak, maka indormasi penanda tidak dapat diolah, tetapi jika sesuai maka akan langsung tampil objek 3D atau animasi yang dibuat terlebih dahulu.

Disadari atau tidak, teknologi ini semkain mutakhir dan tiujukan untuk membantu manusia dalam menghadapi tantangan dalam keseharian. Namun, teknologi tak ubahnya seperti senjata. Jika berada di tangan yang tepat maka dapat bermanfaat bagi sesama. Lain halnya jika jatuh ke tangan yang salah. Teknologi yang diharapkan membawa kesejahteraan akan berubaha menyebar musibah.

 

Sumber: Bisnis-Indonesia-Weekend.25-Maret-2018.Hal_.2